
Tak lama kemudian...
Semua orang tengah menunggu An Ling yang belum datang juga. Wajah Ratu Jie Han dan juga Putrinya Jie Yu terlihat sangat khawatir. Hanya pikiran buruk yang ada di pikiran mereka tentang kondisi An Ling saat ini
"Cih..., jika tidak berani, mengapa harus membuat kami kesusahan seperti ini!" Ucap Gue Lun dengan lirih. Akan tetapi orang yang di sampingnya masih bisa mendengar ucapannya
Ratu Jie Han yang mendengar ucapan Gue Lun barusan langsung melirik ke arah Gue Lun yang duduk di bangku yang terletak di sampingnya
Nampak kekecewaan di wajah Gue Lun. Rupanya yang dikatakan oleh Gue Lun barusan bukanlah suatu kebohongan sebab wajahnya terlihat sangat serius. Ratu Jie Han merasa sedikit tenang karena sepertinya Gue Lun tidak berbuat macam macam kepada An Ling
"Tenanglah putriku, sebentar lagi An Ling pasti akan datang, " Ratu Jie Han yang melihat raut wajah Jie Yu yang terlihat sangat khawatir berusaha menenangkannya dengan mengatakan jika sebentar lagi An Ling akan datang
"Emmm, " Jie Yu hanya menganggukan kepalanya saja tanpa mengatakan sepatah kata pun setelahnya
Jie Yu benar benar sangat khawatir terhadap An Ling. Walaupun keluarga Gue tidak berbuat macam macam terhadap An Ling akan tetapi bisa saja orang luar yang tidak dikenalinya membuat An Ling tidak bisa datang hari ini
Gue Jin Tong sudah merasa berbangga diri di atas arena pertarungan. Dengan sangat percaya diri dia berpikir jika An Ling sebenarnya tidak berani bertarung dengannya. Bahkan dia tidak berani bertaruh saat mereka tengah berdiskusi kemarin
Swushhh...!!
Tiba tiba saja ada seseorang yang melesat dengan sangat kencangnya. Akan tetapi udara di sekitarnya masih sama seperti sebelumnya
Di tengah kekecewaan semua orang terhadap seseorang yang akan melawan Gue Jin Tong yang mereka pikir orang itu tidak datang, mereka melihat seorang pria yang menggunakan sebuah Jubah Hitam, Pelindung Lengan berwarna biru laut yang sangat berkilau, rambut hitam yang masih berantakan, muka yang terlihat dingin, wajah pas pasan
__ADS_1
Semua pakaian yang dikenakannya sangatlah murahan jika dipandang dari luar. Laki-laki itu tidak lain dan tidak bukan adalah An Ling
Kedua matanya masih seperti dengan mata seekor panda. Katup matanya masih berwarna hitam. Mukanya juga masih terlihat lemas karena masih belum puas tidur
"Hehehe..., maaf membuatmu menunggu!, " Ucap An Ling dengan cengar cengir sambil mengusap usap rambut belakangnya
Ratu Jie Han sangatlah lega karena akhirnya An Ling sampai dan sudah berdiri di atas arena pertandingan begitu juga dengan Putrinya Jie Yu
"Cihh..., datang juga kau!, " Ucap Gue Lun yang sangat puas. Dia sangat lega karena anaknya bisa membalaskan dendamnya kepada An Ling atas penghinaan yang telah diperbuat oleh An Ling kepadanya dan juga keluarga Gue
"Apa kau berpikir jika calon suamiku tidak akan datang?, " Tanya Jie Yu kepada Gue Lun. Dia sedikit tidak senang dengan Gue Lun yang terlihat sangat memandang rendah An Ling
Gue Lun sedikit terkejut karena Putri Jie Yu tiba tiba saja berbicara dengannya dengan nada seakan menantang bertarung
Walaupun harga dirinya terlihat sangat direndahkan oleh Putri Jie Yu, Gue Lun hanya bisa menahan amarahnya yang sudah berada di ujung tanduk
Jika saja dia tidak bisa menahan amarahnya terhadap ucapan Putri Jie Yu barusan, pasti Sang Ratu akan langsung membuat keluarganya hancur berantakan, bahkan mereka semua bisa saja diusir dari Kerajaan Dewa Air. Gue Lun sangat tidak ingin jika hal itu menimpa dirinya dan juga keluarga Gue yang sudah susah payah dia besarkan namanya
Sementara itu, semua orang yang akan menonton pertandingan antara An Ling dan Gue Jin Tong sangat kebingungan dengan An Ling yang mereka anggap sebagai seorang sampah. Mereka semua tengah berbisik satu sama lain tentang An Ling
"Hei siapa orang itu, apakah dia yang akan menjadi lawan Gue Jin Tong?, " Ucap seseorang yang berdiri di bawah arena pertarungan berbisik dengan orang yang ada di sampingnya
"Entahlah, jika iya, orang itu pasti sudah sangat gila. Lihatlah pakaiannya sangat lusuh, bakat kultivasinya pasti berada jauh di bawah Gue Jin Tong!, " Jawab seseorang yang berdiri di sampingnya
__ADS_1
Semua orang yang melihat An Ling mengenakan pakaian seperti itu langsung berpikiran jika An Ling hanyalah seorang sampah. Semua orang tampak sangat kecewa sebab pertandingan kali ini pasti akan berakhir sangat cepat
Akan tetapi tidak sedikit juga orang yang sangat senang karena pertandingan kali ini pasti akan dimenangkan oleh Gue Jin Tong. Mereka langsung memasang taruhan dengan memberikan semua yang mereka miliki di bar tempat dimana An Ling dan teman temannya pergi minum
Kapten Chu Leng dan yang semua anak buahnya juga memasang taruhan dengan memberikan semua harta yang mereka miliki sebagai barang taruhan. Akan tetapi yang mereka pilih sebagai pemenang adalah An Ling
"Hei hei, apa kalian sudah gila?! kalian berpikir jika sampah itu akan menang?, " Tanya seorang laki-laki kepada Kapten Chu Leng yang sangat bingung terhadap mereka sebab mereka bertaruh jika An Ling lah yang akan memenangkan pertandingan kali ini
"Hehehe..., kita lihat saja hasilnya, " Kapten Chu Leng tidak peduli dengan ucapan laki laki itu. Dia sangat yakin jika An Ling yang akan memenangkan pertandingan kali ini begitu juga dengan teman temannya
Meja taruhan kali ini sudah dipenuhi dengan koin emas, bahkan tidak sedikit juga orang yang menaruh berlian yang sangat mahal dan juga perhiasan mewah seperti kalung dan cincin yang terbuat dari emas murni
"Lihat, pertandingan akan segera dimulai!, " Ucap seseorang sambil menunjuk ke arah sebuah kotak kecil yang dapat menampilkan gambar An Ling dan juga Gue Jin Tong yang akan segera bertarung
Mereka semua pun memperhatikan kotak kecil itu dengan sangat serius
**
"Hahaha..., seperti kau sangat percaya diri akan memenangkan pertandingan kali ini!, kupikir kau sudah.._!, " Belum selesai Gue Jin Tong berbicara, An Ling sudah melesat dan sudah berada tepat didepannya dengan Pedang Iblisnya yang ujungnya sudah berjarak satu senti meter saja dengan perutnya
Semua orang nampak sangat terkejut dengan pemandangan yang mereka lihat diatas arena pertarungan
Memang benar pertandingan kali ini berakhir sangat cepat akan tetapi, bukanlah Gue Jin Tong yang mengalahkan An Ling namun, An Ling lah yang mengalahkan Gue Jin Tong hanya dengan satu jurusnya yang bahkan belum sempurna
__ADS_1
Mulut semua orang sudah tercengang, mereka tidak percaya jika seseorang yang mereka anggap sampah ternyata bisa mengalahkan Gue Jin Tong yang merupakan pemuda terkuat di Kerajaan Dewa Air hanya dengan satu gerakan saja