Balas Dendam Dewa Iblis

Balas Dendam Dewa Iblis
Episode 69


__ADS_3

Dirinya dikejutkan dengan lukisan Dewa Air yang ada di halaman pertama. Dia lalu membalik halaman kedua. Di halaman kedua tertulis aksara kuno yang sama dengan didalam Kuil Kuno


Ketika tengah berkonsentrasi mengamati aksara kuno itu, Jie Yu tiba-tiba saja memanggilnya, "An Ling!!, "


An Ling segera memasukkan catatan itu kedalam cincin penyimpanannya karena takut Jie Yu akan mengetahuinya


"Aku disini!!, " Jawab An Ling berteriak. An Ling berpura-pura mencari buku dengan cara mengamati buku yang ada di dalam rak


"Catatan Spirit Weapon suci ada disana, haruskah kita membuang-buang waktu lagi?, " Tanya Jie Yu kesal. Dia ingin cepat-cepat pergi jalan-jalan dengan An Ling


"Kenapa terburu-buru?, Aku sudah bilang jika aku masih banyak urusan saat ini. Aku tidak bisa menemanimu pergi jalan-jalan!!, " Ucap An Ling dingin. Setelah melalui perjalanan panjang An Ling tersadar jika tujuan utamanya adalah mencari sekte cahaya dan membalaskan dendam orang tuanya


"Kenapa begitu?, Apa aku sudah tidak penting lagi bagimu?, Bagaimana dengan rencana pernikahan kita!!, " Sederet pertanyaan dilontarkan oleh Jie Yu


"Dengar aku. Aku berjanji akan menikahimu setelah aku menjadi yang terkuat di dunia ini. Maka dari itu, biarkan aku sendiri dulu untuk sementara ini. Berikan aku waktu untuk meninggalkan kekuatanku. Jika kau berubah pikiran tentangku, aku tidak akan melarangmu untuk pergi!!, "


Jawaban yang dilontarkan oleh An Ling membuat Jie Yu tercengang. Kedua tangannya menutup mulutnya yang terbuka lebar. Dia sama sekali tidak menyangka An Ling akan mengatakan semua itu


Dia pergi meninggalkan An Ling dengan air mata yang mengalir deras tanpa mengatakan sepatah katapun


An Ling tak mencegahnya sama sekali, "Haishh, sepertinya aku terlalu kasar!!, " Ucap An Ling sambil menepuk keningnya


Karena barang yang dicarinya sudah berhasil dia temukan, An Ling langsung pergi meninggalkan perpustakaan dan langsung pulang


Di dalam penginapan, An Ling melanjutkan membaca catatan, "Empat senjata suci?!, " Gumam An Ling


"Berarti, tinggal mencari peta harta yang menuju Pulau Mahkota Dewa!!, " An Ling terus membaik halaman buku hingga dia menemukan sebuah kalimat, "Dewa akan turun jika seseorang menyatukan keempat Spirit Weapon suci, "


"Sepertinya, aku akan segera bertemu dengan Sang Dewa?!, " Batin An Ling

__ADS_1


Dia melanjutkan membalik halaman buku hingga halaman terakhir, "I, ini. Peta harta karun?!, " An Ling sangat terkejut karena melihat peta harta karun di dalam catatan


Peta harta karun itu menuju kesebuah pulau yang belum pernah dia kunjungi bahkan lihat


Pulau Mahkota Dewa, pulau yang dihuni oleh para bajak laut. Pulau yang sangat berbahaya bagi mereka yang bukan seorang Pendekar Spirit


"Bagus, dengan ini aku bisa cepat bertemu dengan Dewa Air, " Ucap An Ling tersenyum puas


An Ling tiba-tiba saja merasakan ada sesuatu yang bergejolak didalam dimensi ruang dan waktu yang ada didalam tubuhnya


Dia segera memejamkan matanya lalu memasuki dimensi ruang dan waktu. Terlihat jelas ketiga Spirit Weapon suci miliknya seperti sedang berbicara satu sama lain


"Hmmm, sebenarnya ada apa ini?, " An Ling masih belum sepenuhnya paham dengan misteri keempat Spirit Weapon suci, "Sudahlah, lebih baik aku dapatkan dulu Mahkota Dewa Air!!, "


Selang beberapa saat, teman-temannya sudah kembali dari bar, "Buwahaha, penampilanmu tadi sangat memalukan!!, " Kapten Chu Leng tertawa terbahak-bahak


"Jika kau mengatakan itu lagi, aku akan keluar dari kelompok ini!!, " Sahut Zao Hua. Wajahnya terlihat sangat kesal


Di dalam bar beberapa saat yang lalu, "Hai nona, sepertinya kau baru disini. Mau kutemani sebentar?, " Tanya Zao Hua kepada wanita penjaga bar yang baru


Wanita yang sedang membelakangi Zao Hua itu langsung membalikkan badannya setelah Zao Hua selesai bicara, "Maaf, anda berbicara denganku?, " Jawab wanita itu dengan wajah yang memerah karena malu


Zao Hua tersenyum pahit. Ekspetasinya sama sekali tidak sesuai dengan kenyataan. Wanita yang dia idam-idamkan ternyata memiliki wajah yang buruk, "Hehehe maksudku, dimana penjaga bar yang biasanya?, "


"Ohh itu, Kakak Yin masih ada urusan dengan keluarganya. Dia tidak bisa menjaga bar selama beberapa waktu!!, " Jawab wanita itu


Zao Hua menganggukkan kepalanya. Dia segera memesan segelas wine lalu pergi mencari bangku kosong


"Pfttt, " Semua teman-temannya sedang menahan tawa melihat tingkah Zao Hua

__ADS_1


Ekspresi Zao Hua berubah menjadi sangat dingin, "Dasar tua bangka sialan. Awas saja aku akan membalasmu seratus kali lipat!!, " Ucap Zao Hua didalam hati


"Buwahaha!!, " Semua orang mendadak tertawa terbahak-bahak ketika mengingat kejadian waktu di dalam bar


Zao Hua hanya diam dimeja makan tanpa menghiraukan teman-temannya sama sekali


"Kalian kenapa?, " An Ling sama sekali tidak paham dengan situasi saat ini. Dia segera bertanya kepada teman-temannya


"Mereka sudah gila karena meminum terlalu banyak wine!!, " Sahut Zao Hua segera


Tanpa basa-basi lagi, An Ling langsung menghabiskan makan malamnya


"Benar juga, teman-teman. Aku mempunyai peta baru yang menuju ke Pulau Mahkota Dewa. Bagaimana, kapan kita akan berangkat lagi?!, " An Ling langsung mengajak teman-temannya untuk membuat rencana


An Ling mengeluarkan catatan sejarah, "Lihatlah, ". Semua orang melihat peta yang An Ling tunjukkan, " Bagus, dengan ini kita akan berpetualang lagi!, " Hati Zao Hua dipenuhi dengan semangat yang membara


"Tapi, bagaimana dengan bajak laut yang ada di pulau itu?, " Kapten Chu Leng segera bertanya setelah teringat akan bajak laut yang menghuni pulau itu


"Tenang saja, bajak laut yang kita kalahkan waktu itu pasti tinggal di pulau itu!!, " Ucap Zao Hua percaya diri


"Tapi, bukankah sebelum pergi ketua bajak laut itu mengancam kita?, " Ucap Xiao Chu


Zao Hua tidak tahu kejadian itu karena dirinya yang terjatuh pingsan bersama dengan Yu Nie


"Jika dilihat dari perkataannya, sepertinya bajak laut itu punya kartu as?!, " Sahut kapten Chu Leng, "An Ling bagaimana menurutmu?, "


An Ling yang sedang duduk merenung segera membuka kedua matanya, wajahnya terlihat sangat serius, "Aku..., " Semua orang menunggu jawaban An Ling dengan wajah serius, "Aku tidak tahu, hehehe, "


Mulut semua orang tercengang, "Dasar, lalu apa yang kau pikirkan dari tadi?!!, " Zao Hua merasa sangat kesal terhadap An Ling. Dia berpikir An Ling mendapatkan rencana setelah berpikir panjang

__ADS_1


"Menurutku, lebih baik kita meningkatkan kekuatan kita terlebih dahulu. Aku mendengar informasi jika ada seseorang yang menemukan lokasi Buah Murbai Membara. Tapi tempat itu dijaga oleh Musang Iblis!!, " Yu Nie yang sedari tadi diam langsung memberikan saran kepada teman-temannya


An Ling mengerutkan keningnya lalu berbicara dalam hati, "Buah Murbai Membara?, Bukankah itu tanaman herbal yang aku butuhkan?!, "


__ADS_2