Balas Dendam Dewa Iblis

Balas Dendam Dewa Iblis
Episode 76


__ADS_3

Tak terasa, perjalanan An Ling dan teman-temannya sudah memakan waktu satu minggu


Selama itu mereka tidak menjumpai mara bahaya sama sekali. Akan tetapi tidak untuk An Ling. Selama seminggu penuh ini An Ling membersihkan setiap bagian kapal setiap harinya


Di siang hari yang cerah ini, dirinya sedang mengepel lantai kabin dengan wajah yang cemberut


An Ling menghela nafas lalu dengan lirih dia bergumam, "Akhirnya hampir selesai hari ini!!, "


Belum selesai An Ling memeras kain pel, Zao Hua tiba-tiba saja berteriak dengan sangat keras dari dalam belakang, "An Ling....!!!, "


Semangkuk sup yang telah dibuatnya terjatuh di lantai kabin yang baru di pel oleh An Ling. Mangkuk yang terbuat dari kayu itu menggelinding mengelilingi An Ling


Seketika wajah An Ling berubah drastis. Lantai yang baru dibersihkannya dibuat kotor kembali oleh kecerobohan Zao Hua


"Za, Zao Hua...!!, " An Ling mengepalkan tangannya. Seharian dia membersihkan kabin, hanya dengan kecerobohan Zao Hua, lantai yang mengkilap itu berubah menjadi genangan sup hangat


Aksi kejar-kejaran terjadi antara An Ling dan Zao Hua. Seketika kapal mereka menjadi sangat kacau


Zao Hua berlari menuju dapur. Disana ada Yu Nie yang tengah menyiapkan makan siang untuk semua orang


Zao Hua terus berlari hingga Yu Nie tidak sengaja membalikkan badannya. Wajah Zao Hua segera memasuki sela-sela gunung kembar yang sangat kenyal


Beruntungnya An Ling karena dia menghentikan langkahnya sebelum dia ikut mendaki gunung


Dengan wajah cengar-cengir An Ling berlari meninggalkan mereka berdua sambil berteriak, "Zao Hua, selamat bersenang-senang!!, "


Dengan perlahan Zao Hua berjalan mundur sambil sedikit melirik wajah Yu Nie


Keningnya dipenuhi keringat dingin setelah melihat raut wajah Yu Nie yang seperti monster, "Yu, Yu Nie. Sepertinya aku masih harus membantu An Ling!!, "


Tanpa menghiraukan ucapan Zao Hua, Yu Nie langsung memberikannya puluhan kali pukulan hingga wajah Zao Hua dipenuhi dengan benjolan merah yang sangat besar

__ADS_1


Yu Nie juga menghukum Zao Hua untuk menyiapkan makan siang selama satu minggu untuk menebus kesalahannya


Zao Hua tidak bisa berbuat apa-apa ketika berhadapan dengan ratu iblis. Yu Nie tidak seperti wanita pada umumnya. Sejak kecil dia adalah gadis tomboi karena kurangnya kasih sayang dari orang tuanya


Senja hari, Zao Hua tengah menjalankan hukuman yang diberikan oleh An Ling untuk mengepel lantai kabin. Dia mengelap keringat yang ada di keningnya sambil mengeluh, "Sial sekali aku hari ini. Kuharap tidak ada kesialan lagi yang datang kepadaku dikemudian hari!!, "


Kala itu An Ling tengah berdiri diujung kepala kapal sambil memandangi samudera. Dia bergumam, "Kenapa aku merasa aneh dengan situasi saat ini!!, "


Entah apa yang membuat An Ling khawatir, tidak ada seorangpun yang tahu. Akan tetapi, Dewa langsung memberikannya sebuah jawaban


Kabut tebal menutupi pandangan mereka semua. An Ling segera berlari menuju kabin kapal sambil berteriak, "Semuanya, cepat berkumpul!!, "


Dengan cepat semua orang berkumpul ketempat An Ling berteriak


Seorang Bajak Laut melompat ke kapal mereka dengan tawa jahatnya, "Sepertinya kita pernah bertemu sebelumnya!!, "


Walaupun sudah pernah dikalahkan oleh An Ling, ketua Bajak Laut itu sama sekali tidak merasa ketakutan setelah bertemu dengannya lagi. Entah senjata rahasia apa yang berhasil dia dapatkan setelah berminggu-minggu lamanya


An Ling berkata dengan dingin, "Cihh, sepertinya kau memang sudah bosan hidup?!, "


An Ling mengerti situasinya, jika seseorang yang pernah dia kalahkan datang untuk membalas dendam, itu tandanya orang itu sudah memiliki persiapan yang memadai untuk melakukan aksinya


Ekspresi ketua Bajak Laut itu juga tidak terlihat adanya rasa takut sama sekali. Yang ada hanyalah senyuman menjijikkannya


"Yu Nie, awas!!, " Xiao Chu yang melihat sebuah pedang terbang kearah Yu Nie segera menangkisnya dengan jurus petirnya


Yu Nie menggertakan giginya, "Dasar bajak laut sialan. Sepertinya kalian memang sudah bosan hidup. Kita lihat sejauh apa kemampuan kalian kali ini. Kebetulan aku juga belum mencoba jurus baruku!!, "


Langkah Angin yang dikombinasikan dengan tebasan pedang ganda. Jurus khusus milik Yu Nie. Berhasil menebas puluhan pasukan bajak laut. Jurus itu diberi nama oleh Yu Nie, Angin Tajam


Dia menghentikan jurusnya ketika menyadari ada sesuatu yang aneh. Dirinya sama sekali tidak melihat mayat perompak yang sudah ditebasnya. Dia segera mendekati teman-temannya lalu berbisik kepada mereka, "Ada yang aneh dengan kabut ini!!, "

__ADS_1


Xiao Chu sedikit menyipitkan matanya, dia meminta penjelasan kepada Yu Nie, "Maksudmu kabut ini adalah kabut ilusi?, "


"Kalian lihat, mayat perompak yang baru saja kutebas semuanya menghilang!!, "


Semua orang tidak percaya dengan perkataan Yu Nie dia segera menyangkalnya, "Apa maksudmu, kau sama sekali tidak melihat mayat mereka. Jelas-jelas mereka masih tergeletak didepan!!, "


Yu Nie tersenyum dingin. Dugaannya ternyata tepat. Dengan Jurus Angin Tajamnya, dia menyerang ketua Bajak Laut secara brutal hingga membuat ketua Bajak Laut itu kewalahan


Semua serangan yang diluncurkan oleh Yu Nie hampir ditangkis olehnya. Akan tetapi, serangan terkahir Angin Tajam Yu Nie berhasil meninggalkan sebuah goresan di pipinya


Ketua Bajak Laut itu menggertakkan giginya. Dia berkata dengan dengan sangat marah, "Sialan, berani-beraninya kau melukaiku?!, "


Seketika kabut tebal yang menutupi pandangan mereka menghilang. Zao Hua sudah terduduk lemas dilantai. Kali ini tidak ada seorangpun yang pingsan


"Yu Nie, apa yang terjadi?, " Tanya Xiao Chu yang tidak paham dengan situasinya


Yu Nie segera menjelaskan kepada teman-temannya, "Kabut itu sebenarnya menyebabkan ilusi. Pasukan perompak yang kalian lihat dan kalahkan sebenarnya hanyalah ilusi semata. Ketua bajak laut yang kalian lihat juga sebenarnya hanyalah ilusi. Tubuhnya yang asli berada tidak jauh dari ilusinya!!, "


Menatap tajam ketua Bajak Laut yang masih menahan rasa sakit di pipinya


Ketua Bajak Laut menggertakan giginya. Dia sama sekali tidak percaya jika jurus andalannya dipatahkan oleh seorang gadis


An Ling sendiri bahkan tidak menyadari ilusi tersebut. Jurus ilusi merupakan salah satu jurus yang hanya bisa dilakukan oleh beberapa orang. Yu Nie salah satunya. Dia segera bertanya kepada Yu Nie, "Yu Nie, darimana kau menyadarinya?, "


"Pertama, sejak awal aku merasa ada yang aneh dengan kabut ini. Kedua, ketika aku mengalahkan pasukan perompak, aku sama sekali tidak menemukan mayat mereka. Lalu yang terakhir, aku teringat perkataanmu waktu pertama kali bertarung dengan mereka, "


Setelah semua orang pulih, saat penyerangan pasukan perompak yang pertama kali. Yu Nie pernah bertanya kepada An Ling, "Siapa yang membersihkan kapal kita?, "


Namun jawaban An Ling sangat diluar dugaannya, "Tidak ada, tidak ada yang harus dibersihkan?, "


Yu Nie mengkerutkan keningnya lalu berkata dalam hati, "Bagaimana bisa, bukankah semalam banyak sekali darah yang menempel dilantai?, "

__ADS_1


"Sekarang aku sudah paham situasinya. Bersujudlah sekarang juga atau aku akan memisahkan leher dan kepalamu dari tubuhmu!!, " Ucap Yu Nie tegas


Bukannya takut, ketua Bajak Laut itu malah tertawa jahat, "Di dunia ini, yang kuat menindas yang lemah. Buktikan jika kalian layak membuatku bersujud!!, "


__ADS_2