Balas Dendam Dewa Iblis

Balas Dendam Dewa Iblis
Episode 34


__ADS_3

Pagi pun tiba, Jie Yu perlahan membuka kedua matanya sambil sedikit menguap dan menggeliat


"hoahmm!" terlihat wajah Jie Yu yang sedikit kebingungan sebab keberadaannya yang tidak sama dengan semalam


Jie Yu menengok ke kanan dan ke kiri akan tetapi tidak melihat sama sekali keberadaan An Ling


Jie Yu pun mulai berdiri dan berjalan ke pedalaman hutan di pulau terpencil sambil memanggil manggil nama An Ling


semakin ke pedalaman, Jie Yu semakin melihat banyak sekali pepohonan yang hangus terbakar. dia menyadari jika itu adalah perbuatan An Ling. dia pun terus berjalan sambil menengok ke kanan dan kiri


Jie Yu melihat seseorang dari kejauhan yang tidak lain dan tidak bukan adalah An Ling


"An Ling!!!" Jie Yu pun berteriak sambil mempercepat langkah kakinya


"An Ling, apa yang sedang kau lakukan?" tanya Jie Yu yang tidak mengetahui jika An Ling sedang berlatih


"Jie Yu kau sudah bangun?! hehehe maaf aku meninggalkanmu sendirian semalam" An Ling meminta maaf kepada Jie Yu sebab dirinya yang meninggalkan Jie Yu sendirian di bawah pohon tempat Jie Yu tertidur


Jie Yu tidak memperdulikannya sama sekali karena dia percaya jika An Ling tidak akan meninggalkannya tanpa adanya suatu alasan


"kamu sedang berlatih ya?" tanya Jie Yu


"lihatlah matamu itu sudah sama seperti mata panda" sambungnya


dia melihat mata An Ling sudah sama persis seperti panda


"hehehe sepertinya kau ingin melihat jurus baruku?" tanya An Ling sambil mengeluarkan bola api berukuran sekepal tangan berwarna hitam


"lebih baik kau segera beristirahat!" Jie Yu sama sekali tidak mempedulikannya malahan dia menyuruh An Ling agar segera beristirahat


"hoahmm sepertinya kau ada benarnya" terlihat wajah An Ling yang sudah sangat lemas. dia lalu duduk bersandar dengan batu yang ukurannya dua kali lebih besar dari pada tubuhnya

__ADS_1


Jie Yu langsung mendekatinya dan duduk di sebelahnya. dia terus memandangi wajah An Ling yang terlihat sedang memikirkan sesuatu


"kau ada masalah?" tanya Jie Yu yang melihat An Ling seperti sedang mempunyai masalah


"tidak ada! memangnya kenapa?" ucap An Ling yang terus memandangi langit biru yang sangat cerah


"kau tidak usah berbohong, aku tahu kau sedang ada masalah! maka dari itu cepat ceritakan!" Jie Yu tidak mempercayainya dan terus memaksa An Ling untuk bercerita


An Ling hanya diam tidak berpura pura tidak mendengarkan apa yang baru saja dikatakan oleh Jie Yu


Jie Yu yang melihat An Ling berpura pura tidak memperdulikannya langsung mengerutkan keningnya dan mencubit perut An Ling


"aduh aduh a...! sakit! sakit! baiklah baiklah aku akan cerita, jadi cepat lepaskan!" An Ling pun pasrah dengan Jie Yu yang terus memaksanya hingga mencubitnya sangat kuat


Jie Yu pun melepaskan cubitannya sambil tersenyum puas


"hmmm, sebenarnya aku ingin cepat menjadi kuat agar bisa menyelamatkan teman temanku yang ditahan oleh sekte cahaya agung!" ucap An Ling menjelaskan kepada Jie Yu


tidak ada kebohongan di dalam penjelasan An Ling akan tetapi dia mengeditnya agar Jie Yu tidak curiga. teman teman yang dimaksudnya adalah bangsa iblis yang disegel oleh pemimpin para dewa yaitu sang malaikat


"memangnya ada di tingkat apa kultivasimu sekarang?" tanya Jie Yu yang belum mengetahui sama sekali tingkat kultivasi An Ling


"apakah itu sangat penting bagimu?" An Ling tidak menjawab pertanyaan dari Jie Yu, malahan dia berbalik bertanya kepada Jie Yu


Jie Yu lagi lagi mengkerutkan keningnya. terlihat wajahnya yang sangat imut itu ketika kedua alisnya hampir menempel


"lihat itu!" ucap An Ling sambil menunjuk ke arah jalan menuju tepi danau pulau terpencil


Jie Yu terkejut karena An Ling yang tiba tiba saja terlihat sangat panik. dia pun menoleh ke arah jari telunjuk An Ling yang menunjuk ke balik badannya


setelah membalikkan badannya Jie Yu sedikit bingung karena dirinya yang tidak melihat apapun selain pepohonan baik yang masih utuh ataupun yang sudah hangus terbakar sebab ulah An Ling

__ADS_1


"tidak ada ap_" belum selesai Jie Yu bicara, tiba tiba saja dia merasa ada sesuatu yang menimpanya tepat di bahunya membuatnya langsung membalikkan badannya lagi


"hoahmm aku mengantuk sekali, aku mau tidur!" ternyata benda yang menimpa bahunya adalah kepala An Ling yang tengah menyesuaikan posisi tidurnya agar terasa nyaman


Jie Yu sudah hampir tidak merasakan malu lagi karena sudah beberapa kali tidur dengan An Ling bahkan sudah seperti layaknya seorang suami dan istri


An Ling mulai mendengkur dengan lirih lirih. Jie Yu pun membiarkan An Ling tertidur di bahunya karena An Ling pastinya sangat lelah dengan latihannya semalam


Jie Yu juga ikut memejamkan matanya sembari duduk bersila, berkultivasi sembari menunggu An Ling terbangun


ternyata An Ling belum tidur, dia hanya berpura pura terlelap sebab dia tidak ingin siapapun mengetahui tingkat kultivasinya termasuk Jie Yu


"ku harap... masa lalu yang sangat menyedihkan itu tidak terulang lagi" batin An Ling sebelum dirinya benar benar tertidur di bahu Jie Yu


hal yang sedang dipikirkan An Ling sebenarnya adalah, tentang masa lalunya yang sangat suram itu. An Ling masih merasa sedikit ketakutan jika dirinya akan mengamuk seperti saat dirinya masih berusia sepuluh tahun


sementara itu ditempat peristirahatan tim ekspedisi B, mereka tengah kebingungan tentang keberadaan An Ling yang tidak diketahui sama sekali


teman temannya merasa khawatir jika An Ling kenapa kenapa. yang ada di pikiran mereka saat itu adalah, An Ling yang bertemu dengan spirit god beast dan bertarung dengannya hingga pada akhirnya An Ling tewas karena serangan dari spirit god beast yang sangat melegenda itu


ditambah mereka yang tidak mengetahui sama sekali tentang tingkat kultivasi An Ling yang sebenarnya. mereka hanya bisa menebak jika diumur An Ling yang sekarang ini pasti masih berada di ranah langit level menengah


"sudah sudah lebih baik kita menunggu kabar dari tim pencari saja, tidak usah memikirkan yang aneh aneh!" ucap kapten Chu Leng berusaha menenangkan anak buahnya yang tengah khawatir


"mungkinkah An Ling merasa jika dirinya sudah tidak di perlukan lagi?" tanya Zao Hua yang teringat tentang kejadian saat mereka menggelitiki An Ling bersama sama


"tidak mungkin! bukankah setelah itu kita semua saling bercanda?!" ucap Xiao Chu yang menyangkal ucapan dari Zao Hua


mereka pun tidak bisa apa apa lagi karena ucapan Xiao Chu yang ada benarnya ditambah dengan ketua tim B tidak memperbolehkan seseorang untuk berpencar lagi sebab An Ling yang tak kunjung kembali


akan tetapi, ketua tim B sudah menyuruh beberapa orang dengan tingkat hampir berada di ranah surgawi bahkan ada beberapa orang yang sudah mencapai di ranah surgawi untuk mencari An Ling

__ADS_1


sebenarnya kapten Chu Leng sudah memaksa untuk ikut tim pencari mencari An Ling yang tiba tiba saja menghilang akan tetapi ketua tim B tidak mengijinkannya sebab kultivasinya yang cukup rendah


mereka semua hanya bisa menunggu tim pencari kembali membawa kabar yang membahagiakan bagi mereka


__ADS_2