
"Hei hei, tenanglah..., Aku pasti akan kembali, tenang saja. Apa kau pikir aku akan meninggalkan calon istriku begitu saja?, " An Ling mencoba menenangkan Jie Yu yang sudah menangis di pelukannya
Dari awal An Ling sudah menduga jika Jie Yu akan bertingkah seperti itu
"Ajak aku...!!, " Jie Yu tiba-tiba saja meminta An Ling agar dirinya pergi berlayar bersama An Ling ke Pulau Tangan Dewa
Dengan sikap Jie Yu yang sangat posesif seperti ini An Ling sangat khawatir tidak bisa melindunginya jika bertemu dengan mara bahaya
Ditambah dengan informasi yang dia dapat jika Pulau Tangan Dewa adalah pulau yang tidak dihuni oleh penduduk sama sekali karena keganasan dari Spirit Beast yang hidup di pulau itu
An Ling segera membujuk Jie Yu agar dia tidak ikut pergi bersama An Ling
"Dengan sikapmu yang seperti ini, aku khawatir tidak bisa melindungi mu di sana nanti, " Ucap An Ling sambil membelai rambut Jie Yu dengan ketulusan dan penuh dengan rasa kasih dan sayang
"Kalau begitu, aku akan menjaga diriku sendiri!, " Jawab Jie Yu yang masih bersikeras untuk ikut pergi berlayar
An Ling sudah kehabisan akal sekarang. Otaknya yang kecil ditambah pengalamannya yang sangat sedikit menghadapi wanita membuatnya tidak bisa mengatakan alasan apalagi yang harus dia katakan kepada Jie Yu agar dia tidak ikut pergi berlayar
"Haishh, kau ini benar-benar keras kepala!, " Dengan kedua jarinya yang tertempel, An Ling langsung menekankannya ke bahu Jie Yu yang membuat Jie Yu kehilangan kesadarannya dan jatuh di pelukan An Ling. Jie Yu bahkan belum sempat mengatakan apapun
"Maafkan aku Jie Yu. Mungkin ini satu-satunya cara. Jika kita hanya berdebat kita tidak akan menyelesaikan masalah kita, " Ucap An Ling sedikit menyesal dengan perbuatannya
Namun mau bagaimana lagi, An Ling benar benar-benar tidak ingin Jie Yu ikut dengannya untuk berlayar. Dengan kekuatannya sekarang, jika mereka bertemu Spirit God Beat nyawa mereka akan terancam. Mungkin An Ling masih bisa selamat jika menggunakan kekuatan dari mata Iblisnya namun bagaimana dengan yang lainnya. An Ling sangat tidak ingin kejadian itu menimpa mereka
Tanpa berlama-lama, An Ling langsung menggendong Jie Yu yang tak sadarkan diri itu dengan kedua tangannya dan langsung melesat menuju istana kerajaan
Setelah menidurkannya Jie Yu di kamarnya, An Ling langsung berjalan ke ruang Singgasana Ratu untuk membicarakan sesuatu kepada Ibunda Ratu
Setelah membuka pintu masuk ruang Singgasana, An Ling melihat sosok wanita yang tengah duduk di Singgasana sambil membaca sebuah gulungan
__ADS_1
An Ling membungkukkan badannya dan memberikan salam hormat kepadanya karena wanita itu tidak lain dan tidak bukan adalah Sang Ratu
"Ibunda..., " Ucap An Ling memberi salam
"Tumben sekali kau tidak bersama Jie Yu, kemana dia?, " Karena melihat situasi yang sangat jarang terjadi itu, Ratu Jie Han langsung menanyai An Ling
Tanpa pikir panjang An Ling langsung menjelaskan kepada Ratu Jie Han. Tentang dirinya yang membuat Jie Yu tak sadarkan diri agar bisa pergi berlayar ke Pulau Tangan Dewa
Sang Ratu hanya mengangguk-anggukan kepalanya setelah mendengar penjelasan dari An Ling. Jika itu dirinya, mungkin Sang Ratu akan melakukan hal yang sama dengan An Ling karena sejak kecil Jie Yu memang gadis yang keras kepala
Maksud dari kedatangan An Ling kali ini adalah untuk meminta penjelasan kepada Sang Ratu tentang ujiannya agar bisa segera menikahi Jie Yu
Setelah An Ling mendapatkan kepastian, dirinya berjanji akan mengungkapkan semuanya kepada Jie Yu. Tentang masa lalu dan latar belakang keluarganya. Tentang dirinya yang sebenarnya adalah penerus dari Dewa Iblis dan juga rencana balas dendamnya kepada sekte cahaya juga para Dewa
Ratu lalu berdiri dan berjalan menuruni tangga lalu mendekati An Ling
Tempat itu terlihat seperti ruangan rahasia yang dijaga oleh banyak sekali prajurit kerajaan
Sambil berjalan, Sang Ratu sambil menjelaskan kepada An Ling
"Ujian dariku adalah, dengan membuatkan ku pil Yin Yang. Tidak ada batas waktu yang ditentukan. Aku tidak berharap secepatnya karena untuk menjadi Kaisar Spiritual tidaklah mudah. Akan tetapi, jika kau ingin segera menikah dengan Putriku, kau bisa membuatnya secepat mungkin!, " Ucap Sang Ratu menjelaskan
An Ling hanya menganggukkan kepalanya. Sekarang dia sudah paham dengan ujian yang akan diberikan oleh Ratu Jie Han kepadanya
Dengan adanya bahan yang cukup, An Ling bisa langsung mencoba membuatnya. Yang menjadi halangan An Ling adalah, bahan-bahan yang diperlukan sangatlah susah untuk di dapatkan
Tak lama kemudian, mereka telah sampai di pintu masuk ruangan rahasia tersebut. Sang Ratu lalu mengajak An Ling untuk masuk dan melihat dalamnya
An Ling sangat terkejut ketika melihat sebuah kuil yang berdiri di tengah-tengah ruangan rahasia tersebut. Dia tidak menyangka jika Sang Ratu sendiri yang akan memperlihatkannya kepadanya
__ADS_1
"Bukankah ini yang kau cari?, " Ratu Jie Han langsung bertanya kepada An Ling. Jika tebakannya benar, maka tujuan An Ling berlayar adalah untuk mencari kuil kuno yang ada di setiap pulau yang terpisah
An Ling tidak bisa berkata apa-apa. Dia takut jika Sang Ratu tiba-tiba berubah pikiran karena dia menganggap jika dirinya telah membuat kesalahan karena mencuri barang suci dari Benua Air
**
Barang suci Benua Air
Mahkota Dewa Air, Trisula Emas, Pelindung Lengan Biru Laut, dan Armor Naga Laut
Jika keempat Barang suci itu bersatu dan dikenakan oleh seseorang, maka orang tersebut akan memimpin Benua Air sepenuhnya
An Ling sekarang hanya memiliki Pelindung Lengan Biru Laut. Dia membutuhkan tiga barang suci lagi untuk menjadi penguasa Benua Air
**
"Aku tidak akan mengijinkan mu untuk menyerah!, "
Ucapan Sang Ratu membuat An Ling dipenuhi dengan kepercayaan diri yang sangat kuat
Dia tidak menyangka jika Sang Ratu malah menyuruhnya untuk tidak menyerah dan melanjutkan apa yang telah dia lakukan. Yaitu mengumpulkan keempat barang suci dan menjadi penguasa Benua Air
"Aku tidak ada niat untuk menyerah!, " Ucap An Ling dengan sangat tegas
Ratu Jie Han tersenyum manis setelah mendengar jawaban dari An Ling. Dia sangat lega dengan An Ling yang memiliki tekad yang sangat kuat persis seperti Xiao Han di masa lalu
"Kalau begitu, cepat selesaikan tugasmu itu!, " Ratu Jie Han langsung melontarkan kata-kata yang dapat dipahami langsung oleh An Ling
Maksud dari ucapan Ratu Jie Han adalah, dia memerintahkan An Ling agar memecahkan teka-teki yang ada di dalam kuil yang ada didepannya itu
__ADS_1