
"apakah tuan ingin segera pergi?" Tanya serigala angin kepada An Ling
An Ling menganggukkan kepalanya dengan sangat dingin dan berjalan meninggalkan jurang abbys
"Tunggu sebentar tuanku.... Jika tuan berkeinginan untuk pergi izinkan bawahanmu ini agar ikut bersamamu.." ucap serigala angin
Serigala angin itu pun memberikan esensi spirit god beast miliknya kepada An Ling yang artinya serigala angin itu akan musnah dan menyisakan sebuah kristal yang mirip dengan kristal yang pernah berada di dahi An Ling
Itu artinya An Ling harus menyerap kekuatan jiwa yang diberikan oleh serigala angin kepadanya
An Ling pun menyerap esensi spirit god beast yang diberikan oleh serigala angin kepadanya
Tujuh tahun kemudian
Karena esensi yang dimiliki oleh serigala angin itu sangat kuat, membutuhkan tujuh tahun bagi An Ling untuk menyerap habis kekuatan itu dan kini kultivasi An Ling telah mencapai ranah surgawi mendekati kaisar spiritual
Dengan kekuatan yang dimiliki An Ling sekarang ini bahkan hanya bisa sepuluh persen membuka segel yang menyegel leluhur iblis
"Aku tidak menyangka segel yang ditinggalkan wanita ****** itu ternyata sangat kuat!?" Ucap An Ling
An Ling pun melesat dengan sangat cepat meninggalkan jurang abbys dan juga hutan spirit beast
Hai demi hari dilalui oleh An Ling dan kini dia telah sampai di benua yang terletak bersebelahan dengan benua tempat kelahirannya
Masyarakat di benua itu mempunyai adat yang berbeda yang baru pertama kali An Ling lihat
An Ling juga melihat patung dewa laut yang berbentuk seorang lelaki yang sedang memegang sebuah trisula di tangan kanannya
"Cihhh sekelompok orang orang bodoh!!" Ucap An Ling dengan sangat lirih
An Ling pun pergi ke sebuah bar untuk mencari informasi tentang benua tersebut
"Ini wine mu tuan silahkan..." Ucap seorang pelayan wanita yang bekerja di bar tersebut sambil menyuguhkan An Ling segelas wine
An Ling pun menanyakan apa yang ingin dia ketahui kepada pelayan wanita tersebut
"Ahh sepertinya tuan bukan berasal dari sini?" Tanya pelayan wanita tersebut
An Ling pun memberikan gelas wine yang sudah kosong kepada pelayan wanita tersebut
Sambil menuangkan wine di gelas An Ling, dia sambil menjelaskan semua yang An Ling tanyakan
__ADS_1
Setelah puas dengan jawaban yang di berikan oleh pelayan wanita itu An Ling lalu mengeluarkan sekantung koin emas dan memberikannya kepada pelayan wanita itu
An Ling lalu berjalan meninggalkan bar tersebut
Di dalam bar ada sekelompok orang yang melihat An Ling memberikan sangat banyak koin emas. Mereka berpikir jika An Ling mempunyai lebih banyak lagi koin emas dan berniat untuk merampoknya di jalan
Dari kejauhan An Ling yang tengah berjalan tanpa tujuan melihat sebuah istana yang sangat besar
"Mungkinkah itu istana dewa laut?" Ucap An Ling di dalam hatinya
Hari sudah larut An Ling tidak tahu harus beristirahat dimana
Ketika tengah asik berjalan An Ling dicegat oleh segerombol orang dengan membawa senjata tajam di tangan masing masing
Segerombol orang itu berjumlah kurang lebih dua belas orang. Semuanya memegang sebuah golok di tangan masing masing
"Serahkan semua hartamu jika kau ingin selamat!!" Ucap seorang lelaki bertubuh kekar mengancam An Ling sambil menodongkan goloknya ke arah An Ling
Lelaki berbadan kekar itu sepertinya adalah ketua dari gerombolan itu
"Cihhh sekelompok kroco!!" Ucap An Ling dengan sangat dingin
"Apa kau bilang... Sepertinya kau ingin berkenalan dengan senjata ku!?"
An Ling hanya mengeluarkan sedikit aura dewa iblisnya dan seketika gerombolan itu terpental hingga membuat mereka semua tewas
"Cihhh!!" Ucap An Ling yang langsung meninggalkan tempat itu
Sang Ratu yang sedang beristirahat di kamarnya merasakan aura yang sangat kuat. Dia bangkit dari tidurnya dan langsung memerintahkan para bawahannya untuk memeriksa asal dari aura yang sangat mengerikan itu
sang Ratu sangat terkejut ketika mendengar laporan dari anak buahnya jika terdapat dua belas mayat seorang perampok yang mati mengenaskan di dekat bar
"apakah benar tentang rumor itu?" tanya Ratu Jie Han di dalam hatinya
semalaman ratu Jie Han tidak bisa tenang akibat kejadian itu. dia sangat khawatir jika dewa iblis yang telah dirumorkan telah bangkit dan ingin membalas dendam
keesokan paginya...
An Ling terbangun dari tidurnya
"hoahmmm... sungguh tempat yang menyedihkan!!" ucap An Ling sambil menguap
__ADS_1
An Ling pun pergi ke bar yang dia datangi semalam dan memesan wine sambil mencari informasi
seluruh informasi yang dikatakan oleh orang yang datang ke bar itu termasuk pelayan wanita yang melayaninya tidak ada menarik sama sekali
mereka semua hanya membicarakan tentang peristiwa pembunuhan yang terjadi semalam. walaupun yang dibunuh adalah gerombolan perampok yang sudah mereka nantikan kematiannya namun pembunuhnya sama sekali belum diketahui
"apakah tidak ada informasi lain selain kasus pembunuhan itu?" tanya An Ling kepada pelayan wanita itu
"maaf tuan kami tidak mendapatkan informasi apapun selain kasus pembunuhan itu" jawab pelayan wanita
An Ling pun menghabiskan wine yang telah dia pesan lalu pergi meninggalkan bar itu dengan meninggalkan beberapa keping koin emas di mejanya
lalu An Ling berjalan jalan mencari angin berharap mendapatkan informasi yang sedikit menarik dari pada kasus pembunuhan yang sangat memuakkan baginya
dari kejauhan An Ling melihat sebuah papan yang berada di dekat air mancur di alun alun kota. lalu An Ling berjalan ke arahnya untuk melihat lihat
"hmmm cukup menarik!!" ucap An Ling sambil membaca selembar kertas yang tertempel di papan informasi itu
isi dari kertas yang dia baca adalah sebuah lowongan pekerjaan sebagai nelayan
kapal yang ditunggangi pun sedikit lebih besar dari pada kapal nelayan biasanya
An Ling segera berjalan menuju pelabuhan yang letaknya tidak jauh dari istana kerajaan
setelah beberapa menit berjalan An Ling kini telah sampai di pelabuhan dan segera mencari kapal yang akan di naikinya
"permisi tuan apakah ini kapal yang akan berlayar ke pulau kaki dewa?" tanya An Ling kepada seorang pria yang memiliki otot besar dan menggunakan topi nahkoda walaupun pakaian yang dipakainya sedikit berlubang
pulau kaki dewa adalah sebuah pulau terpencil yang terdapat banyak sekali tanaman herbal yang bisa di gunakan untuk membuat pil dan juga ada harta Karun yang belum ditemukan di sana
"hohoho sepertinya kau pria yang cukup tangguh karena berani ikut ke pulau dewa laut!!" jawab nahkoda kapal itu yang bernama Chu Leng yang juga merupakan kapten dari kapal tersebut
kapten Chu Leng pun memandu An Ling menaiki kapal yang akan digunakannya untuk pergi ke pulau kaki dewa
sambil memandu, kapten Chu Leng menjelaskan beberapa aturan dan larangan yang harus diwaspadai oleh seseorang yang menginjakkan kakinya di pulau kaki dewa
"yoshhh karena kru sudah lengkap maka kita akan segera berlayar dengan tujuan akhir pulau kaki dewa!!" teriak kapten Chu Leng dari atas
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Itu..., maap ya kakak sebelumnya🙏🙏. Dari sini ceritanya agak itu😅😅. Tapi, dilanjut baca aja ya kak, di episode 60an udah itu kok😁😁
__ADS_1
Yudah, makasih buat kalian semua yang udah mampir dan baca novel aku😁😁 Jangan lupa tetep support author kalian ya
Makasih semuanya 😘😘