
"Kalian belum mengambil harta karun ini sama sekali?, " Tanya An Ling yang masih melihat banyak sekali tumpukan koin emas
Kapten Chu Leng menggelengkan kepalanya juga kedua telapak tangannya yang terbuka
"Sebelum kau datang, kami memutuskan untuk tidak mengambil harta ini sama sekali!!, " Ucap kapten Chu Leng menjelaskan
An Ling sedikit menganggukkan kepalanya. Dia sangat bersyukur, ternyata dia tidak salah memilih teman
"Baiklah, karena aku sudah datang, bagaimana jika kita segera menyelesaikan tugas kita?!, " Ucap An Ling
"Emm!!, " Semua orang menganggukkan kepalanya secara bersamaan. Mereka semua langsung memasukkan satu persatu koin emas kedalam cincin penyimpanan masing-masing, kecuali An Ling
Sama seperti sebelumnya, An Ling tidak menginginkan koin emas sama sekali. Yang dia cari adalah patung kepala naga yang menyimpan harta karun yang sebenarnya
Di ujung ruangan rahasia, dipatung kepala naga. An Ling menemukan tanaman herbal langka, yang sangat dia butuhkan untuk membuat Pil YinYang
Hatinya menjadi semakin senang. Satu tanaman herbal lagi berhasil dia temukan dan sekarang tinggal bahan terakhir yang harus dia cari dan segera menikahi Jie Yu
An Ling mengulurkan tangannya kedalam mulut patung kepala naga, mengambil tanaman herbal itu dan mengamatinya sejenak
Daun Bara Api, salah satu tanaman herbal yang An Ling butuhkan untuk membuat Pil YinYang
"Bagus, dengan ini, tinggal satu bahan lagi dan aku akan menikah. Buwahaha!!!, " Ucap An Ling diikuti tawa jahatnya
Teman-temannya yang mendengar An Ling tertawa langsung mengalihkan pandangan mereka kepada An Ling
"Kenapa dia?!, " Tanya Xiao Chu dengan ekspresi keheranan
"Sepertinya pertarungan tadi membuat otaknya bergeser?!, " Jawab Yu Nie
"Sudahlah, lebih baik kita lanjutkan pekerjaan kita!!, " Sahut kapten Chu Leng
Semua orang lalu melanjutkan pekerjaan mereka yang tidak lain dan tidak bukan adalah memasukkan koin emas kedalam cincin penyimpanan masing-masing
Beberapa saat kemudian, semua koin emas telah masuk kedalam cincin penyimpanan mereka semua
Yu Nie yang baru pertama kali menjadi orang kaya langsung membayangkan hal-hal yang dia inginkan setelah mereka sampai dirumah
__ADS_1
Zao Hua masih membulatkan tekad untuk mencari pujaan hatinya
Kapten Chu Leng dan Xiao Chu ingin segera pergi ke bar untuk meminum wine sampai mereka puas
Sedangkan An Ling, tentu saja dia masih harus menyelesaikan urusannya dengan Jie Yu yang pastinya akan sangat marah terhadapnya. Selain itu, dia harus mencari informasi tentang semua Spirit Weapon miliknya yang saling beresonansi
Tujuan pertama An Ling setelah sampai di kerajaan Dewa Air adalah, Perpustakaan Istana
"Emm, kemana perginya kabut ilusi itu?, " Tanya Zao Hua keheranan
An Ling teringat jika dirinya belum menjelaskan keadaan sebenarnya pulau ini. Dia lalu menjelaskan jika kabut ilusi sebenarnya disebabkan oleh Rubah Bulan Sabit
Zao Hua mengangguk, "Lalu kemana perginya hewan itu?, "
"Hewan itu sudah tidak ada disini!!, " An Ling menjelaskan namun tidak detail agar tidak membuat teman-temannya curiga
"Baguslah!!, " Zao Hua mengangguk. Dia sangat percaya dengan penjelasan An Ling
Perjalanan pulang yang sangat mulus. Tak ada mara bahaya yang mereka temui, bahkan setelah mereka sampai di Kerajaan Dewa Air
"Hoammm, perjalanan yang sangat melelahkan!!, " Zao Hua menggeliat ketika berjalan meninggalkan kapal bersama kru kapalnya
Seketika kedua mata Zao Hua berbinar. Dia teringat akan gadis cantik yang telah dibicarakan oleh kapten Chu Leng kepadanya
"Ide bagus!!, " Zao Hua dengan penuh semangat berlari menuju bar meninggalkan teman-temannya
Kapten Chu Leng menepuk kepalanya melihat tingkah Zao Hua, "Haishh, dasar bocah mesum. Kalian mau ikut?, " Tak lupa, kapten Chu Leng juga mengajak semua orang untuk pergi ke bar
"Tentu saja!!, " Ucap Xiao Chu dan Yu Nie bersamaan
"Kalian duluan saja. Aku masih ada urusan!!, " An Ling melambaikan tangannya dan langsung meninggalkan teman-temannya
"Orang cinta memang berbeda!!, " Ucap Xiao Chu
"Sudahlah, lebih baik kita menyusul Zao Hua sebelum kita kehabisan gadis cantik!!, " Kapten Chu Leng dan Xiao Chu segera pergi meninggalkan pelabuhan
Melihat tingkah teman-temannya, Yu Nie hanya bisa menepuk keningnya, "Dasar, ternyata semua temanku orang mesum!!, " Dia lalu berjalan mengikuti kapten Chu Leng dan Xiao Chu yang sudah berjalan agak jauh didepannya
__ADS_1
Di istana kerajaan, entah kenapa Jie Yu merasa jika An Ling akan segera pulang. Dia menunggu di kamarnya sambil melihat-lihat pemandangan kota dari balik jendela kamarnya
Sosok pria yang dia tunggu-tunggu tengah berjalan ditengah keramaian kota. Seketika matanya langsung berbinar. Jie Yu segera lari untuk segera menemuinya
"An Ling!!, " Teriak Jie Yu kegirangan. Dia langsung memeluk An Ling di gerbang istana. Air matanya juga tak berhenti menetes
An Ling membelai rambut panjang Jie Yu dengan tulus. Dia tidak menyangka jika Jie Yu sama sekali tidak langsung marah kepadanya
"Kau tidak marah?, " Tanya An Ling
Jie Yu segera melepaskan pelukannya. Terlihat senyum manis di wajahnya. Dia lalu menggelengkan kepalanya
"Syukurlah..., " Melihat Jie Yu yang menggelengkan kepalanya, An Ling segera menghembuskan nafas lega. Dia sangat bersyukur karena masalah ini tidak berlangsung lama
"Jie Yu, ada sesuatu yang harus aku cari di perpustakaan!!, " Ucap An Ling
Jie Yu mengerutkan keningnya, "Memangnya apa itu?, "
An Ling tidak bisa menjelaskan panjang lebar. Dia hanya bisa memberitahunya jika dia sedang mencari catatan sejarah Dewa Air
An Ling lalu meminta ijin untuk pergi ke perpustakaan istana. "Aku ikut!!, " Jie Yu meminta An Ling agar dirinya menemaninya di perpustakaan
"Baiklah!!, " An Ling menganggukkan kepalanya. Mereka berdua segera berjalan menuju perpustakaan
Satu jam sudah mereka habiskan untuk menyusuri perpustakaan yang sangat besar itu. An Ling sama sekali belum menemukan catatan sejarah
"Sebenarnya catatan seperti apa yang kau cari?, " Jie Yu segera bertanya kepada An Ling sebab sudah satu jam lamanya An Ling sama sekali belum menemukan catatan yang dicarinya
"Catatan Spirit Weapon suci Benua Air, apa kau tahu?, " Ucap An Ling memberitahu
Jie Yu mengerutkan keningnya, "Kenapa tidak bilang dari tadi!!, " Jie Yu merasa kesal karena satu jam ini mereka hanya membuang-buang waktu saja
"Kesini!, " Jie Yu menarik tangan An Ling lalu membawanya ke lantai dua. "Semua catatan informasi tentang Spirit Weapon yang ada di Benua Air ada di lantai ini!!, " Ucap Jie Yu menjelaskan
"Untuk catatan Spirit Weapon suci, ada di paling ujung di lantai ini, jika belum dipindahkan!!, "
Klutak!!, Tiba-tiba saja ada sebuah buku yang terjatuh dengan sendirinya. An Ling segera mengambil buku itu
__ADS_1
"Buku ini terlihat sangat usang!!, " Setelah puas mengamati sampul buku An Ling segera membuka buku tersebut