
"Tidak buruk!, " Xiao Chu setuju dengan saran Yu Nie, "Jika kultivasi kita meningkat, kita akan lebih mudah mengalahkan mereka!!, "
"Kalian tidak memikirkanku?, " Tatapan semua orang mengalih pada Zao Hua. Mereka teringat jika Zao Hua hanya memiliki satu jurus saja
"Benar juga, aku juga tidak memiliki pedang!!, " Tatapan semua beralih kepada Yu Nie
Semua orang menghela nafas dalam-dalam, ternyata mereka tidak memiliki persiapan sama sekali
"Begini saja, aku akan menemani Zao Hua untuk mencari jurus baru. Kalian bertiga bisa menemani Yu Nie untuk mencari pengrajin!!, " Ucap An Ling memberikan saran
An Ling segera memberikan taring ular yang mereka dapatkan di Pulau Tangan Dewa kepada Yu Nie
"Baiklah, besok kita akan berangkat pagi-pagi!!, " Teriak kapten Chu Leng
Pagi telah tiba, matahari sama sekali belum muncul dari arah timur. An Ling dan Zao Hua sudah berada di tengah-tengah pasar. Tujuan mereka adalah pergi ke balai lelang
"Pagi-pagi buta seperti ini, apa balai lelang sudah buka?, " Ucap Zao Hua masih mengantuk
An Ling menepuk bahu Zao Hua, "Bersemangatlah sedikit, bagaimana kau bisa menjadi kuat jika kau masih pemalas seperti ini?, "
"Baiklah-baiklah!!, "
Dari kejauhan, terlihat seorang laki-laki dengan wajah ramah berdiri di depan pintu masuk balai lelang. Laki-laki itu tersenyum kesetiap orang yang lewat didepannya
"Ahh, tuan An Ling. Apakah anda mau mencari sesuatu di balai lelang kami?, " Laki-laki itu menyapa ramah An Ling
"Apakah aku bisa bertemu dengan kepala paviliun?, " Tanya An Ling juga ramah
Laki-laki itu menganggukan kepalanya, "Tentu saja bisa!, ". Dia lali mengantar An Ling ke ruang kepala paviliun
"Permisi, tuan An Ling ingin bertemu dengan kepala paviliun!!, " Ucap laki-laki itu sambil mengetuk pintu
"Masuk!!, " Teriak seorang laki-laki dari dalam ruangan
Laki-laki itu segera membukakan pintu agar An Ling bisa masuk kedalam ruangan. Setelah itu, dia langsung menutupnya kembali setelah An Ling dan Zao Hua sudah berada didalam ruangan, "Saya permisi dulu!!, "
Didalam ruangan kepala paviliun, terlihat seorang laki-laki setengah baya sedang duduk di bangku yang berada didekat meja
__ADS_1
"Silahkan duduk, tuan muda!!, " Kepala paviliun itu segera mempersilahkan An Ling untuk duduk di bangku yang sudah disediakan didalam ruangan, "Sebelumnya, kami minta maaf karena tidak bisa menyambut kedatangan tuan muda!, "
An Ling melambaikan tangannya, "Tidak usah sungkan, aku kesini hanya untuk mencari sebuah gulungan jurus. Apakah kau mempunyai gulungan jurus yang cocok dengan elemen air?, "
Kepala paviliun menganggukkan kepalanya, "Tentu saja, disini menjual banyak sekali gulungan jurus. Aku akan memerintahkan pelayan untuk mengantar kalian!!, "
Kepala paviliun menepuk tangannya, seorang pelayan wanita masuk kedalam ruangan lalu memberikan hormat kepada kepala paviliun dan An Ling juga Zao Hua
"Antar tuan muda ke lantai atas!!, " Sang kepala paviliun segera menyuruh pelayanannya untuk mengantar An Ling dan Zao Hua
Pelayan wanita itu menganggukan kepalanya, "Baik, kepala paviliun, "
"Aku minta maaf karena tidak bisa mengantar tuan muda. Mohon tuan muda bermurah hati, " Ucap kepala paviliun
Pelayan wanita itu segera memandu An Ling dan Zao Hua menuju lantai atas
"Silahkan tuan muda melihat-lihat, " Ucap pelayan wanita itu dengan ramah
An Ling dan Zao Hua segera berjalan menyusuri ruangan
Sudah hampir setengah jam mereka menyusuri ruangan. Zao Hua sama sekali belum menemukan jurus yang cocok dengannya, "Haishh, semuanya sama sekali tidak cocok denganku. An Ling, kau menemukan sesuatu?, "
An Ling meneruskan mencari gulungan, dia melihat sebuah gulungan jurus yang berbeda dengan yang lainnya
Gulungan jurus tingkat menengah, JURUS GELOMBANG AIR
"Zao Hua, kemarilah!!, " Zao Hua segera berlari menemui An Ling, "Ada apa, kau menemukan sesuatu?, "
"Aku sudah menemukan jurus yang cocok untukmu!!, " An Ling segera memberikan gulungan jurus itu kepada Zao Hua
Mata Zao Hua berbinar, "Kau akan mengajariku bukan?, "
"Haishh, baiklah!!, " An Ling tidak bisa menolak permintaan Zao Hua yang satu itu sebab dirinya harus cepat-cepat menemukan Buah Murbai Membara
Zao Hua tersenyum lega. Setelah sekian lama akhirnya dia mempunyai seseorang yang mau mengajarinya
Mereka berdua segera pergi ke ruang pembayaran dan langsung pergi meninggalkan balai lelang
__ADS_1
"Kita akan kemana setelah ini?, " Tanya Zao Hua
An Ling berencana akan pergi ke tepi danau setelah mereka menemukan jurus baru dan berlatih jurus disana
"Lalu, bagaimana dengan yang lainnya?, " Zao Hua segera menanyakan teman-temannya yang masih berada di pandai besi
"Tenang saja, aku sudah memberitahu kapten Chu!!, " Jawab An Ling
Beberapa saat kemudian, Zao Hua sudah bersiap untuk mendengarkan arahan dari An Ling
"Kau hafal dulu gerakan yang ada di dalam gulungan!!, " Perintah An Ling. Zao Hua mulai menghafal gerakan-gerakan yang ada di dalam gulungan
Dua jam telah berlalu, Zao Hua yang sudah menghafal seluruh gerakan sedang mempraktekkannya. Di bawah bimbingan An Ling, Zao Hua dapat melakukan gerakan-gerakan yang ada didalam gulungan dengan sangat sempurna
"Maaf menunggu lama!!, " Ucap kapten Chu Leng dan teman-temannya yang lain dari belakang
An Ling yang tengah tiduran di atas batu langsung duduk lalu melirik mereka, "Kupikir akan butuh beberapa jam lagi?!, "
"Tidak, Yu Nie memberikan biaya dua kali lipat agar mereka menyelesaikannya dengan cepat!!, " Ucap kapten Chu Leng menjelaskan
"Baguslah!!, " An Ling memalingkan wajahnya lalu berdiri, "Kalian berkultivasilah disini, aku ada urusan sebentar!!, ". Kapten Chu Leng dan yang lainnya menganggukkan kepalanya
An Ling melesat menuju pulau terpencil. Dia berencana untuk memperbaiki Wilayah Api miliknya agar bisa menstabilkannya
"Sudah lama sekali aku tidak kesini, " Ucap An Ling santai. Setelah sekian lama, ternyata tempat ini masih sama saja
An Ling segera berlatih agar dia bisa benar-benar menguasai Jurus Wilayah Api
Blarrr!!, Blarrr!!, Blarrr...!!, Banyak sekali pepohonan yang terbakar akibat Jurus An Ling
"Ini sudah yang kesekian kalinya, kenapa aku masih belum bisa menguasainya?!, " Ucap An Ling kesal
Dia lalu berbaring ditanah, memandangi langit biru yang cerah
Dirinya dikejutkan dengan beberapa Pendekar Spirit yang tiba-tiba melesat dengan cepat diatas awan
An Ling segera berdiri dan mengejarnya dari belakang, melalui jalur bawah. Kecepatan terbang Pendekar Spirit yang ada didepannya tidak sebanding dengannya. Dia tetap menjaga jarak agar tidak ketahuan oleh mereka
__ADS_1
"Kemana mereka akan pergi?, " Batin An Ling sambil terus mengikuti mereka
Tujuh orang Pendekar Spirit, tiga diantaranya sudah berada dipuncak Ranah Surgawi, yang lainnya hanya Ranah Surgawi level dua