
ditengah kebingungan kapten Chu Leng dan yang lainnya, mereka melihat ketua Tim ekspedisi B yang berjalan mendekat ke arah mereka diikuti dengan seorang yang tidak mereka kenal
"kudengar kau teman dari An Ling? apakah itu benar?" tanya kapten tim ekspedisi B kepada kapten Chu Leng
"benar!" jawab kapten Chu Leng sambil menganggukkan kepalanya. kapten Chu Leng masih merasa sedikit kesal dengan ketua Tim ekspedisi B yang tidak mengijinkannya untuk ikut bergabung di dalam tim pencari
"aku juga mendengar jika An Ling sangat sering keluar masuk hutan, pastinya dia sangat hafal dengan lokasi hutan ini?" tanya ketua tim ekspedisi B memastikan informasi yang telah dia dapatkan tentang An Ling
"aku tidak tahu!" jawab kapten Chu Leng dengan sangat dingin
jawaban itu membuat ketua tim ekspedisi B merasa jika dirinya sedang direndahkan oleh kapten Chu Leng. wajahnya kini berubah menjadi lebih dingin dari sebelumnya
dia hendak menantang kapten Chu Leng akan tetapi di sekitarnya sedang berkumpul para anggota timnya. dia tidak ingin reputasinya melonjak turun karena menantang seseorang yang lebih lemah darinya
tak lama kemudian tim pencari kembali ke tempat peristirahatan mereka
menurut laporan dari tim pencari, mereka tidak menemukan tanda tanda keberadaan An Ling ketika menyusuri hutan
ketua tim ekspedisi B lalu menyuruh semua anggota timnya untuk segera berkumpul kerena dirinya akan segera mengadakan pengumuman
"sepertinya An Ling bertemu dengan spirit god beast yang tinggal di daerah danau. tim pencari bahkan tidak menemukan sisa sisa tulangnya sama sekali. mungkin dagingnya sangat lezat bagi spirit god beast itu" ucap ketua tim ekspedisi B yang sudah merasa kesal terhadap kapten Chu Leng
kapten Chu Leng yang mendengar pengumuman dari mulutnya yang sangat menjijikkan itu hanya bisa menahan rasa kesalnya yang begitu mendalam
di dalam hatinya dia masih percaya jika An Ling masih hidup begitu juga dengan Zao Hua dan dua anak buahnya lagi
"sebentar lagi kita akan berangkat, tinggalkan siapa pun yang menghambat perjalanan!" sambung ketua tim ekspedisi B
mereka pun mulai berjalan setelah semua tenda dan juga perlengkapan mereka telah selesai di kemas
kapten Chu Leng terlihat sangat marah. matanya melotot tubuhnya bergetar, kedua tangannya pun mengepal sangat erat
namun apalah daya, dia tidak memiliki keberanian untuk menantang ketua tim ekspedisi B yang tingkat kultivasinya berada jauh di atasnya
__ADS_1
kapten Chu Leng sangat kecewa terhadap dirinya sendiri yang merasa sangat lemah dihadapan orang yang lebih kuat tidak seperti An Ling yang memiliki keberanian sangat besar di dalam dirinya
waktu saat mereka berlayar ke pulau kaki dewa pun sama, kapten Chu Leng bahkan sudah berniat untuk meninggalkan An Ling karena dia berpikir jika An Ling akan tewas saat menghadapi gurita raksasa itu
kapten Chu Leng sangat menyesal karena dia tidak berani menantang ketua tim B saat sedang menghina An Ling di depan matanya
dia berniat untuk meninggalkan tim ekspedisi dan segera mencari An Ling di danau yang dikatakan oleh ketua tim ekspedisi B
Zao Hua, Xiao Chu dan Yu Nie berpikiran sama dengan kapten Chu Leng. mereka berempat memutuskan untuk meninggalkan tim dan mencari An Ling tidak peduli apa resikonya
hari sudah hampir sore, An Ling terbangun dari tidurnya. dia merasakan aura spirit yang berkumpul di dekatnya. ternyata itu adalah Jie Yu yang tengah berkultivasi
An Ling pun sedikit menjauhinya karena takut mengganggu konsentrasi Jie Yu yang sedang berkultivasi
An Ling kembali bersandar dengan batu yang ada di belakangnya sembari menatap langit yang sudah terlihat hampir berwarna oranye
dia merasa ada suatu kejanggalan. An Ling pun mencoba mengingat ingat lagi apa sebenarnya yang sudah dilupakannya
setelah sedikit lama berpikir, akhirnya An Ling teringat dengan teman temannya yang pastinya akan mengkhawatirkan dirinya yang menghilang tanpa memberikan kabar kepada mereka
"keluarlah..." ucap An Ling menyuruh ular raksasa yang sudah menyetujui kontrak darah dengannya
"ssssssttttt.... ada apa tuan memanggil ku!" tanya ular raksasa itu sambil memberikan salam hormat kepada An Ling yang merupakan tuanya sendiri
"aku membutuhkan bantuan mu! cepat temui teman teman ku dan katakan bahwa aku baik baik saja!" An Ling pun segera memberikan perintah kepada bawahannya itu agar segera mencari teman temannya dan memberitahu mereka jika dirinya tidak apa apa
tanpa bertanya tanya lagi, ular raksasa itu pun pergi meninggalkan An Ling melalui jalur danau. dia tidak menanyakan siapa teman temannya itu karena An Ling sudah memberikan sebuah gulungan kepadanya yang berisi pesan pesan jika An Ling baik baik saja
An Ling hanya menyuruhnya untuk meletakkan gulungan yang telah dia berikan itu di tepi danau saja dan mengawasinya sampai ada orang yang mengambilnya
An Ling pun berjalan kembali kembali dengan santai ke tempat Jie Yu sedang berkultivasi
ternyata Jie Yu tak kunjung membuka matanya juga. mungkin karena aura spirit yang ada di pulau terpencil ini sangat murni jadi Jie Yu berusaha menyerap seluruhnya
__ADS_1
matahari sudah sepenuhnya tenggelam, Jie Yu mulai membuka matanya. dia melihat An Ling tengah duduk santai di sampingnya sambil memandangi langit malam
"bagaimana bukankah aura spirit disini sangat bagus untuk berlatih?" tanya An Ling kepada Jie Yu yang baru saja membuka kedua matanya
"kau benar! pantas saja kau betah disini semalaman tanpa memberitahuku!" jawab Jie Yu. dia merasa kesal dan juga senang, kesal karena An Ling yang menyembunyikan rahasia tempat ini dan juga senang karena dirinya mempunyai tempat berlatih yang baru
"kalau begitu, sebagai permintaan maaf mu kau harus membiarkanku berlatih disini tanpa adanya peraturan yang membatasi ku!" ucap Jie Yu dengan perasaan bahagia karena An Ling pasti akan menyetujuinya
"dan kau mau berbicara dengannya" tanya An Ling yang melihat jika ular raksasa peliharaannya telah kembali
Jie Yu sedikit kebingungan dengan perkataan An Ling barusan. dia tidak tahu siapa orang dimaksud An Ling berbicara dengannya
"ssssssttttt!!" ular raksasa itu pun mendesis tepat di belakang Jie Yu membuat buku kuduk Jie Yu berdiri keseluruhannya
Jie Yu tidak menyadari jika ternyata ada spirit god beast yang berada di belakangnya sejak tadi
"uwaaa!" Jie Yu langsung melompat bersembunyi di belakang An Ling yang tengah duduk di sampingnya
"ke... kenapa ada_.." belum selesai Jie Yu berbicara An Ling sudah memotong pembicaraannya
"tenanglah... dia tidak akan menggigit!" ucap An Ling menenangkan Jie Yu yang terlihat sangat ketakutan
Jie Yu bahkan sudah hampir mengompol karena ular itu yang mengagetkan dan juga menakutinya
"kau sudah selesai?" tanya An Ling memastikan tugas yang diberikan olehnya kepada anak buahnya yang satu itu telah selesai
"ssssssttttt... benar tuan ku!"
karena tugas yang diberikan oleh tuannya sudah selesai, dia pun masuk kembali ke tubuh An Ling agar Jie Yu tidak ketakutan lagi
Jie Yu masih sangat takut juga sangat bingung karena An Ling ternyata bisa menjinakkan spirit god beast dan bahkan membuat spirit god beast itu menurutinya
"An Ling katakan dengan jujur!" Jie Yu pun langsung meminta penjelasan kepada An Ling mengapa dirinya bisa menjinakkan spirit god beast bahkan membuatnya tunduk
__ADS_1
lagi lagi An Ling tidak memperdulikannya malahan An Ling berdiri dan hendak pergi meninggalkannya
"hei kau mau kemana?! jawab dulu pertanyaan ku! An Ling! tunggu!" Jie Yu pun segera berdiri dan menyusul An Ling yang sudah berjalan agak jauh dari tempat mereka duduk