
Satu Minggu kemudian
"Huaaa..., Ternyata sangat susah mencari harta karun!, " Keluh Zao Hua ditengah-tengah perjalanan mereka menyusuri pedalaman hutan
Sedikit keluhan dari seorang petualang tidak membuat petualang yang lainnya mengecilkan hati. Mereka semua masih meneguhkan hati dan tidak menyerah untuk mencari harta karun di dalam pulau
"Sudahlah, tidak usah banyak mengeluh. Kudengar kemarin ada gadis baru yang bekerja di bar!!, " Ucap kapten Chu Leng berbisik kepada Zao Hua. Namun yang lainnya masih bisa mendegarnya
Mata Zao Hua langsung berbinar setelah mendengar ucapan dari kapten Chu Leng. Seketika semangatnya kembali membara setelah mengetahui ada gadis baru yang dia harap akan menjadi pujaan hatinya di masa depan
"Baiklah..., Sebaiknya kalian tidak usah bermalas-malasan lagi. Pangeran Zao Hua yang tampan ini akan memandu perjalanan kalian kali ini!, " Ucap Zao Hua penuh semangat
Yu Nie mengerutkan keningnya melihat tingkah Zao Hua yang seperti orang gila. Dia merasa jijik dan hampir muntah melihat tingkah konyolnya
"Dasar mesum!!, " Ucap Yu Nie lirih
An Ling yang mendengar pembicaraan mereka yang tidak menarik baginya sama sekali tidak menghiraukannya sama sekali dan terus berjalan memandu mereka
Ketika tengah jalan dengan santai, An Ling merasakan ada sesuatu yang besar, berada tidak jauh dari arah depan. Kurang lebih lima kilometer jika berjalan lurus
An Ling segera melambaikan tangannya dan memberitahukan kepada teman-temannya
"Ada apa?, " Sontak semua teman-temannya bertanya kepada An Ling yang tiba-tiba saja melambaikan tangannya
Dia lalu menjelaskan apa yang ada didalam pikirannya
Jika tebakannya benar, itu adalah kuil kuno yang berdiri didalam pulau. Tempat terakhir tujuan mereka berpetualang di Pulau Tangan Dewa
Akan tetapi, jika tebakannya salah, mungkin mereka akan menghadapi masalah yang besar lagi
"Bagus, dengan ini aku akan segera menemui wanitaku yang baru!!, " Teriak Zao Hua dengan girangnya. Hatinya dipenuhi dengan rasa percaya diri yang tinggi
An Ling menepuk keningnya. Sungguh dia merasa jika Zao Hua benar-benar bocah mesum. Yang ada dipikirannya hanyalah gadis seksi yang ada di bar
"Tidak usah terburu-buru, lihatlah sekeliling. Kabut ilusi mulai muncul!!, " Ucap An Ling dengan tegas
__ADS_1
Zao Hua melihat sekeliling dan benar saja apa yang telah dikatakan oleh An Ling. Perlahan, kabut ilusi mulai menutupi pandangan mereka. Rupanya hari sudah senja
Mereka semua segera mengkonsumsi pil yang agar tidak terkena ilusi
Xiao Chu teringat akan tempat peristirahatan mereka. Dia lalu bertanya kepada An Ling
"An Ling, bagaimana dengan tempat peristirahatan kita kali ini. Tidak mungkin kita tidur diluar seperti ini bukan?, " Tanya Xiao Chu
An Ling mengangguk lalu menjelaskan kepada teman-temannya
"Di depan ada sebuah terowongan. Sepertinya itu adalah sarang Spirit Beast yang sudah tidak digunakan lagi. Aku juga tidak merasakan Aura apapun dari sarang itu, " Ucap An Ling sambil menunjuk arah sarang Spirit Beast itu yang berada tidak jauh didepan
Kondisi sekitar juga terlihat sangat aman. Tak ada tanda-tanda akan Spirit Beast yang kuat. Sepertinya Spirit Beast juga takut dengan kabut ilusi
Mereka berjalan berbaris mengikuti An Ling yang memandu mereka, yang berjalan paling depan
Benar saja, terowongan itu adalah sebuah sarang yang sepertinya itu adalah sarang dari Spirit Beast yang melata seperti ular
Ada beberapa tumpukan jerami seperti sarang burung yang mungkin digunakan untuk meletakkan telur
Xiao Chu segera menyalakan api unggun. Zao Hua membantu Yu Nie menyiapkan makanan. Sedangkan An Ling dan kapten Chu Leng tengah menyusuri sarang tersebut. Barang kali ada sesuatu di dalamnya
"Sepertinya sarang sudah lama ditinggalkan?, " Ucap An Ling keheranan
Kapten Chu Leng yang sependapat dengan An Ling langsung menganggukkan kepalanya
"Kau benar, aku juga merasa begitu, " Sahut kapten Chu Leng
Ketika hendak membalikkan badan, An Ling melihat ada sesuatu yang berkelip ketika cahaya dari obor yang dipegangnya mengenai benda tersebut
Kapten Chu Leng juga melihatnya. Ada sesuatu yang berkelip dari arah kanan
An Ling melirik wajah kapten Chu Leng begitu juga dengan kapten Chu Leng. Yang ada di pikiran mereka sama, mengecek benda misterius tersebut
Mereka berdua berjalan bersamaan secara perlahan. Sambil berjalan mereka juga memperhatikan sekeliling. Mereka tidak ingin hal yang mereka tidak inginkan menimpa mereka
__ADS_1
Semakin dekat dengan benda misterius itu, mereka berdua semakin mencium aroma wangi yang berpusat pada benda misterius itu
"Ahh, bau ini..., " Ucap kapten Chu Leng terhenti ketika menyadari bau wangi yang tercium oleh hidungnya
"Tidak salah, ini adalah madu!!, " Ucap An Ling yang sudah menyadari aroma wangi yang tidak lain dan tidak bukan adalah madu dari Spirit Beast
An Ling melirik kapten Chu Leng untuk kedua kalinya. Pemikiran mereka juga sama untuk yang kedua kalinya, segera tinggalkan tempat ini. Namun, ada pemikiran lain di dalam kepala An Ling, mengambil sedikit madu sebelum mereka pergi
Mereka berdua menganggukkan kepalanya, kapten Chu Leng paham dengan apa yang dipikirkan oleh An Ling selain meninggalkan tempat itu
Mereka berdua berjalan mendekati madu secara berhati-hati
Satu potong madu murni berhasil mereka dapatkan dan dimasukkan kedalam cincin penyimpanan milik An Ling
Seketika, langit-langit sarang yang gelap itu muncul ribuan cahaya berwarna merah. Suara dengungan juga terdengar ditelinga mereka
"Celaka!!, " An Ling dan kapten Chu Leng segera berlari dengan sangat kencang meninggalkan sarang itu yang merupakan sarang Lebah Kilat
"Semuanya, cepat pergi dari sini!!, " Teriak An Ling dari kejauhan
Wajah teman-temannya dipenuhi dengan rasa penasaran. Kenapa mendadak An Ling menyuruh mereka untuk pergi, bukankah tadi dia menyuruh mereka untuk bermalam disini?
"Cepat, tidak waktu untuk menjelaskan. Tinggalkan dulu tempat ini secepatnya!!, " Ucap An Ling dengan serius
Tanpa pikir panjang, semua orang langsung berlari meninggalkan sarang itu
"Sebenarnya ada apa?, " Tanya Xiao Chu kebingungan
An Ling menggertakan giginya lalue jelaskan kepada mereka sambil terus berlari menjauh dari sarang
"Itu adalah sarang Lebah Kilat. Sialan, pantas saja aku tidak merasakan Auranya sama sekali!!, " Ucap An Ling menjelaskan
Mereka bertiga terkejut setelah mendengar penjelasan dari An Ling
Yu Nie mengerutkan keningnya. Lagi-lagi dia teringat akan buku yang pernah dibacanya di masa lalu
__ADS_1
Menurut buku yang dia baca, Lebah Kilat merupakan hewan nokturnal yang hidup berkelompok. Satu kawanan Lebah Kilat bisa mencapai lima ratus bahkan seribu ekor. Dengan banyaknya Spirit Beast yang berumur ratusan tahun, mereka akan sangat kewalahan melawan mereka. Terlebih untuk Zao Hua yang hanya memiliki satu jurus saja
Satu sengatan listrik dari Lebah Kilat berusia ratusan tahun bisa membuat jantung berhenti berdetak. Bahkan jika itu seorang dengan tingkat kultivasi Ranah Langit