Balas Dendam Dewa Iblis

Balas Dendam Dewa Iblis
Episode 40


__ADS_3

"ayo sayang!" ucap An Ling kepada Jie Yu yang sedang duduk di sampingnya


"ayo..." Jie Yu pun membantu An Ling bangkit dari tidurnya dan langsung bergandengan tangan berjalan meninggalkan teman temannya yang sedang berkelahi


"kami pergi dulu Yu Nie, tolong urus mereka!" An Ling berpamitan dengan Yu Nie dan menyuruhnya agar mengurus teman temannya yang tengah berkelahi


"emmm... serahkan saja pada ku!" jawab Yu Nie.


An Ling pun berjalan menjauhi mereka sambil terus bergandeng tangan dengan Jie Yu


ketika mereka tengah asik berjalan melewati jalan biasa yang digunakan untuk keluar, mereka dikejutkan dengan suara teriakan seseorang yang memanggil mereka berdua


"An Ling! Jie Yu!"


An Ling dan Jie Yu pun langsung melirik ke arah suara itu berasal. rupanya yang memanggil mereka adalah ratu Jie Han


mereka lalu berjalan mendekati ratu Jie Han karena melihat tangan sang ratu yang melambai menyuruh mereka agar mendekat


mereka lalu membungkukkan badannya, memberi salam hormat kepada sang ratu


"kalian ikut aku sebentar!" ucap ratu Jie Han menyuruh An Ling dan Jie Yu untuk mengikutinya


mereka berdua mengangguk anggukan kepala mereka dan berjalan di belakang ratu Jie Han mengikutinya hingga sampai di ruan singgasana ratu


ratu berhenti tepat di depan bangku singgasananya lalu membalikkan badannya


"An Ling bukankah kau sudah kuberi tahu?" tanya ratu Jie Han kepada An Ling


An Ling pun sedikit membungkukkan badannya dan menjawab pertanyaan dari sang ratu


"saya sudah mengerti ratu. saya hanya tidak ingin Jie Yu diambil orang lain!" ucap An Ling menjelaskan kepada ratu Jie Han


Jie Yu yang mendengar ucapan An Ling merasa sangat tersentuh. dia hendak membantu An Ling agar ibundanya tidak mencampuri urusan mereka


"ibunda..., bukankah ibunda sudah berjanji tidak akan mencampuri urusan percintaan ku. apakah ratu yang terkenal selalu menepati ucapannya akan mengingkari janjinya itu kepada anaknya?" ucap Jie Yu dengan sangat serius.


ratu Jie Han pernah berjanji kepada Jie Yu bahwa dirinya tidak akan pernah mencampuri urusan percintaannya


"kau benar putriku..., akan tetapi, sebagai ibu yang baik, aku harus memastikan jika An Ling sudah siap menjadi menjadi suamimu. aku harus memastikan jika An Ling benar benar bisa menjagamu sampai akhir hayat nanti!" ucap ratu Jie Han.

__ADS_1


sebenarnya ratu Jie Han benar benar sudah percaya terhadap An Ling. dia hanya ingin melihat seberapa besar kekuatan An Ling yang merupakan anak dari Xiao Han. orang yang paling dia kagumi dan cintai di masa lalu


"maksud ratu...?" tanya An Ling yang tidak terlalu mengerti dengan ucapan ratu


"maksudku... aku akan memberikan kalian ujian!" ucap ratu Jie Han menjelaskan kepada An Ling jika dirinya berniat memberikan ujian kepada anak dan calon menantunya itu. yang pastinya ujian dari sang ratu akan sangat susah dan memakan waktu cukup lama


"jika itu yang ratu inginkan, saya siap menerimanya ratu!" An Ling pun menyanggupi permintaan dari ratu Jie Han


"bagaimana denganmu?" tanya ratu kepada Jie Yu yang sepertinya sedang sangat kesal karena ratu tiba tiba saja mengingkari janjinya


"huh! jika An Ling ikut kenapa aku tidak!" ucap Jie Yu dengan nada kesal dan wajah yang cemberut


"karena kalian sudah setuju, maka aku akan memberikan waktu bagi kalian untuk meningkatkan kekuatan kalian selama satu minggu!" ratu pun memberikan sedikit waktu agar An Ling dan Jie Yu bisa berlatih dan mempersiapkan diri mereka


"kalian boleh pergi!" ucap ratu Jie Han sambil membalikkan badannya lalu berjalan mendekati singgasananya


Jie Yu dengan muka cemberutnya langsung menarik tangan An Ling untuk segera pergi keluar


mereka akhirnya bisa menghirup udara segar di luar istana yang sumpek itu


tempat tujuan mereka yang pertama yaitu restoran yang biasa mereka datangi untuk makan setiap kali bertemu sambil membahas tentang ujian yang diberikan oleh ratu kepada mereka


"An Ling kenapa kau tidak makan?" tanya Jie Yu yang melihat An Ling tengah melamun di depan makanan yang telah mereka pesan


Jie Yu juga tidak mengerti sama sekali sebab dirinya belum pernah mendengar seseorang yang naik tingkat menjadi kaisar spiritual. bahkan ibundanya sendiri terjebak di ranah surgawi level sembilan. para alkemis di istana masih berusaha mencari cara agar ratu Jie Han bisa secepatnya naik tingkat menjadi kaisar spiritual


Jie Yu pun mulai menyuapi An Ling perlahan demi perlahan agar makanan yang mereka pesan cepat habis mereka makan dan tidak terbuang sia sia


adegan mereka itu terlihat sangat romantis bagaikan pasangan muda yang baru saja keluar dari bangku pelaminan. semua orang yang melihat An Ling dan Jie Yu yang sangat romantis itu tercengang


mereka tidak menyangka, putri kerajaan yang terkenal sangat dingin hatinya itu ternyata bisa ditaklukkan oleh An Ling yang tampangnya biasa biasa saja


jenius dari keluarga Gue, Gue Jin Tong tak sengaja melihat Jie Yu tengah bermesraan dengan seorang lelaki yang tidak dia kenal. dia pun berjalan mendekati mereka dengan aura membunuh yang sangat kuat


"Putri... sepertinya kau melupakan sesuatu?!" Gue Jin Tong langsung melabrak mereka berdua yang tengah bermesraan


"hei lihat lihat! bukankah itu Gue Jin Tong yang dikenal sangat jenius itu!" ucap seorang yang tengah makan di restoran yang sama dengan An Ling dan Jie Yu


"benar benar, sepertinya dia telah kembali dari latihannya! bahkan sekarang kekuatannya terlihat semakin kuat! orang itu pasti mampus!" ucap seseorang yang ada di sebelahnya

__ADS_1


An Ling tidak memperdulikan Gue Jin Tong sama sekali begitu juga dengan Jie Yu. mereka menganggap jika Gue Jin Tong bukanlah ancaman yang menakutkan untuk mereka


Gue Jin Tong yang merasa sangat kesal karena keberadaannya tidak dianggap sama sekali pun marah dan langsung memukul meja makan yang ada di depan mereka bertiga dengan telapak tangannya


Plakkk!!! suara teplakan itu terdengar hingga ke dapur restoran


"Oh sepertinya ada orang? apa kau melihat sesuatu sayang?" tanya An Ling memprovokasi Gue Jin Tong yang tidak dia kenal sama sekali


tangan An Ling mulai memainkan rambut Jie Yu yang duduk di depannya itu agar mereka terlihat tengah bermesraan dan juga agar Gue Jin Tong semakin marah


"Entahlah sayangku! mungkin dia hanya seorang pelayan!" Jie Yu pun membantu An Ling memprovokasi Gue Jin Tong agar Gue Jin Tong semakin marah


Jie Yu sudah sangat tidak tahan dengan Gue Jin Tong yang selalu mengejarnya. dengan adanya An Ling di sampingnya, Jie Yu menjadi lebih tenang sekarang. bahkan berani memprovokasinya


"Dasar kalian para kepar*t! beraninya menyamakan ku dengan pelayan yang rendahan itu!" ucap Gue Jin Tong dengan nada kesal. dia tidak terima jika dirinya disamakan dengan pelayan yang dimatanya hanya seorang rendahan


An Ling pun semakin menggoda Gue Jin Tong yang sudah terlihat sangat marah. bahkan An Ling sampai mengeluarkan koin perak dan membayar Gue Jin Tong agar dia pergi menjauhi An Ling yang sedang makan dengan Jie Yu


Gue Jin Tong sudah tidak tahan lagi dengan An Ling yang merendahkannya. dia ingin sekali menampar wajah An Ling itu. akan tetapi dia ingat jika dirinya sedang berada di dalam restoran


"Dasar kau bajing*n! jika kau ingin bersama dengan Jie Yu, kau harus mengalahkan ku dulu. datanglah ke kediaman keluarga Gue dan bertarung denganku!" Gue Jin Tong pun menantang An Ling agar bertarung dengannya di kediaman keluarga Gue


"Kenapa tidak menyuruh ratu saja untuk mengadakan pertarungan antara kita di kerajaan?" tanya An Ling yang malah menyarankan agar ratu langsung yang menjadi juri antara mereka berdua


"cihh! dasar sialan! baiklah jika itu maumu, aku akan meminta ayahku agar menyuruh ratu mengadakan pertarungan antara kita!" ucap Gue Jin Tong yang akan menyuruh ayahnya agar menyarankan kepada ratu tentang pertarungan mereka


"terserah...!, pergilah! hus! hus!" An Ling lalu mengusir Gue Jin Tong bagaikan mengusir seekor kucing


Gue Jin Tong hanya bisa menahan amarahnya dan langsung pergi meninggalkan mereka berdua


"hihihi!" Jie Yu tertawa kecil karena melihat tingkah An Ling itu


An Ling dan Jie Yu pun meletakkan beberapa koin emas di meja makan dan langsung pergi meninggalkan restoran karena merasa sudah kenyang


"cihh tunggu saja nanti! aku akan menghabisi mu!" Gue Jin Tong ternyata masih mengawasi An Ling dan Jie Yu yang baru saja keluar dari restoran


tak lama kemudian, Gue Jin Tong pun berjalan meninggalkan mereka hendak kembali ke kediaman keluarga Gue untuk melaporkan semuanya


...-------********--------...

__ADS_1


maaf ya kak ceritanya agak jelek soalnya authornya masih belajar 🙏🙏😤😤


tetep baca kisah An Ling membalas dendam ya kak dan jangan lupa kasih support buat author 😁😁


__ADS_2