
"itu...!" Ratu Jie Han sangat bingung akan menjawab pertanyaan yang keluar dari mulut Gue Jin Tong. walaupun dia sudah tahu bahwa An Ling lah yang akan menang, akan tetapi keputusan tetap berada di tangan An Ling
"tidak bisa!" An Ling dengan sangat tegas menolak permintaan dari Gue Jin Tong. bukan karena dia takut akan kekalahan akan tetapi, dia merasa sangat marah karena Gue Jin Tong menyamakan Jie Yu dengan sebuah barang
"hahaha sepertinya kau sangat takut! tidak apa aku paham dengan keadaan mu sekarang. maka dari itu, lebih baik kau langsung menyerah kalah saja sekarang!" Gue Jin Tong sangat puas ketika melihat An Ling tengah emosi dan juga menyuruh An Ling agar menyerah sekarang juga
"cihh...! kau pikir aku akan kalah dengan seorang gigolo sepertimu?" An Ling mencoba menahan emosinya agar tidak membuat keributan di dalam ruangan singgasana ratu
An Ling yang bisanya tenang ketika menghadapi masalah seketika berubah menjadi sangat tegas ketika mendengar ucapan yang membuat harga diri dari orang yang dicintainya itu turun
"cihh dasar sampah tidak berguna! beraninya kau menyebutku dengan gigolo!!" Gue Jin Tong sangat kesal sebab An Ling menyebut dirinya sebagai gigolo
"kau pikir aku akan mempertaruhkan harga diri Jie Yu seperti sebuah barang?" An Ling pun menjelaskan alasan kenapa dia tidak mau menerima taruhan itu
Ratu Jie Han tercengang ketika mendengar ucapan dari An Ling seakan kata kata yang sama pernah dia dengar sebelumnya
Ratu Jie Han akhirnya teringat jika di masa lalu Xiao Han pernah mengatakan hal yang sama seperti apa yang telah An Ling katakan ketika memperjuangkan hati seorang Ling Yu
"Xiao Han..., ternyata kau memiliki anak yang sama persis dengan mu!" Ratu Jie Han sangat terharu setelah mendengar ucapan yang keluar dari mulut An Ling. ternyata memilih An Ling sebagai menantunya adalah keputusan yang sangat tepat. air mata pun sedikit menetes dari kedua mata Ratu Jie Han
Ratu Jie Han mencolok lebih tenang lagi dan segera menyampaikan pendapatnya
"diamlah semuanya! memang benar apa yang telah dikatakan oleh An Ling! Putriku Jie Yu mempunyai harga diri yang tinggi sebagai seorang Putri. mulai dari detik ini, jangan pernah samakan dia dengan sebuah barang!" Ratu Jie Han pun menegaskan kepada semua orang yang ada di sana jika Jie Yu mempunyai harga diri yang tinggi sebagai seorang Putri
keluarga Gue terutama Gue Jin Tong merasa sangat takut dengan perkataan Ratu Jie Han barusan. dia sangat tidak menyangka jika Ratu Jie Han akan berpikir seperti itu. nyalinya sekarang bahkan mengkerut
tidak ada seorangpun yang berani bicara ketika Ratu Jie Han sedang berbicara. semuanya hanya terdiam dan mendengarkan dengan cermat, sebab aura yang dikeluarkan oleh Ratu Jie Han sangat mengerikan ketika sedang serius
Ratu Jie Han sedikit menghela nafas dan mulai melanjutkan perkataannya
__ADS_1
"sudah diputuskan bahwa duel antara kalian dilangsungkan besok pagi di alun alun kota! NO DEBAT'Z!" ucap Ratu Jie Han dengan sangat tegas hingga membuat semua orang menundukkan kepala mereka
"karena semuanya telah selesai, kalian semua boleh pergi sekarang!" sambungnya. Ratu Jie Han langsung menyuruh semua orang untuk segera meninggalkan ruangan singgasana Ratu sekarang juga
semua orang pun meninggalkan ruangan singgasana ratu dengan disiplin tanpa membuat keributan sama sekali. karena mereka tahu, Ratu Jie Han bisa saja marah
"An Ling! tunggu sebentar!" sebelum An Ling meninggalkan ruangan singgasananya, Ratu Jie Han segera memanggilnya untuk tinggal sebentar membicarakan sesuatu
An Ling pun membalikkan badannya dan berhak menghampiri sang Ratu yang masih duduk di singgasananya
"ada perlu apa ibunda memanggilku?" An Ling segera membungkukkan badannya dan bertanya kepada sang Ratu perihal sudah memanggilnya
sebenarnya Ratu Jie Han pun juga bingung ingin mengatakan apa. akan tetapi hatinya masih ingat melihat wajah An Ling yang sangat mirip dengan Xiao Han lebih lama
"haishh..., Xiao Han..., seandainya ini adalah anak kita..." Ratu Jie Han hanya bisa berkata di dalam hatinya saja. sebab dia takut membuat An Ling tersinggung
mendengar An Ling memanggilnya, Ratu Jie Han langsung tersadar dari lamunannya
"ahhh iya maafkan aku!" Ratu Jie Han meminta maaf karena dia tidak sadar jika dirinya sampai melamun memikirkan masa lalunya
"Ibunda..., sebenarnya apa hubungan anda dengan ayahku?" An Ling pun mulai melontarkan pertanyaan kepada Ratu Jie Han. dia juga berharap bisa mendapatkan informasi mengenai identitas ayahnya yang sebenarnya
Ratu Jie Han pun menceritakan kepada An Ling tentang masa silamnya secara jujur dan terus terang
***
awal cerita dimulai ketika Ratu Jie Han tengah berlatih di dalam hutan. kala itu usianya masih dua puluhan tahun dan masih berada di ranah langit level sembilan. dia tengah dilanda kebingungan sebab dirinya tengah terjebak di ranah itu
ketiga hendak melanjutkan perjalanan, dia dikejutkan dengan teriakan seorang laki laki dari kejauhan
__ADS_1
"uwaaaa...! kenapa kalian mengejar ku! apakah aku terlalu tampan di mata kalian?!" teriakkan seseorang yang terdengar semakin mendekati Jie Han
teriakkan itu tidak lain adalah Xiao Han yang tengah dikejar oleh kawanan Hyena Iblis
Xiao Han tidak sengaja berpapasan dengan Jie Han yang baru saja hendak meninggalkan tempat peristirahatannya
"ehh hai..." Xiao Han dengan sangat percaya dirinya berlari melalui Jie Han yang tengah berdiri terdiam sambil melambaikan tangannya dan tersenyum sangat cool
Jie Han sedikit jijik dengan tatapannya itu. dan sangat kebingungan kenapa dia berlari sambil berteriak seperti itu. dia berpikir jika pria itu tengah dikejar kejar oleh wanita sewaannya karena tidak membayarnya semalam
bagaimanamanapun juga wajah Xiao Han waktu itu masih terlihat sangat cabul beda jauh dengan An Ling yang sudah terlihat dewasa di umurnya yang baru saja meranjak menjadi remaja
Jie Han belum menyadari jika ada kawanan Hyena Iblis yang tengah mendekat di belakang Xiao Han
"larilah jika kau masih ingin hidup! sampai jumpa!" Xiao Han mengatakan sampai jumpa kepada Jie Han yang masih terdiam di tempat semulanya
Jie Han masih belum menyadari jika Xiao Han tengah dikejar oleh kawanan Hyena Iblis bahkan setelah Xiao Han memberitahunya untuk segera lari
roarrrrrrrr...! gruduk...! gruduk...!
sekumpulan Hyena Iblis berlari sangat kencang sambil mengaum
Jie Han sangat terkejut setelah mengetahuinya. tanpa pikir panjang, dia langsung berlari dengan sangat cepat menyusul Xiao Han yang sudah jauh meninggalkannya
"uwaaaa...! kenapa kau tidak bilang!" Jie Han juga berlari sambil berteriak menyusul Xiao Han bahkan menyalipnya
Xiao Han sangat terkejut, ternyata wanita itu bisa berlari lebih cepat darinya. Xiao Han pun tidak ingin kalah dan mempercepat langkah kakinya
tanpa sadar mereka malah saling salip menyalip. mereka terlihat seperti seseorang yang sedang adu balap
__ADS_1