Balas Dendam Dewa Iblis

Balas Dendam Dewa Iblis
Episode 96


__ADS_3

Tubuh yang kosong akan kekuatan spiritual itu kembali terisi penuh dengan kekuatan spiritual karena jurus pemulihan spesial milik Huang Yi


Perlahan, kesadaran An Ling mulai pulih. Dia berusaha untuk berdiri setelah menyadari jika pertarungannya belum selesai


An Ling menatap raja Shao Wang dengan tatapan membunuh. Dia tersenyum dingin dan berkata, "Terimakasih banyak yang mulia. Sekarang adalah giliranku!!."


Raja Shao Wang menggertakan giginya, "Apa kau pikir kau akan menang setelah kekuatanmu pulih?."


An Ling tidak menanggapi ucapan Raja Shao Wang. Dia langsung melesat dengan Pedang Iblis yang dihunuskan tepat di dada Raja Shao Wang


Melihat An Ling menyerangnya, Raja Shao Wang segera menahan serangan An Ling menggunakan pedangnya


Mereka berdua kembali beradu kekuatan. Raja Shao Wang memberikan energi lebih kedalam pedangnya. Alhasil, mereka berdua terpental hingga membuat jarak sekitar sepuluh meter. An Ling berusaha agar tidak terjatuh. Dia memutar tubuhnya ketika tubuhnya terhempas


Tatapan kedua orang itu menjadi lebih serius. An Ling berencana untuk menyelesaikan pertarungannya dengan cepat. Begitu juga dengan Raja Shao Wang. Tatapan yang sama dan pemikiran yang sama


Hanya saja, dengan kekuatan An Ling saat ini, jika dia tidak menggunakan kekuatan penuh, maka dia tidak akan bisa mengalahkan Raja Shao Wang. Ditambah dia yang sudah menggunakan kekuatan dari tiga Spirit Weapon suci. Dimana jeda jurus dari Spirit Weapon suci sangatlah lama


An Ling bisa saja menggunakan kekuatan dari Trisula Emas, akan tetapi kekuatannya pasti akan terkuras habis. Jika serangannya dapat ditahan atau dihindari Raja Shao Wang, sudah dipastikan An Ling akan kalah dalam pertarungan ini


Mereka berdua masih tidak terburu-buru untuk menyerang. Karena sedikit saja kesalahan yang mereka perbuat akan membuat mereka terpojok


Setelah sekian lama, akhirnya An Ling menyadari jika nafas Raja Shao Wang sudah terdengar sangat berat. Dia tersenyum dingin lalu melesat untuk beradu pedang dengannya untuk yang kesekian kalinya


Melihat An Ling memutuskan untuk menyerang terlebih dahulu, Raja Shao Wang juga melesat untuk beradu pedang dengannya


Puluhan tebasan telah mereka layangkan satu sama lain. Tekanan yang disebabkan kali ini lebih besar daripada sebelumnya

__ADS_1


Kali ini Raja Shao Wang juga sangat berhati-hati agar An Ling tidak mengincar luka yang didapatnya saat adu pedang sebelumnya


Sudah dua puluh tebasan mereka layangkan. Raja Shao Wang nampak kewalahan menghadapi An Ling yang semakin lama semakin menambah kekuatannya


Setelah tebasan yang ke dua puluh tiga, Raja Shao Wang memutuskan untuk menjaga jarak terlebih dahulu dengan An Ling. Dia menghindari serangan An Ling


An Ling menjadi semakin percaya diri jika dirinya bisa memenangkan pertarungan ini. Dia mengepakkan sayap Phoenix dan dengan cepat menyerang Raja Shao Wang yang sedang mengatur ulang nafasnya. Dia tidak ingin memberikan kesempatan untuk Raja Shao Wang berlama-lama memulihkan diri


Raja Shao Wang menggertakan giginya dan berkata dengan sangat marah, "Dasar sialan. Kau benar-benar memaksaku untuk mengeluarkan jurus itu!!."


Dengan sekuat tenaga Raja Shao Wang menyerap energi api yang ada di seluruh kerajaan. Dia lalu memusatkannya ke sekitar tubuhnya


Energi itu menyatu hingga membuat wujud Naga Api yang sangat besar. Raja Shao Wang memuntahkan sedikit darah dari mulutnya. Dia langsung melompat dan berdiri di keningnya


Suhu udara menjadi sangat panas. An Ling segera menghentikan serangannya. Dia tetap terbang dan menjaga untuk menghindari serangan dadakan yang mungkin akan dilakukan oleh Raja Shao Wang


Huang Yi menggertakan giginya, "Dasar laki-laki brengsek itu. Sepertinya dia berniat untuk mati!!." Dia lalu berteriak menjelaskan kepada An Ling, "An Ling, aku telah mendengar semuanya dari Shao Bai. Jika kau bisa memanggil naga yang sama dengannya, aku yakin kau bisa menghentikannya. Aku akan membantumu dari belakang!!."


Tatapan An Ling menjadi sangat serius. Dia memejamkan kedua matanya, menghela nafas dalam-dalam lalu menghembusnya dengan perlahan


An Ling menyimpan kembali Pedang Iblis dan menggantinya dengan Trisula Emas. Aura berwarna emas keluar menyelimuti tangan kanannya diikuti dengan kemunculan Trisula Emas


Mahkota Dewa Air, Pelindung Lengan Biru Laut, Armor Naga Laut. Ketiga Spirit Weapon suci juga menyusul kedatangan Trisula Emas


Tubuh An Ling diselimuti oleh Aura berwarna emas yang sangat terang benderang. Huang Yi tersenyum pahit, "Tidak kusangka, aku akan bertemu dengan anak yang ada dalam ramalan!!."


Seluruh energi air yang ada di Kerajaan Dewa Api memusat disekitar An Ling. Tekanan udara disekitarnya menjadi sangat kuat. Perlahan, energi air itu memadat dan membentuk wujud Naga Air yang ukurannya sama persis dengan wujud Naga Api Raja Shao Wang

__ADS_1


An Ling mengepakkan sayapnya untuk terbang tinggi tepat diatas kening Naga Air. Sayap Phoenix perlahan memudar. An Ling turun dengan perlahan hingga kedua kakinya mendarat tepat dikening Naga air


Raja Shao Wang tercengang dan dengan terbata-bata dia berkata, "I, ini, kenapa anak ini memiliki senjata itu. Tidak, tidak mungkin!!, Tidak mungkin jika anak ini adalah anak yang ada dalam ramalan itu!!." Dia masih berpegang teguh pada hatinya. Tidak menerima kenyataan jika An Ling memanglah anak dalam ramalan


Dengan penuh rasa kesalnya, dia mengendalikan Naga Api untuk meluapkan seluruh emosinya kepada An Ling. Naga Api mengaum dengan sangat keras. Dia berputar-putar di udara dan langsung menyerang An Ling dengan mulutnya yang terbuka sangat lebar


An Ling mengangkat Trisula Emas. Naga Air mengerti apa yang dimaksud oleh An Ling. Dia berputar-putar di udara, dan dengan cepat melesat kearah Raja Shao Wang dengan mulut yang juga terbuka lebar


Pertarungan antara kedua naga dengan elemen yang berbeda terjadi. Huang Yi berdiri diatas gedung dengan menjaga jarak dari tempat pertarungan mereka. Tatapannya masih terfokus kepada keduanya. Dia siap memberikan instruksi kepada An Ling kapan saja dia melihat Raja Shao Wang lengah


Kedua naga itu memiliki kecepatan yang sama. Mereka saling bertabrakan di udara, yang membuat tekanan yang sangat besar dan juga kilatan-kilatan cahaya terlihat di langit


Kedua naga itu akhirnya saling melilit satu sama lain. Cakar mereka yang tajam saling ditusukkan kebagian tubuh pihak lawan. An Ling dan Raja Shao Wang dibuat saling bertatapan oleh kedua naga


Raja Shao Wang melihat tatapan An Ling masih terlihat serius tapi sangat tenang. Dia menggertakan giginya, "Bocah!!, Jangan harap kau akan hidup setelah ini!!." Dia mengutuk An Ling


An Ling berkata dengan tenang, "Kita lihat, siapa yang akan dijemput oleh ajal hari ini!!."


Mereka mengendalikan naga mereka untuk menjaga jarak satu sama lain. Kedua naga itu saling berputar di udara hingga jarak mereka sedikit terpaut jauh


Raja Shao Wang menatap An Ling dan naganya dengan tatapan membunuh. Dia mengangkat Pedang Bara. Sontak Naga Api segera membuka mulutnya sangat lebar. Sehingga, energi api memusat tepat di tengah-tengahnya


Begitu juga dengan An Ling. Dia mengangkat Trisula Emas tinggi-tinggi agar Naga Air melakukan gerakan yang sama dengan Naga Api


Kedua energi dengan elemen yang berbeda telah memusat di tengah-tengah mulut kedua naga


Raja Shao Wang berteriak dengan sangat keras, "Matilah kau!!." Naga Api dengan cepat menembakkan energi api yang sangat kuat tepat kearah An Ling

__ADS_1


Dengan cepat An Ling juga mengendalikan Naga Air untuk segera menembakkan seluruh energi yang sudah terkumpul di mulut sang naga


Dua busah kilatan cahaya yang sangat terang dengan cahaya yang berbeda saling bertabrakan satu sama lain


__ADS_2