
pagi pun tiba Jie Yu terbangun dari tidurnya yang sangat pulas itu. dia melihat kedua mata An Ling yang masih terpejam
Jie Yu pun menunggu An Ling terbangun sambil terus tiduran dengan bantalan lengan An Ling. dia masih kepikiran dengan kejadian semalam dan terus bertanya tanya di dalam hatinya, "kapan An Ling akan menyatakan cinta kepadanya!"
tak lama kemudian An Ling pun mulai membuka matanya dengan perlahan. dia melirik wajah Jie Yu yang masih meniduri lengannya
terlihat senyuman yang sangat manis di wajah Jie Yu. namun kesadaran An Ling belum sepenuhnya kembali
"selamat pagi, An Ling" Jie Yu langsung mengucapkan selamat pagi kepada An Ling setelah menyadari jika An Ling sudah bangun
"euhhh... selamat pa...! wehhh!" An Ling langsung melompat ketika melihat wajah Jie Yu yang tepat di depan wajahnya membuat kepala Jie Yu terbentur ke tanah
"aduhhh...!" Jie Yu merintih. walaupun tidak terlalu sakit tapi dia juga merasa terkejut karena An Ling tiba tiba melompat
"ehh... maaf! maaf! aku sangat terkejut!" An Ling meminta maaf kepada Jie Yu sebab dirinya tidak sengaja membuat kepala Jie Yu terbentur dengan tanah
Jie Yu hanya mengkerutkan keningnya saja sambil memasang wajah cemberut
An Ling menyadari jika permintaan maaf tidak akan menyelesaikan masalah mereka walaupun hanya masalah sepele. dia lalu menggendong Jie Yu dengan kedua tangannya dan langsung menggunakan langkah anginnya untuk melesat menyeberangi danau yang sangat luas itu
walaupun Jie Yu hanya bercanda, namun dia tidak memikirkannya lagi karena An Ling sangat cepat hingga dia tidak bisa menjelaskannya sama sekali
dari kejauhan An Ling melihat ada orang yang tengah berdiri di tepi danau diantaranya ada empat orang. satu berdiri sisanya duduk
dia menyadari jika itu adalah teman temannya. dia langsung berteriak memanggil mereka
"teman teman!!" teriakan An Ling ini di dengar oleh semua temannya
"ahhh itu An Ling!" ucap Yu Nie yang menyadari jika An Ling tengah melesat ke arah mereka sambil memanggil mereka
"benarkah?" sahut Zao Hua memastikan jika An Ling benar benar menghampiri mereka
Zao Hua langsung berdiri melihat sendiri dengan kedua matanya. terlihat dari kejauhan dengan sangat cepat menuju ke arah mereka
An Ling pun mendarat dan menurunkan Jie Yu dari gendongannya
Yu Nie langsung berlari ke arah An Ling dan langsung memeluknya
__ADS_1
"An Ling... aku sangat mencemaskan mu!" ucap Yu Nie sangat gembira. air matanya pun juga ikut menetes saking bahagianya
Zao Hua dan yang lainnya pun ikut berlari mendekati An Ling dan langsung memeluknya secara bersamaan
Jie Yu merasa jika keberadaannya tidak dianggap sama sekali
"ahhh rambutku sedikit berantakan, aku akan merapikannya sebentar!" tanpa menunggu jawaban dari An Ling dan teman temannya Jie Yu langsung berlari menuju danau dan berkaca di atas air
entah kenapa air mata Jie Yu juga ikut menetes sedikit demi sedikit. mungkin karena dia melihat Yu Nie yang memeluk An Ling dengan perasaan yang sangat senang ditambah An Ling yang merasa sudah biasa dengan pelukan tersebut
"ehhh... bukankah itu putri?" tanya Xia Chu yang melihat Jie Yu berlari menjauh
Zao Hua ikut melirik melihat putri Jie Yu yang berlari menjauh
"hmmm... benar! lalu kenapa dia terlihat murung?" tanya Zao Hua memastikan kepada An Ling
"bukankah tadi dia bilang ingin merapikan rambutnya?" An Ling tidak tahu sama sekali dengan pertanyaan teman temannya karena dirinya yang memang lemot itu
"aish... dasar! dia sedang cemburu tahu..." ucap Zao Hua menggoda An Ling
"hahhh! apa! cemburu? memangnya kenapa dia cemburu?" An Ling benar benar tidak mengerti apa yang telah dikatakan oleh teman temannya itu
"Yu Nie, kau harus bertanggung jawab sekarang! kau tidak ingin membuat orang sedih bukan?!" ucap Zao Hua menyuruh Yu Nie agar bertanggung jawab. Zao Hua sudah sangat handal dengan perasaan seorang wanita. dia sudah mengetahui jika Jie Yu merasa cemburu ketika Yu Nie memeluk An Ling sangat erat
tanpa memperdulikan ucapan Zao Hua, Yu Nie langsung berjalan menghampiri Jie Yu yang tengah duduk di dekat air danau
"putri..." ucap Yu Nie memanggil Jie Yu dengan sebutan putri
Jie Yu yang tengah melamun itu langsung tersadar ketika mendengar ada seseorang yang sedang memanggilnya. dia pun sedikit memalingkan wajahnya dan mengelap air mata yang membasahi pipinya
"ahh iya... ada apa?" jawab Jie Yu sambil tersenyum menutupi kesedihannya
Yu Nie langsung duduk di samping Jie Yu dan menjelaskan tentang semuanya agar Jie Yu tidak salah paham terhadapnya
"putri..., kau tidak perlu khawatir dengan hubungan kami. aku hanya menganggap An Ling sebagai saudaraku saja karena kami adalah satu tim!" Yu Nie pun mulai menjelaskan kebenaran tentang hubungannya dengan An Ling
"tidak apa apa! mungkin aku yang terlalu banyak berpikir yang aneh aneh! aku bahkan tidak tahu perasaan An Ling bagaimana terhadapku!" Jie Yu juga mulai curhat kepada Yu Nie
__ADS_1
"putri tidak usah khawatir! kami akan membantu kalian kok!" ucap Yu Nie dengan tersenyum sangat manis
mendengar apa yang telah dikatakan oleh Yu Nie kepadanya perasaan Jie Yu pun menjadi lebih baik. kini dia sudah merasa sedikit tenang
Yu Nie pun mengajak putri Jie Yu untuk berkumpul bersama mereka
"teman teman!!" teriak Yu Nie memanggil teman temannya yang sedang bercanda di atas sebuah batu yang terlihat agak tenggelam di dalam pasir yang berwarna kuning ke emasan
An Ling melirik ke arah wajah Jie Yu bersamaan dengan Jie Yu melirik ke wajah An Ling. mereka pun saling bertatap tatapan
Jie Yu sedikit malu dan memalingkan wajahnya dari An Ling
"kau kenapa?" tanya An Ling kepada Jie Yu
"tidak! tidak kenapa kenapa!" Jie Yu pun mengatakan jika dirinya tidak kenapa kenapa
"sudahlah lebih baik kalian umumkan secepatnya acara pernikahan! buwahaha!" ucap kapten Chu Leng mencoba menggoda An Ling
Jie Yu hanya bisa memalingkan wajahnya. dia tersipu malu karena mendengar ucapan dari seorang yang berbadan kekar itu yang tidak lain dan tidak bukan adalah kapten Chu Leng
"itu benar An Ling! bukankah ratu sudah merestui kalian?" ucap Zao Hua yang mendukung apa yang telah dikatakan oleh kapten Chu Leng
"hei hei walaupun ratu sudah merestui hubungan kami, tapi syarat untuk menikahi Jie Yu adalah harus berada di ranah kaisar terlebih dahulu sedangkan aku masih berada di ranah surgawi level sembi...!" ucap An Ling dengan sangat percaya dirinya yang hampir saja mengatakan jika dirinya telah berada di level sembilan ranah surgawi
"apa!!!" ucap semuanya bersamaan. walaupun An Ling belum selesai bicara namun mereka mendengar jika An Ling sudah berada di ranah surgawi bahkan hampir menjadi kaisar spiritual
"ahhh... tidak tidak!" An Ling mencoba meyakinkan mereka jika dirinya tidak mengatakan apa pun
"cepat katakan sekali lagi!!" ucap Zao Hua memaksa An Ling untuk memberitahu dirinya tingkat kultivasi An Ling sekarang
Zao Hua terus dan terus menggoyang goyangkan tubuh An Ling maju mundur hingga membuat An Ling merasa pusing dan mual
"baiklah! baiklah! aku akan memberitahu kalian jadi tolong hentikan!" ucap An Ling pasrah karena dirinya tidak bisa menghindar lagi
Jie Yu bahkan juga terkejut. ternyata orang yang paling dicintainya itu adalah orang yang sangat hebat. bahkan diusianya yang belum sampai dua puluh tahun itu, dia sudah hampir menjadi kaisar spiritual
"hei lihat di sana!" ucap An Ling dengan wajahnya yang sangat serius itu
__ADS_1
seketika semua orang pun menoleh ke arah jari telunjuk An Ling menunjuk
di saat semuanya tidak sadar An Ling langsung menggendong Jie Yu menggunakan kedua tangannya dan langsung membawanya pergi menjauh menggunakan langkah anginnya