
Tak terasa hari sudah malam, An Ling yang pingsan tak kunjung bangun juga
"ternyata kau sangat menggemaskan ketika tidur!" Ucap Jie Yu sangat lirih sambil memandangi wajah An Ling yang tengah tertidur di pangkuannya
"Ahhh tidak tidak apa yang kau pikirkan!!" Wajah Jie Yu pun terlihat memerah karena merasa malu dengan tingkahnya sendiri
Jie Yu pun bersandar di pohon, menghadap ke atas, memandangi langit yang dipenuhi dengan bintang bintang. Tak lama kemudian, Jie Yu tertidur pulas duduk bersandar di bawah pohon
Matahari telah memancarkan sinarnya, Jie Yu terbangun dari tidurnya yang sangat pulas
"Kau sudah bangun, Putri tidur?!" Canda An Ling kepada Jie Yu yang tengah membuka matanya dengan perlahan
"Ehhh..!?" Jie Yu sedikit bingung karena baru saja bangun dari tidurnya. Dia terkejut karena sedang tidur di pangkuan An Ling
"Plakkkk!!!" Suara tamparan yang sangat keras hingga membuat binatang binatang kecil yang ada di sekitar mereka lari ketakutan
"A.. aduh!!" An Ling merengek kesakitan akibat tamparan yang sangat dahsyat dari Jie Yu
"Ka... Kau...! Apa yang kau lakukan kepadaku semalam!" Tanya Jie Yu sedikit malu kepada An Ling
An Ling lalu menjelaskan kepada Jie Yu tentang sebenarnya yang terjadi
Singkat cerita, An Ling terbangun di tengah malam dan melihat Jie Yu yang tertidur duduk bersandar dengan pohon. An Ling juga terkejut ketika mengetahui dirinya tertidur di pangkuan Jie Yu. An Ling segera bangun namun dia tidak tega membangunkan Jie Yu yang tengah tertidur pulas. Dia lalu menidurkan Jie Yu di pahanya
Jie Yu yang telah menampar An Ling pun merasa tidak enak dengannya lalu mengusap usap pipinya sambil meminta maaf
Mereka berdua pun segera pulang ke kerajaan karena sudah satu hari tidak pulang
Mereka berdua berpisah di alun alun kota sambil melambaikan tangan. An Ling berjalan pulang menuju penginapannya untuk segera memberitahukan kepada teman temannya jika dirinya sudah menyelesaikan tugasnya
__ADS_1
Akan tetapi, An Ling sedikit terkejut karena tidak menemukan teman temannya di dalam penginapan. An Ling mencari ke seluruh ruangan namun tidak ada seorangpun. Dia pun pergi dari penginapan menuju ke bar yang biasa teman temannya datangi
Suasana kota kerajaan juga sangat sepi tak seperti biasanya. Tidak ada satu orang pun yang berjalan bahkan berdiri di kota kerajaan
Semua toko tutup, bahkan bar yang biasa mereka datangi juga tutup. An Ling sangat kebingungan dengan kejadian kali ini. Dia lalu berlari menuju istana melewati jalan yang dilalui oleh Jie Yu
An Ling sangat terkejut karena semua orang berkumpul di pemakaman yang letaknya tidak jauh dari istana kerajaan
An Ling melihat kapten Chu Leng dan yang lainnya tengah berdiri di tengah tengah keramaian dan langsung menghampiri mereka
"Ada apa ini. Siapa yang meninggal dunia!?" Tanya An Ling kepada teman temannya
"Pangeran kedua Jie Wu telah wafat. Jasadnya ditemukan di dalam hutan sudah membusuk. Diperkirakan sudah meninggal beberapa hari yang lalu. Dan kau menjadi salah satu tersangka karena kau sering keluar masuk hutan" ucap kapten Chu Leng menjelaskan kepada An Ling
"Ahhh bagaimana bisa aku membunuh pangeran Jie Wu!?" Ucap An Ling berpura pura tidak tahu apa yang terjadi
"Aku juga tidak tahu tapi... Ratu ingin kau menemuinya secara langsung setelah ini!!" Ucap kapten Chu Leng
Beberapa menit setelah proses pemakaman selesai, An Ling mencoba untuk kabur dari tempat itu namun dia berhasil ditemukan oleh prajurit kerajaan dan dibawa masuk ke singgasana ratu
Ratu Jie Han menyuruh semua bawahannya untuk meninggalkan mereka berdua
"Namamu An Ling!?" Tanya ratu Jie Han dengan sangat dingin
"Benar ratu..." Ucap An Ling sambil memberi hormat kepada ratu Jie Han
An Ling merasa sangat ketakutan. Pakainya basah karena terkena keringat An Ling yang bercucuran
"Hahaha tidak usah terlalu sopan. Aku ingin berterima kasih kepadamu. Jie Wu sebenarnya adalah anak yang dititipkan oleh sekte cahaya agung kepada ku. Dengan terbunuhnya dia, benua air tidak akan berada di bawah kekuasaannya lagi!" Ucap ratu Jie Han
__ADS_1
"Benarkah??" An Ling pun merasa lega dengan apa yang telah dikatakan oleh ratu Jie Han kepadanya
An Ling pun memberi hormat dan meminta izin untuk pamit setelah ratu selesai berbicara
Akan tetapi, ratu yang dapat melihat kekuatan An Ling yang tersegel mengetahui jika dia adalah anak yang menghancurkan kota ruy tujuh tahun yang lalu. Ratu Jie Han juga mengetahui jika An Ling adalah anak dari Xiao Han yang merupakan orang yang dia cintai di masa lalu. Namun ratu tidak menjelaskan kepada An Ling sama sekali
"Ibunda!!" Teriak seseorang dari luar ruangan. Orang itu membuka pintu masuk ruangan secara paksa. Dia adalah Jie Yu
"Ibunda! An Ling selalu bersamaku ketika di hutan. Tidak mungkin jika dia yang telah membunuh adik Wu!" Ucap Jie Yu menjelaskan kepada ratu dengan sangat tegas
"Tenanglah tenanglah... Aku tidak apa apa!" Ucap An Ling menenangkan Jie Yu
Baru pertama kali ini bagi An Ling melihat Jie Yu yang biasanya sangat tenang dan lembut menjadi sangat kasar dan menakutkan
"Bagaimana mungkin aku bisa tenang jika kau akan dihukum oleh ibuku...!" Ucap Jie Yu
Ratu pun menjelaskan kepada Jie Yu namun bukan kejadian yang sesungguhnya. Ratu hanya mengatakan jika mereka berdua tengah membahas hubungan An Ling dan juga Jie Yu dan berkata jika mereka harus secepatnya menikah
Wajah Jie Yu pun memerah, dia langsung berjalan cepat meninggalkan mereka berdua dengan muka yang sedikit cemberut. Akan tetapi, Jie Yu tersenyum ketika sudah berjalan jauh meninggalkan ruangan
"Ehhh tunggu tunggu. Apa yang baru saja dikatakan oleh ratu..."
"Tentu saja aku serius!!" Ucap ratu Jie Han
"Tapi dengan satu syarat. Kultivasimu harus berada di atasku!!" Sambungnya
"Karena sudah mendapatkan restu... Aku siap ratu!" An Ling pun menyanggupi syarat yang diberikan oleh ratu kepadanya untuk melampaui kultivasi Ratu Jie Han yang berada di ranah surgawi level sembilan
An Ling pun meminta izin untuk pamit kepada ratu Jie Han. ratu Jie Han lalu menganggukkan kepalanya pertanda mengizinkan An Ling
__ADS_1
An Ling lalu berjalan pergi meninggalkan istana dan kembali ke penginapannya