
"kalau begitu, besok pagi-pagi kita akan mengadakan rapat dadakan. Aku akan mengenalkan kau dengan kedua juniorku!!." Xiao Jiu lalu memanggil kedua juniornya yang masih tertidur pulas di kamar. Tepatnya di lantai atas
An Ling mengkerutkan keningnya, "Tunggu-tunggu, besok pagi aku ada urusan. Bagaimana jika malam saja?!."
Mendengar An Ling tidak bisa datang besok pagi, Xiao Jiu lalu memutuskan untuk mengadakan rapat besok malam
Tak lama kemudian, dua orang laki-laki berjalan menghampiri mereka dengan mata yang masih keriyipan
Zhang Lian sedikit menguap. Dia lalu menutupi mulutnya menggunakan tangan kanannya sambil berkata dengan malas, "Ada apa malam-malam begini memanggil kami, kakak Jiu?."
Wu Hao juga segera bertanya kepada Xiao Jiu, "Apa ada yang perlu dibicarakan, aku masih sangat mengantuk."
Xiao Jiu menggerakkan giginya lalu berteriak, "Dasar laki-laki pemalas, bukankah kali ini jatah kalian untuk menjaga Bar. Cepat cuci muka kalian dan kita akan membicarakan sesuatu yang penting!!."
Kedua laki-laki itu mendadak menjadi bersemangat kembali setelah mendengar perintah tegas Xiao Jiu yang tidak dapat mereka langgar. Mereka berdua lalu berjalan ke toilet untuk mencuci muka
Xiao Jiu menghela nafas lalu menghembusnya. Dia berkata, "Dasar mereka ini. Setelah sekian lama masih belum berubah. Walaupun begitu, hanya kalian keluargaku."
Ketika tengah merenung, Xiao Jiu teringat kepada An Ling. Sedari tadi, dia bahkan lupa untuk mengenalkan diri, "Benar juga, namaku adalah Xiao Jiu. Kau bisa memanggilku kakak Jiu. Laki-laki yang memakai topeng adalah Zhang Lian, sedang yang berbadan kekar adalah Wu Hao."
An Ling sedikit menganggukkan kepalanya. Dia lalu mengenalkan dirinya, "Kakak Jiu bisa memanggilku An Ling."
Xiao Jiu tersenyum pahit, "Baiklah, An Ling. Aku akan menjelaskan peraturan di kelompok kami. Tentu saja sama seperti kelompok pada umumnya, dimana yang kuat berhak menjadi pemimpin. Sejauh ini aku sama sekali tidak bisa merasakan auramu. Sebagai anggota kelompok, kau tidak boleh menyembunyikan apapun dari kami!!."
"Kakak Jiu, aku akan memberitahukan kalian identitasku saat hanya kita berempat saja. Aku tidak ingin orang lain mengetahui identitasku!!."
Melihat raut wajah An Ling yang sangat serius, Xiao Jiu hanya bisa menghela nafas, "Baiklah, lagipula identitas memang sangat penting!!."
__ADS_1
Kedua orang laki-laki duduk disamping Xiao Jiu setelah wajah mereka terlihat sudah segar
Melirik laki-laki yang baru pertama dilihatnya, Zhang Lian segera bertanya kepada Xiao Jiu, "Kakak Jiu, siapa dia. Apakah dia anggota baru kita?."
Xiao Jiu menganggukkan kepalanya lalu memperkenalkan An Ling kepada kedua juniornya, "Benar, namanya adalah An Ling. Besok malam kita akan mengadakan rapat!!."
Mereka berdua sangat senang setelah mendengar ada anggota baru yang bersedia bergabung dengan kelompok mereka
Zhang Lian dan Wu Hao bergantian untuk bersalaman dengan An Ling. Dengan perasaan gembira, Zhang Lian berkata, "Sepertinya kau memiliki latar belakang yang tidak biasa?."
"Aku juga merasa begitu. Apakah kau bisa menceritakan kepada kami?." Sahut Wu Hao
An Ling menggelengkan kepalanya sambil berkata, "Kakak Jiu sudah memberiku izin untuk memberitahu kalian saat rapat besok!!." Nada suaranya sangat datar
Menyadari jika hari sudah benar-benar larut, An Ling segera meminta izin pamit kepada teman barunya
"Kenapa firasatku mengatakan ada sesuatu yang sangat kuat di Kerajaan Dewa Api. Mungkinkah ada seekor Spirit God Beast kuno yang masih hidup disini?." An Ling berbicara dalam hati
Otaknya benar-benar buntu. Ini adalah hari kedua setelah dia sampai di Benua Api. Dia sama sekali belum mengetahui sejarah Benua Api yang sebenarnya
Walaupun begitu, An Ling masih tetap berharap jika dia bisa menemukan sesuatu yang dapat membantunya untuk perang melawan Sekte Cahaya Agung
An Ling menggertakan giginya, "Sial. Memikirkan Sekte bajing*n itu membuatku sangat kesal. Aku bersumpah akan menghancurkan kalian sampai tidak memiliki keturunan!!.
Sedikit Aura Dewa Iblis keluar dari tubuh An Ling tanpa disadarinya sama sekali. Sontak, perasaannya terasa sangat aneh. Dia merasakan sesuatu perasaan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya
An Ling segera mendangakkan kepalanya. Dia mengkerutkan keningnya lalu berkata dalam hati, "Perasaan apa ini. Kenapa aku merasakan Aura yang sangat kuat dari atas sana. Seperti, seperti sedang memanggilku?."
__ADS_1
Perasaan An Ling kali ini sangat tidak tenang. Dirinya dipenuhi dengan rasa penasaran yang teramat sangat tinggi
An Ling mempercepat langkahnya menuju penginapan
Diatas ranjangnya, An Ling masih teringat akan kejadian yang baru saja dialaminya. Bahkan matahari sudah hampir terbit. Kedua mata An Ling terlihat sangat merah sebab tidak bisa tidur semalaman
"Bahkan hanya auranya saja bisa membuatku seperti ini?!."
"An Ling, kau sudah bangun?!." Terdengar suara teriakan seseorang yang tidak asing dari luar
Shao Bai tengah berdiri didepan pintu. Dia tengah menunggu An Ling membukakan pintu untuknya
Seketika raut wajahnya menjadi keheranan setelah melihat kedua mata An Ling yang memerah bagaikan iblis. Dia segera menanyainya, "Ada apa dengan matamu, apa kau sakit mata?."
An Ling menjawabnya dengan malas, "Tidak. Barusan ada kerbau yang masuk ke mataku."
Shao Bai mengkerutkan keningnya. Dia sama sekali tidak paham dengan ucapan An Ling. Dalam hati dia bertanya-tanya, "Bagaimana mungkin kerbau bisa masuk kedalam mata?."
Melihat raut wajah Shao Bai kebingungan, An Ling segera berkata, "Sudahlah, lebih cepat kita berangkat, lebih cepat lagi kita sampai!!."
An Ling segera berjalan menuju alun-alun kota diikuti Shao Bai yang berjalan disampingnya
An Ling sama sekali tidak menyangka jika memerlukan waktu setengah hari bagi mereka untuk sampai ke alun-alun kota dengan berjalan kaki
An Ling tersenyum puas, "Akhirnya kita sampai juga." Dia lalu melirik Shao Bai yang terlihat seperti hampir ambruk karena kakinya yang terasa sangat pegal, "Apa kau tahu tempat peristirahatan terdekat yang ada di sini?."
Shao Bai menganggukkan kepalanya, dia lalu berjalan memandu An Ling menuju tempat peristirahatan. Sebuah bar yang berada beberapa meter dari gerbang Istana Kerajaan bawah
__ADS_1
Bar yang berbeda jauh dengan Bar milik Xiao Jiu. Tempat yang diisi oleh para bandit