
"Haishh..., kau ini!" Yao Ning akhirnya mengetahui jika Xiao Han sama sekali tidak ada niatan untuk melecehkan wanita
"Sekarang kau sudah tahu bukan? Mana mungkin aku memberikan keperjakaanku kepada wanita yang bahkan tidak aku ketahui identitasnya!" Xiao Han sudah merasa lega sebab dia bisa bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi sebelum Yao Ning meluapkan seluruh emosinya
"Baiklah..., baiklah..., aku percaya padamu!" Ucap Yao Ning yang sudah pasrah. Yao Ning sangat percaya dengan apa yang keluar dari mulut Xiao Han sebab Xiao Han sama sekali belum pernah membuatnya kecewa. akan tetapi, ada sebuah perasaan yang mengganjal di dalam hatinya. yaitu, rasa takut jika Xiao Han akan memilih wanita lain selain dirinya walaupun Yao Ning sendiri tidak berani untuk mengungkapkan perasaannya terhadap Xiao Han
"Kau jaga dia dulu, aku mau keluar sebentar!" Xiao Han menyuruh Yao Ning agar menjaga Jie Han yang masih terbaring di ranjangnya dan meminta ijin untuk pergi sebentar
Xiao Han pun berjalan meninggalkan Yao Ning dan juga Jie Han. Ketika dirinya tepat berada di depan pintu kamar, Yao Ning dengan cepat menahan Xiao Han agar tidak pergi terlebih dahulu, sebab ada sesuatu yang masih harus dijelaskan oleh Xiao Han kepada Yao Ning
"Hehehe..., sepertinya ada sesuatu yang kau lupakan?!" ucap Yao Ning sambil memegang pundak Xiao Han agar Xiao Han tidak segera pergi meninggalkan mereka
Xiao Han sudah merasakan firasat yang sangat buruk akan segera menimpanya. Bulu kuduknya pun mulai berdiri seakan dirinya sedang berhadapan dengan sesosok Iblis yang menyeramkan
"Se..., sepertinya aku harus ke toilet sebentar!" Ucap Xiao Han dengan wajah yang cengar cengir. Dia mengatakan jika dirinya harus ke toilet sebentar sebab, apa yang dikatakan Yao Ning memang benar
Yao Ning sama sekali tidak mempedulikan apa yang telah dikatakan oleh Xiao Han. Cengkeramannya kini malah semakin kuat hingga membuat Xiao Han merasakan sakit di pundaknya
"A..., aduh sakit sakit! baiklah baiklah aku akan menjelaskan!" Xiao Han pun pasrah karena Yao Ning sangat memaksa untuk mendengarkan penjelasannya
Xiao Han pun membalikkan badannya dan langsung menghela nafas dalam dalam lalu segera menjelaskan kepada Yao Ning
"Ahhh..., kau sudah bangun?!" ucap Xiao Han dengan wajah yang cengar cengir seperti biasanya sambil mengelus elus rambut belakangnya
__ADS_1
Yao Ning sama sekali tidak mempercayai apa yang baru saja dikatakan Xiao Han. dia berpikir pasti ini semua siasat Xiao Han agar dia bisa lari dari masalah
Wajah Yao Ning masih terlihat sangat serius menatap Xiao Han karena dia masih harus meminta penjelasan dari Xiao Han
"Aduhh..., kepalaku!" Rintih Jie Han sambil memegang kepalanya yang terasa sangat pusing. Rintihannya itu membuat Yao Ning sangat terkejut. Dia pun segera membalikkan badannya dan langsung menghampiri Jie Han yang sudah sadar bahkan sudah terduduk
Yao Ning segera membantu Jie Han agar Jie Han tiduran kembali karena kondisi Jie Han belum sepenuhnya pulih. Jie Han masih merasa pusing dan sedikit mual. Akan tetapi Jie Han memaksa untuk duduk bersandar saja
Jie Han sebenarnya ingin secepatnya pergi karena dirinya masih harus mencari cara agar bisa menerobos ke ranah yang lebih tinggi. Akan tetapi, Yao Ning tidak mengijinkannya
"Tidak usah memaksakan diri. Tunggu kau pulih sepenuhnya baru kau boleh pergi!" Ucap Yao Ning dengan sangat lembut. Dia menyuruh Jie Han agar tetap beristirahat sembari menunggu kekuatannya pulih sepenuhnya
"Dimana aku?" Tanya Jie Han yang sangat kebingungan karena dirinya tiba tiba saja berada di atas ranjang
Xiao Han yang sudah merasa kondisi sudah aman pun langsung pergi meninggalkan mereka berdua agar Yao Ning tidak memaksanya lagi menjelaskan sesuatu yang sangat rahasia dan sangat memalukan bagi dirinya
"Kalian mengobrol dulu ya..., dahhh!" Xiao Han pun lari meninggalkan mereka berdua dengan sangat cepat agar Yao Ning tidak segera menghentikannya lagi
"Ehhh, tunggu! haishh dasar!" Kali ini Yao Ning tidak sempat menghentikan Xiao Han yang sudah pergi secepat kilat
Yao Ning hanya bisa mengkerutkan alisnya saja sebab Xiao Han belum menjelaskan kepadanya sama sekali
"Apa kalian berpacaran?" Tanya Jie Han yang melihat tingkah kedua orang itu terlihat seperti sepasang kekasih
__ADS_1
Yao Ning yang mendengar pertanyaan Jie Han itu sangat terkejut. Dia pun segera menggelengkan kepalanya dan langsung menjelaskan jika mereka berdua hanya rekan saja
"Ahhh..., tidak tidak! kami berdua hanya rekan. itu saja. hehehe!" Ucap Yao Ning dengan malu malu. Keinginan terbesar Yao Ning adalah seperti apa yang sudah dikatakan oleh Jie Han. Sudah sangat lama perasaannya itu bertepuk sebelah tangan. Yao Ning sama sekali tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkan isi hatinya yang sesungguhnya kepada Xiao Han
Jie Han yang mendengar penjelasan dari Yao Ning pun menganggukan kepalanya. Sebenarnya Jie Han juga terpesona dengan Xiao Han yang sudah menyelamatkan nyawanya itu
"Emmm..., ngomong ngomong, siapa namamu?" Tanya Yao Ning yang memang sama sekali belum mengetahui nama wanita yang tengah duduk diatas ranjang di depan matanya itu
"Kau bisa memanggilku Jie Han!" Jie Han memberitahukan namanya tanpa ragu ragu. Sebab dia telah ditolong oleh orang yang bahkan tidak dia kenali sama sekali itu dan juga dia tidak merasakan niat buruk dari mereka sama sekali
"Kalau begitu, kau bisa memanggilku Yao Ning! Salam kenal..." Ucap Yao Ning yang juga memberitahukan namanya dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Jie Han yang merupakan teman barunya
"Salam kenal..." Jie Han pun mengulurkan tangannya juga dan langsung bersalaman dengan Yao Ning yang juga merupakan teman barunya. Tak lupa, Jie Han juga membalas senyuman Yao Ning dengan senyumannya juga
Mereka berdua pun saling mengobrol bercerita tentang masa lalu dan tujuan mereka seperti halnya dua orang wanita yang sudah bertemu satu sama lain waktu membeli sayuran
Yao Ning mengatakan jia dia dengan Xiao Han tengah berpetualang. Seperti pada umumnya, kebanyakan Pendekar Spirit akan memulai petualangan setelah mereka mencapai ranah Bumi atau sudah lulus dari akademi lanjutan
Yao Ning yang mengetahui jika Jie Han tengah berpetualang seorang diri langsung menawarkan agar Jie Han bergabung bersamanya dan Xiao Han untuk melanjutkan petualangan mereka secara bersamaan
Karena merasa tawaran itu cukup bagus, Jie Han pun menerima tawaran dari Yao Ning dengan senang hati
Sejak saat itulah mereka bertiga berpetualang bersama sama. Menjarah Harta Karun, Menangkap penjahat, hingga nama mereka hampir dikenali oleh seluruh orang. Akan tetapi Xiao Han memutuskan menyembunyikan identitasnya dan menggunakan nama samaran yaitu Dewa Obat
__ADS_1