Balas Dendam Dewa Iblis

Balas Dendam Dewa Iblis
Episode 19


__ADS_3

Sosok wanita itu memeluk An Ling dengan penuh kasih sayang sambil membisikkan sesuatu kepada An Ling


Mata An Ling yang menyala merah darah pun kembali seperti semula. An Ling pun terjatuh dari udara menghantam sebuah bar yang ada di kota yang hendak dia hancurkan


An Ling pun tergeletak pingsan diatas tanah


Para warga dan juga tetua yang ada sudah kocar kacir di kota itupun berlari tak kenal arah


Lalu seorang pemilik bar tersebut melihat bar miliknya yang sudah hancur dan mendatanginya


Dia sangat sedih juga kesal karena satu satunya lahan penghasilannya telah hancur dan sekarang dia tidak tahu lagi harus mencari uang dari mana


Pemilik bar itu melihat An Ling yang tengah terbaring diatas tanah lalu berteriak memanggil semua warga


Serentak semua warga yang mendengarnya pun menghampirinya begitu juga dengan para tetua


"Bunuh iblis ini!!!" Teriak laki laki pemilik bar tersebut diikuti para warga lainnya


Tetua yang tengah berusaha menenangkan situasinya pun segera untuk membawa An Ling ke balai kota untuk diadili


Tangan dan seluruh bagian tubuh An Ling diborgol oleh pemerintah kota


"Ahhh dimana aku!!?" Ucap An Ling yang sudah sadar dan juga sangat kebingungan dengan situasinya


"Karena kau sudah bangun langsung saja untuk melakukan eksekusinya tanpa penjelasan!!" Ucap wali kota yang bertanggung jawab atas kota tersebut


Para tetua pun segera membawa An Ling ke alun alun kota untuk segera di eksekusi


"Bunuh iblis itu!!!" Teriak para warga dengan sangat kompak agar An Ling segera dieksekusi


"Apakah aku akan berakhir disini??!" Tanya An Ling didalam hatinya


"An Ling..." Suara yang sangat mirip dengan suara Yao Yao terdengar di telinga An Ling


"Tidak!!!" Teriak An Ling dengan sangat kuat

__ADS_1


Seketika kristal yang berwarna hitam yang masih tertinggal di dahi An Ling pun memancarkan sebuah sinar yang berwarna hitam kebiruan


Bumi pun bergetar, serigala angin yang berada di tubuh An Ling lalu keluar dari dalam kristal itu


Seketika semua warga langsung berlari ketakutan menjauh dari alun alun kota


Kali ini An Ling tidak kehilangan kesadarannya dan langsung menunggangi serigala angin itu untuk segera menuju ke kota Ruy


"Yao Yao..." Ucap An Ling di dalam hatinya


"Yao Yao... !!" Teriak An Ling memanggil Yao Yao


"Apakah ini... perbuatan ku!!?" An Ling sangat terkejut ketika melihat kota Ruy yang telah rata menjadi tanah. An Ling pun menangis dan berlari sambil berteriak memanggil Yao Yao yang telah tiada


"Yao Yao..." Teriak An Ling sambil berlari mencari Yao Yao dengan harapan Yao Yao masih hidup dan tengah bersembunyi


Setelah sangat lama berlari dan tidak menemukan satu orang pun An Ling akhirnya berhenti dan duduk sejenak bersandar di sebuah bongkahan bangunan yang sudah hancur


"Apa ini semua perbutanku!!?" Tanya An Ling kepada dirinya sendiri


"Yao Yao... " Ucap An Ling sambil mengambil kalung yang telah dibawa oleh serigala angin itu


Kalung itu adalah kalung yang biasa dipakai oleh Yao Yao dan sudah terlihat sedikit gosong


"Yao Yao....!!!!!!" Teriak An Ling yang sangat kesal terhadap dirinya sendiri


An Ling tidak menyangka jika dirinya telah membunuh semua orang yang sangat dia sayangi


An Ling teringat akan tetua Lu Ye yang merupakan tetua dari sekte cahaya agung


"Sekte cahaya... Ergh!!" Geram An Ling


"Waaaaeeerggggghhhttt!!!!" An Ling pun berteriak dan bersumpah akan membunuh siapapun yang menyembah dewa


Serigala angin yang sebelumnya sangat ganas hanya terdiam seperti seekor anak anjing melihat An Ling yang sudah dia anggap sebagai tuanya marah

__ADS_1


An Ling memasukkan kalung milik Yao Yao dan menaiki serigala angin untuk segera pergi ke hutan spirit beast tempat dimana serigala angin iblis itu tinggal


"Ayoo!!!" Ucap An Ling dengan sangat dingin menyuruh serigala angin iblis untuk segera pergi ke hutan spirit beast


Tak lama kemudian An Ling telah sampai di pedalaman hutan. Dia sedikit terkejut karena melihat sebuah jurang yang terlihat sangat dalam. Jurang itu berbentuk lingkaran dan berdiameter kurang lebih seratus meter


"Aku tidak menyangka ada tempat mengerikan seperti ini!?" Ucap An Ling yang kebingungan


"Benar tuan ku ini adalah jurang abbys tempat dimana leluhur iblis disegel oleh para dewa" jawab serigala angin itu


"Leluhur iblis.. bukanya itu hanya sebuah legenda?" Tanya An Ling kepada serigala angin


Lalu serigala angin menceritakan kisah masa lalu dimana dunia ini masih dalam masa perang antara bangsa manusia dan bangsa iblis


Singkat cerita dahulu salah satu tetua bangsa iblis mempunyai mimpi untuk menciptakan perdamaian antara manusia dan iblis


Dalam perjalanannya selama beratus ratus tetua iblis itu akhirnya berhasil menjadi seorang dewa


Bangsa iblis pun keluar dari lembah abbys dan hidup berdampingan dengan manusia


Akan tetapi kedamaian itu tidak bertahan lama. Ada seorang dewa yang tidak menyukai perdamaian antara bangsa iblis dan bangsa manusia. Dewa itu menjebak dewa iblis dan akhirnya dewa iblis pun diusir dari dunia para dewa dengan alasan mengambil barang terlarang dari kuil para dewa. Bangsa iblis yang tidak terima akan kejadian itu pun mengamuk dan membasmi bangsa manusia. Lalu pemimpin para dewa pun turun langsung ke bumi dan membasmi bangsa iblis. Lalu ada beberapa bangsa iblis yang berhasil lolos dari serangan pemimpin para dewa dan masuk ke jurang abbys lalu pemimpin para dewa pun menyegel mereka yang berhasil lolos ke jurang abbys dan sampai saat ini para leluhur iblis masih menunggu pewaris dewa iblis datang untuk membalaskan dendam mereka


"Dewa kematian itu adalah guruku?!" Tanya An Ling kepada serigala angin


"Benar tuanku" jawab serigala angin


"Kalau begitu... Aku akan meneruskan perjuangan kalian!!" Ucap An Ling dengan sangat dingin


Untuk membuka segel yang menyegel para leluhur iblis harus menggunakan berjuta juta jiwa manusia


Dengan kultivasi An Ling sekarang dia tidak akan sanggup untuk membuka segel yang menyegel leluhur iblis


An Ling memutuskan untuk mengembara sambil meningkatkan kekuatannya


"Mulai hari ini... Perjalanan ku yang sebenarnya akan segera dimulai!!" Ucap An Ling di dalam hatinya

__ADS_1


An Ling pun segera meninggalkan jurang abbys untuk mengembara mengelilingi dunia sembari mencari keberadaan sekte cahaya agung


__ADS_2