
An Ling terkejut dan langsung melompat menjauh bersembunyi di balik sofa
mereka sangat lega karena kejadian yang mereka alami di masa lalu tidak terulang lagi. akhirnya mereka pun bisa tenang sekarang
di samping itu An Ling yang merasa sangat terkejut masih bersembunyi di balik sofa seperti seekor anak kucing yang tengah dikejar oleh sekumpulan anjing dan bersembunyi do gorong gorong
teman temannya yang melihat tingkah An Ling itu sangat terkejut. ternyata An Ling bisa ketakutan ketika mendengar teriakkan dari Yu Nie yang sangat menakutkan
mereka semua pun tertawa terbahak bahak tapi tidak dengan Yu Nie. entah kenapa Yu Nie terlihat sedang tidak senang. Yu Nie terlihat sedang menahan amarahnya yang sudah mencapai puncaknya
akan tetapi, teman temannya masih saja tertawa terbahak bahak. hal itu membuat Yu Nie semakin geram. dia sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi
tubuhnya kini sangat berapi api. aura yang keluar dari tubuhnya pun berubah dari aura yang lemah lembut berubah menjadi aura membunuh
setelah aura Yu Nie yang berubah menjadi menyeramkan itu, akhirnya kapten Chu Leng, Zao Hua dan Xiao Chu akhirnya menyadari ada kejanggalan diantara mereka. dan langsung terdiam seketika. tubuh mereka bergetar, keringat pun mulai bercucuran wajah mereka terlihat cengar cengir
Yu Nie dengan tubuh yang berapi apinya mulai membalikkan badannya. tatapannya menjadi tatapan membunuh yang sangat menakutkan
"hehehe..., sepertinya aku sangat menakutkan bukan!" ucapan Yu Nie yang semula sangat halus dan lembut tiba tiba saja berubah menjadi sangat menakutkan
"ahahaha tidak tidak kami hanya bercanda... benarkan kapten, Xiao Chu!" Zao Hua berusaha menjelaskan kepada Yu Nie agar Yu Nie memaafkan mereka
"i..., iya benar benar!" ucap Xiao Chu dan kapten Chu Leng bersamaan
akan tetapi, tatapan Yu Nie malah terlihat semakin dingin. sepertinya dia tidak mau mendengar penjelasan dari mereka sama sekali
"hehehe..., baiklah sepertinya makan malam kalian hari ini akan menyenangkan!" dengan ucapan yang sangat dinginnya itu, Yu Nie mengatakan kepada ketiga orang temannya itu jika makan malam mereka hari ini akan lebih menyenangkan dari hari hari sebelumnya
"tidak... tidak..., ampun... kumohon ampunilah kami..." mereka bertiga pun bersujud kepada Yu Nie agar Yu Nie segera memaafkan mereka
__ADS_1
akan tetapi Yu Nie tidak mempedulikan mereka. dia malah meninggalkan mereka dan berjalan mendekat ke sofa lalu duduk di sana dengan kaki yang tertumpuk
ternyata An Ling telah memperhatikan mereka dari tadi. terlihat wajah liciknya yang tengah dia pasang. An Ling juga sedikit tertawa ketika melihat teman temannya sedang dihukum oleh Yu Nie
"kapten, aku ada rencana...!" Zao Hua pun membisikkan rencananya kepada kapten Chu Leng dan Xiao Chu
tak lama kemudian Xiao Chu pun datang dengan membawakan secangkir teh hangat yang dibuat khusus oleh Zao Hua lalu memberikannya kepada Yu Nie
dari sebelah kiri, kapten Chu Leng memberikan sepiring penuh keripik kentang rasa balado kesukaan Yu Nie dan langsung menyuguhkannya kepada Yu Nie
"silahkan yang mulia..." ucap kapten Chu Leng dan Xiao Chu bersamaan. mereka berdua sudah seperti seorang pelayan yang tengah melayani ratu
Yu Nie tidak bisa menahan dirinya ketika melihat keripik kentang balado. seketika sepiring penuh keripik kentang balado itu habis dimakannya. tidak lupa dia juga menghabiskan secangkir teh hangat yang sudah di bawakan oleh Xiao Chu
"huhhh..., baiklah baiklah aku memaafkan kalian!" Yu Nie akhirnya memaafkan ketiga orang temannya
kapten Chu Leng, Zao Hua dan Xiao Chu sangat terharu dengan ucapan dari Yu Nie yang sudah memaafkan mereka
"ehek, ehemmm..., bagaimana denganmu An Ling?" kapten Chu Leng mencoba meminta penjelasan kepada An Ling sebab An Ling lah sebenarnya yang menghambat mereka untuk pergi
"haishh..., sepertinya kita akan berangkat beberapa minggu lagi!" An Ling pun mengatakan jika mereka baru bisa berangkat setelah beberapa minggu ke depan
"hahhh? kenapa lama sekali?!" Zao Hua terkejut dengan apa yang baru saja dikatakan oleh An Ling. ternyata An Ling masih sangat sibuk. jika itu bukan perintah dari Yang mulia Ratu, mungkin An Ling masih bisa menunda kesibukannya itu
"haishh..., sebentar lagi aku akan bertarung melawan Gue Jin Tong dan juga..., ujian dari Ratu sangat sulit kau tahu?" An Ling pun menjelaskan tentang kesibukannya itu
yang memakan waktu sangat lama adalah membuat pil Yin Yang sesuai apa yang telah diperintahkan oleh Ratu. disamping An Ling yang belum pernah sekalipun membuat bahkan melihat pil tersebut, bahan bahan yang harus dikumpulkan pun sangat susah untuk ditemukan
mereka berlima tidak bisa apapun sebab itu adalah keputusan Yang mulia Ratu. mereka hanya bisa mengkerutkan keningnya dan menghela nafas dalam dalam
__ADS_1
"baiklah aku akan menanyakan kepada Ratu tentang pertarungan ku!" An Ling pun meminta ijin pamit kepada teman temannya dan segera meninggalkan mereka
An Ling pun berjalan meninggalkan mereka dan bergegas untuk pergi ke istana kerajaan
tak lama kemudian An Ling telah sampai di istana kerajaan tepatnya di ruangan singgasana ratu
dia sangat terkejut karena disana sudah ada Gue Jin Tong beserta keluarga besarnya. mereka terlihat tengah mendiskusikan sesuatu. kemungkinan besar adalah, mereka tengah mendiskusikan tentang pertarungan An Ling dan Gue Jin Tong
"ada apa i_, yang mulia memanggilku?" An Ling berpura pura bertanya kepada Ratu Jie Han agar tidak menimbulkan rasa curiga terhadap keluarga Gue
"cihh...! besar juga nyalimu!" Gue Jin Tong mencoba memprovokasi An Ling
akan tetapi An Ling tidak menggubrisnya sama sekali. dia masih menunggu jawaban dari Ratu Jie Han
"terimakasih karena kau sudah datang kemari! lebih baik kita segera mendiskusikan tentang pertarungan kalian!" Ratu Jie Han langsung memerintahkan agar mereka semua mendiskusikan tentang pertarungan antara An Ling dan Gue Jin Tong
"aku ingin secepatnya..., Yang mulia!" An Ling pun mengatakan jika dirinya ingin secepatnya mengalahkan Gue Jin Tong agar masalah yang dia hadapi berkurang satu
"sepertinya keberanianmu cukup besar juga! dan juga, sepertinya kau sudah siap untuk kalah!" lagi lagi Gue Jin Tong memprovokasi An Ling dan lagi lagi An Ling tidak memperdulikan ucapan dari Gue Jin Tong
Gue Jin Tong sangat geram dengan tingkah An Ling yang seperti itu. akan tetapi dirinya sekarang masih berada di ruangan singgasana ratu jika dia berbuat keributan, mungkin Ratu bisa membunuhnya begitu saja
"bagaimana kepala keluarga Gue? apakah kau setuju untuk menyegerakan duel antara mereka?" Ratu Jie Han menanyakan pendapat dari kepala keluarga Gue, Gue Lun, pendekar spirit yang berada di ranah surgawi level satu
"tentu saja itu ide yang bagus, Yang mulia!" Gue Lun sangat setuju jika duel antara An Ling dan Gue Jin Tong dilakukan secepatnya. itu semua agar An Ling tidak sempat mempersiapkan dirinya. itulah yang sedang dipikirkan oleh Gue Lun
"baiklah karena kedua belah pihak sudah setuju, maka aku putuskan pertarungan kalian akan dimulai besok pagi di alun alun kota. aku akan menyuruh pihak kerajaan untuk membuat panggung arena kalian!" Ratu Jie Han pun mengumumkan jika duel antara An Ling dan Gue Jin Tong akan diselenggarakan besok pagi di alun alun kota yang pastinya akan ada banyak sekali orang yang akan menonton
bagi penduduk kerajaan, Gue Jin Tong adalah pemuda terhebat yang pernah mereka temui di dalam kehidupan mereka. akan tetapi mereka masih belum mengetahui identitas An Ling yang sebenarnya
__ADS_1
"tunggu! bagaimana jika pemenangnya berhak menikahi Putri Jie Yu?" Gue Jin Tong tanpa segan segan mengatakan jika pemenang dari duel ini berhak menikahi Putri Jie Yu sebab dirinya sudah sangat percaya diri jika bisa menang melawan An Ling dengan sangat mudah