
Tepat ditengah-tengah hutan, ketujuh Pendekar Spirit itu terlihat terbang lebih rendah hingga pada akhirnya mereka berjalan, menuju sebuah tempat yang terlihat seperti sarang Spirit Beast
Tempat itu adalah goa yang sangat besar, dari dalamnya keluar Aura Spirit Beast yang sangat kuat. Bulu kuduk An Ling berdiri semua setelah merasakan Aura yang keluar dari dalam goa tersebut
Sampai detik ini, An Ling sama sekali belum mengerti apa yang mereka lakukan ditempat ini. Dia lalu teringat akan Buah Murbai Membara yang dibicarakan oleh Yu Nie
"Mungkinkah, ini adalah sarang Musang Iblis?, " Ucap An Ling lirih
Ketujuh Pendekar Spirit itu terlihat berjalan memasuki goa. An Ling mengikuti mereka dari belakang dengan hati-hati dan tetap menjaga jarak
An Ling mengintip dari mulut goa. Ketujuh Pendekar Spirit itu sama sekali tidak terlihat karena kondisi dalam goa yang sangat gelap
An Linberjalan memasuki goa dengan hati-hati agar tidak ketahuan
"Dasar makhluk rendahan, terimalah ini!!, " Teriak seorang laki-laki dari dalam goa. Seketika, bola api yang sang besar melesat dari dalam mengarah kepada An Ling
"Gawat, apakah aku ketahuan!!, " An Ling segera menghindari bola api itu dengan Langkah Anginnya
Serangan itu melesat dan mengenai dinding mulut goa hingga menyebabkan bebatuan jatuh dari langit-langit goa yang menutupi pintu masuk kedalam goa
"Sial, seharusnya aku tidak mengikuti mereka!!, " Ucap An Ling kesal
An Ling mencoba tidak panik. Kondisi dalam goa masih sangat gelap juga dia tidak bisa keluar karena pintu masuk yang tertutup oleh bebatuan
Blarrr!!!, Blarrr!!!, Blarrr....!!!!, Sebuah kobaran api yang menyebabkan semuanya terlihat jelas
Tepat didepan An Ling, dia melihat ketujuh Pendekar Spirit tengah mengepung seekor Spirit Beast. Jarak antara An Ling dan mereka kurang lebih setengah kilometer
An Ling mencari bebatuan yang ada disekitarnya lalu bersembunyi dibelakangnya, "Ternyata benar Musang Iblis. Berarti, Buah Murbai Membara ada didalam goa ini!!, " Ucap An Ling sambil terus mengamati pertarungan mereka
"Sepertinya Musang Iblis itu hampir menjadi Spirit God Beast. Pantas saja mereka kewalahan menghadapinya?!, "
An Ling terus mengamati sekitar, "Jika sarang Musang Iblis ada disana, berarti Buah Murbai Membara tidak akan jauh dari tempat mereka bertarung?!, "
Musang Iblis itu terlihat sangat marah. Dia memusatkan energi yang berelemen api kedalam mulutnya. Sebuah bola api mengarah kepada seorang Pendekar Spirit yang sedang bertarung dengan Musang Iblis
"Xue Jing!!, " Salah satu tetua yang ada disampingnya berteriak lalu membantunya membuat medan penghalang
__ADS_1
Doommm!!!, Blarrr!!, Ledakan yang diikuti kobaran api yang sangat besar terjadi
Sebuah tekanan yang sangat kuat, yang menyebabkan keadaan sekitar menjadi berantakan. An Ling bahkan kesulitan menahan tekanan tersebut
"Cihh, dasar binatang menjijikkan. Terimalah ini!!, " Tetua yang membantu membuat medan penghalang mengeluarkan jurus yang akan dia gunakan untuk menyerang Musang Iblis
Sebuah bola api raksasa melayang di atas telapak tangannya. Api yang berwarna putih terang itu langsung ditembakkan kearah Musang Iblis
Ledakan kedua terjadi. Cahaya yang disebabkan oleh serangan itu sangat terang hingga membuat kedua mata An Ling tak bisa melihat
Puing-puing ledakan bahkan belum sepenuhnya menghilang. Tetua itu sudah merasa berbangga diri, "Bagaimana rasanya Meteor Api Suciku?!, " Teriak tetua itu puas.
An Ling mengerutkan keningnya setelah apa yang dikatakan oleh tetua itu, "A, Api Suci?!, " Sontak tatapan An Ling berubah menjadi tatapan membunuh
Hatinya dipenuhi rasa jengkel yang sudah mendarah daging, setelah dia mendengar kata, Api Suci
**
Api Suci, adalah jenis api yang hanya dipelajari oleh Sekte Cahaya Agung
Api yang berwarna putih terang, berlawanan dengan Api Hitam milik An Ling
**
"Jika aku melawan mereka sekarang, aku hanya akan membahayakan diriku sendiri. Lebih baik aku menunggu mereka mengalahkan Musang Iblis!!, "
Kabut tebal yang menghalangi pandangan tujuh Tetua Sekte Cahaya Agung mulai memudar. Sebuah cahaya berwarna merah bersinar dari dalam kabut
Sebuah kilatan cahaya berwarna merah, melesat kearah Tetua yang baru saja menyerang dengan sangat cepat
"Leng Chen, hati-hati!!, " Teriak Tetua Xue Jing
Tetua Leng Chen menghindari serangan itu dengan naluri bertarungnya
Serangan itu meleset, mengenai dinding goa hingga membuat lubang yang dangkal namun sangat besar
Tetua Leng Chen menggertakan giginya, "Cihh, sialan. Binatang rendahan itu ternyata sangat kuat!!, ". Tetua Leng Chen melirik tajam kearah Tetua Xue Jing. Mereka berdua lalu menganggukkan kepalanya
__ADS_1
"Bentuk formasi!!, " Teriak Tetua Xue Jing tegas
Tanpa basa-basi semua Tetua Sekte Cahaya Agung membentuk formasi. Mereka berdiri ditempat masing-masing. Membuat lingkaran yang mengepung segala arah Musang Iblis
Sebuah Array yang menyegel Musang Iblis bersinar sangat terang, "Formasi Rahasia Sekte Cahaya Agung!!, " Teriak serentak
Blarrr...!!!!, Kobaran Api Suci membakar seluruh tubuh Musang Iblis hingga terdengar suara auman yang sangat menakutkan dari Musang Iblis
Beberapa Tetua mulai memuntahkan darah akibat kekuatan mereka yang sudah melampaui batas
Salah satu Tetua terjatuh, membuat formasi mereka sedikit goyah
Sebuah retakan mulai terlihat di dinding Array. Tetua Xue Jing juga mulai kehabisan tenaga. Dia memuntahkan seteguk darah dari mulutnya
"Xue Jing, bertahanlah!!, " Ucap Tetua Leng Chen yang keningnya sudah dipenuhi dengan keringat
Formasi mereka semakin goyah. Dua orang Tetua mulai ambruk kehabisan tenaga. "Cihh, sialan!!, " Tetua Leng Chen tidak menyangka jika Formasi Rahasia Sekte Cahaya Agung bahkan tidak bisa mengalahkan Musang Iblis yang belum mencapai seribu tahun umurnya
"Hiyaaaarrrrgggghhhh!!, " Tetua Leng Chen berteriak sangat keras. Dirinya menggunakan seluruh kekuatannya hingga membuatnya memuntahkan darah segar dari mulutnya
Musang Iblis mengaum sangat keras, serangan ini berhasil membuat Musang Iblis kewalahan hingga pada akhirnya Musang Iblis tergeletak ditanah
Semua tetua menghembuskan nafas lega karena usaha keras mereka, mereka berhasil mengalahkan Musang Iblis walaupun tidak sampai membunuhnya
Musang Iblis masih bernafas. Spirit Beast itu kehabisan tenaga setelah menerima serangan fatal dari tujuh tetua
Tetua Xue Jing tersenyum pahit, "Akhirnya hewan ini berhasil kita kalahkan. Sekarang, kita tinggal membunuhnya agar tidak menganggu misi kita!!, "
Tetua Xue Jing memusatkan energi api hingga terkumpul didalam pedang panjangnya. Dia hendak menghunuskan pedangnya tepat di perut sang Musang Iblis
Ketika tengah mengambil ancang-ancang, "Xue Jing!!, " Tiba-tiba Tetua Leng Chen berteriak memanggil namanya dengan sangat histeris
Tetua Xue Jing melirik kearah Tetua Leng Chen yang berada di arah jam empat dari tempatnya berdiri
Sontak, dirinya memasang ekspresi terkejut. Keningnya juga sudah dipenuhi dengan keringat dingin, "Kau, siapa kau?!, "
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Kalo mau kritik, kritik aja kak. Ini masih novel pertama aku. masih banyak kekurangan, alurnya juga ga terlalu jelas. Aku juga butuh saran dari kalian 😅😁
Makasih yang udah mau dukung 😁😁 Sehat selalu buat kalian 😘😘