Balas Dendam Dewa Iblis

Balas Dendam Dewa Iblis
Episode 73


__ADS_3

"Tuan, apakah aku boleh bersama tuan?, " Musang Iblis menawarkan dirinya untuk menjadi bawahan An Ling


Mata An Ling berbinar, "Tentu saja!!, " An Ling merasa jika dirinya sangat beruntung. Sudah dua ekor Spirit God Beast yang menjadi bawahannya. Dengan adanya Musang Iblis sebagai pengikut barunya, pasukan Spirit Beastnya bertambah menjadi tiga ekor


An Ling segera membuat kontrak darah dengan Musang Iblis. "Pergilah ke Benua Kegelapan. Aku akan menyuruh Yuri untuk menjemputmu di perbatasan!!, "


"Tuan, anda belum memberiku nama, " Musang Iblis tiba-tiba saja menyuruh An Ling untuk memberinya sebuah nama


An Ling mengkerutkan keningnya lalu berbicara dalam hati, "Nama?, Aku baru tahu jika aku harus memberinya nama?, "


Setelah berpikir panjang, An Ling akhirnya menemukan nama yang cocok untuk Musang Iblis, "Baiklah kalau begitu, mulai sekarang namamu adalah, Huang Mo!!, "


Musang Iblis merasa sangat senang setelah An Ling memberinya sebuah nama. Dia bersumpah kepada langit akan menjadi pengikut setia, An Ling


An Ling mengelus kening Musang Iblis sebelum pada akhirnya, Musang Iblis pergi meninggalkannya


An Ling hanya tersenyum puas melihat kepergian dari pengikut barunya, "Dengan begini, aku memiliki pasukan tambahan lagi!!, "


An Ling sedikit menggeliat, meregangkan otot-otot tubuhnya yang sudah kendur, "Hoammm, sepertinya aku harus segera kembali. Bagaimana keadaan teman-temanku ya?, " An Ling segera melesat menggunakan Langkah Anginnya


Di tepi danau, Zao Hua sudah setengah mahir menggunakan jurus barunya, GELOMBANG AIR


Disana juga ada Jie Yu yang sedang mengajari Yu Nie jurus yang dia kuasai sebab elemen yang mereka pelajari sama, yaitu Angin


Jie Yu secara tidak sengaja bertemu dengan mereka ketika dirinya hendak berlatih di pulau terpencil. Melihat teman-teman An Ling sedang berlatih, Jie Yu menghampiri mereka lalu ikut berlatih bersama mereka


Kapten Chu Leng dan Xiao Chu masih duduk bersila memejamkan matanya. Mereka tengah berkultivasi setelah menerima beberapa arahan dari Jie Yu


Mereka semua kecuali Zao Hua juga diberikan gulungan jurus oleh Jie Yu sesuai dengan elemen yang mereka pelajari


Yu Nie, mendapatkan gulungan jurus Langkah Angin. Jie Yu juga memberikan sedikit arahan kepadanya sesuai apa yang telah diajarkan oleh An Ling kepadanya

__ADS_1


Kapten Chu Leng mendapatkan gulungan jurus elemen tanah, TUBUH BATU. Jurus yang dapat membuat tubuh seseorang yang mempelajarinya kebal terhadap apapun selama tiga detik


Xiao Chu, Jurus PETIR ILAHI. Jurus itu dapat membantu Xiao Chu mengendalikan petir dengan lebih sempurna


Dari kejauhan, An Ling melihat Jie Yu yang sedang memberikan mereka arahan. Juga Zao Hua yang sudah mulai bisa menggerakkan Air


Zao Hua melihat An Ling melesat dari kejauhan. Dia sedikit menyipitkan matanya dengan senyuman dingin di bibirnya, "GELOMBANG AIR!!, " Diiringi sebuah teriakan Zao Hua, sebuah gelombang air sangat kuat mengarah kepada An Ling


Sontak An Ling menghentikan Langkah Anginnya. Dia sedikit mengkerutkan keningnya, "Sialan, Zao Hua!!, "


Dengan naluri bertarungnya, dia menahan serangan Zao Hua menggunakan jurus, BADAI NAGA AIR


Tubuh naga yang terbuat dari kumpulan air yang memadat, bertumburan dengan gelombang air yang sangat kuat


Percikan-percikan air yang terkena hembusan angin dan cahaya matahari menciptakan sebuah pelangi yang sangat indah


Kedua mata Zao Hua berbinar memandangi pelangi diatas danau itu. Akan tetapi, wujud naga yang masih utuh tiba-tiba melesat dengan sangat cepat menghilangkan pelangi yang sangat indah


An Ling berdiri tepat ditengah-tengah kening sang naga. Ekspresinya sangat dingin dengan tatapan membunuh yang sangat mengerikan. An Ling tersenyum pahit sambil berteriak dengan nada dingin, "Zao Hua...!!!, "


An Ling tak menghiraukannya. Naga airnya sudah berdiri tegak ditepi pantai tepat didepan Zao Hua


Tubuh Zao Hua gemetaran. Dia berlari bersembunyi dibelakang Jie Yu, "Tuan Putri, tolong aku!!, " Suara teriakan Zao Hua terdengar sangat menyedihkan


Jie Yu memalingkan wajahnya dari An Ling. Sampai deti ini, dia masih merasa kesal terhadap An Ling. Untuk menatap wajahnya, Jie Yu bahkan enggan


An Ling menyadari sikap Jie Yu yang dingin terhadapnya itu. Perlahan, Naga Air mulai memudar, An Ling turun dengan perlahan setelah wujud Naga memudar sepenuhnya


"Zao Hua, kemarilah, " Ucap An Ling dengan dinginnya


Zao Hua yang masih gemetaran berjalan mendekati An Ling dengan perlahan, "Hehehe, An Ling. Aku hanya bercanda barusan!!, "

__ADS_1


"Tidak apa, " Wajah An Ling kembali datar seperti sedia kala. "Kemampuan berlatihmu bahkan hampir tidak kalah denganku. Dengan bakatmu yang seperti ini, kenapa kau sangat malas untuk berlatih?, "


Zao Hua menatap danau yang luas sembari menghela nafas dalam-dalam, "Sebenarnya, orang tuaku membuangku karena aku sama sekali tidak mempunyai bakat saat aku masih berusia sepuluh tahun. Lalu aku pergi ke Benua Air dan bertemu dengan kapten Chu Leng dan yang lainnya. Setelah itu aku mengikuti mereka, menjadi bagian dari kru kapal, bersama-sama mencari harta karun, "


Kisah sedih Zao Hua ternyata tidak kalah dengan kisah An Ling. An Ling dapat merasakan apa yang dirasakan oleh Zao Hua


An Ling menepuk bahu Zao Hua, "Tenanglah, sekarang kau sudah memiliki keluarga baru, "


Zao Hua melirik An Ling sambil tersenyum pahit. Mulai hari ini, dia berniat untuk bersungguh-sungguh dalam latihan. Mengelilingi dunia bersama An Ling dan yang lainnya


Tubuh Xiao Chu bergetar, keningnya juga dipenuhi dengan keringat dingin. Yu Nie segera berteriak memanggil teman-temannya yang membuat pandangan beralih kepada Xiao Chu


"Sepertinya Xiao Chu akan segera naik tingkat!!, " Ucap An Ling lirih namun dapat didengar oleh Zao Hua


Zao Hua juga mengkerutkan keningnya lalu berbicara dalam hati, "Sialan, Xiao Chu. Bisa-bisanya dia secepat ini naik tingkat?!, "


"Tidak bisa di biarkan, aku juga harus secepatnya naik tingkat!!, " Zao Hua segera meneruskan latihannya. Dia ingin menyempurnakan jurus Gelombang Air terlebih dahulu sebelum keberangkatan mereka menuju Pulau Mahkota Dewa


Tekanan kecil terjadi, Xiao Chu kini telah berada di Ranah Langit level tiga


Dia tersenyum puas, menghembuskan nafas lega, "Setelah sekian lama tidak berkultivasi, ternyata kekuatanku sudah memenuhi syarat untuk naik tingkat!!, "


Ketika membuka matanya, Xiao Chu melihat pemandangan yang tidak biasa. Zao Hua menjadi sangat serius dalam latihan. Sudah dua hari berlalu, Zao Hua tak henti-hentinya berlatih di tepi danau


Melihat Xiao Chu yang sedang melamun, An Ling segera menanyainya, "Bagaimana perasaanmu?, "


Sontak Xiao Chu terkejut karena teman-temannya ternyata berdiri didepannya


Sambil mengusap-usap kepala belakangnya, "Ahhh, haha. Sepertinya aku harus lebih serius dalam latihan!!, "


Xiao Chu segera mengeluarkan gulungan jurus Petir Ilahi, lalu mempelajarinya dengan lebih serius agar tidak terbalap oleh Zao Hua

__ADS_1


An Ling tersenyum puas melihat teman-temannya yang menjadi giat dalam latihan. Dia sama sekali tidak menyangka jika tumpukan koin emas bisa membuat seseorang menjadi gila berlatih


An Ling melirik kearah Jie Yu. Jie Yu masih saja memalingkan wajahnya dari An Ling


__ADS_2