
Jurang yang semula dipenuhi oleh lautan lahar, kini telah berubah menjadi bebatuan keras
Tubuh An Ling terbaring tak berdaya diatasnya. Xiao Jiu merasa sangat lega karena An Ling masih bernafas
Shao Bai yang terjun setelahnya juga bertanya, "Bagaimana kondisinya sekarang?." Raut wajahnya masih cemas
"An Ling masih bernafas. Tapi, nafasnya sudah sangat lemah. Aku khawatir, dia akan..." Xiao Jiu tidak kuat melanjutkan ucapannya
Shao Bai menggertakan giginya. Dia terduduk lemas melihat An Ling yang sedang sekarat
Xiao Jiu tidak bisa berbuat apa-apa. Melihat tubuh An Ling yang dipenuhi oleh luka bakar saja dia tidak tega
Shao Bai melihat sekitar. Dia melihat Pedang Iblis yang tertancap di tubuh Kalajengking Api yang sudah kaku. Sontak dia teringat sesuatu, "Benar juga!!." Shao Bai berlari untuk mengambil Pedang Iblis
Xiao Jiu mengelap air matanya yang sudah mengalir. Dia lalu bertanya, "Apa yang kau lakukan?."
"Aku ingat jika pedang legendaris bisa menghancurkan prasasti dengan mengalirkan kekuatannya kedalam prasasti!!." Shao Bai menjelaskan
Xiao Jiu membulatkan matanya, "Apa kau bilang?." Hatinya mendapat secercah harapan, "Biarkan aku membantumu!!."
Mencabut pedang yang tertancap sangatlah mudah. Shao Bai lalu membawanya ke prasasti untuk menghancurkan prasasti menggunakan Pedang Iblis
Dia segera menancapkannya ke prasasti dan mengalirkan seluruh kekuatan yang dimilikinya
Shao Bai menggertakan giginya, "Sial, tenagaku hampir habis!!."
Ketika tengah menahan Pedang Iblis yang menyerap habis seluruh tenaganya, Xiao Jiu diikuti dengan dua juniornya membantunya dengan membiarkan Pedang Iblis menyerap habis tenaga mereka sebagai balas budi An Ling yang sudah menyelamatkan nyawa mereka
Seiring berjalannya waktu, retakan sudah mulai terlihat di prasasti. Mereka semua menjadi lebih bersemangat. Wu Hao yang sudah hampir kehabisan tenaga menelan sebutir pil penambah stamina untuk mengisi sedikit staminanya
Orang kedua yang kehabisan tenaga adalah Zhang Lian. Dirinya sedikit berteriak lalu menelan sebutir pil penambah stamina
Retakan yang terlihat semakin besar. Mereka semua berteriak sangat keras sebelum pada akhirnya prasasti itu berhasil mereka hancurkan
Tekanan yang sangat kuat membuat mereka terpental sejauh sepuluh meter hingga menghantam dinding
Jiwa Phoenix legendaris keluar dari dalam prasasti batu. Dia melayang mendekati An Ling hingga pada akhirnya dia masuk kedalam tubuh An Ling
__ADS_1
Tubuh An Ling terangkat di udara. Kini, dia sedang berusaha mengendalikan Jiwa Phoenix di dalam dimensi ruang dan waktu
Tubuhnya dipenuhi oleh energi panas yang sangat besar. An Ling dengan sekuat tenaga menahannya hingga pada akhirnya tubuhnya mengeluarkan tekanan yang sangat dahsyat
Hawa panas memancar dari dalam tubuhnya hingga ke permukaan bumi. Raja Shao Wang yang masih duduk di singgasananya dikejutkan oleh hal itu. Dia bergegas untuk melihat kejadian apa yang menimpa Kerajaan bawah
Penampilan An Ling kali ini sedikit berbeda. Jiwa Phoenix sudah sepenuhnya menyatu dengannya. Bahkan, dia mempunyai sepasang sayap merah yang diselimuti oleh Aura Api
Melihat teman-temannya yang tergeletak lemas, An Ling segera membantu mereka. Di menggunakan kekuatan dari Mahkota Emas untuk memulihkan teman-temannya
Tubuh Xiao Jiu dan yang lainnya segera terisi penuh oleh kekuatan yang diberikan oleh An Ling
Mereka perlahan membuka matanya. Melihat An Ling dengan penampilan yang berbeda mereka memasang raut wajah gembira
Zhang Lian berteriak bahagia, "An Ling, apakah itu benar-benar kau?." Dia lalu berlari mendekati An Ling
An Ling tersenyum dingin, "Tentu saja!!."
"Kalian telah membantuku, aku berterima kasih kepada kalian. Aku berjanji akan membalasnya di masa depan!!."
"Ohh iya, kalian ambilah ini!!." An Ling lalu mengeluarkan esensi api dari Kalajengking Api
An Ling menganggukkan kepalanya, "Tentu saja. Kenapa aku harus bercanda!!."
Xiao Jiu menerimanya dengan senang hati. Mereka lalu membuat kesepakatan untuk menjualnya dengan harga mahal lalu membagi rata uang yang mereka dapatkan
Mereka lalu berjalan keluar secara bersamaan setelah An Ling menutup kembali Auranya
Dalam perjalanan mereka di lorong, mereka sudah mulai waspada terhadap serangan dari para prajurit
An Ling memandu mereka dari depan sebab intuisinyalah yang paling tajam diantara mereka. Dia sama sekali tidak merasakan adanya Aura berbahaya yang ada disekitar mereka
Dia merasa jika semua orang tengah berkumpul di satu tempat. Dia segera menjelaskan kepada semua teman-temannya
Zhang Lian tersenyum puas, "Bagus, ini kesempatan kita!!."
Mereka mempercepat langkah kaki mereka agar segera sampai di pintu gerbang. Tujuan mereka adalah kabur dari wilayah istana untuk bersembunyi selama beberapa hari
__ADS_1
Namun sangat disayangkan, mereka malah menemui bahaya yang sangat tidak mereka duga saat mereka berada di depan pintu gerbang istana kerajaan
Seseorang berpakaian layaknya raja menghadang mereka bersama beberapa prajurit di belakangnya
Shao Bai mengkerutkan keningnya, "A, ayah!!."
Semua tatapan beralih padanya. Xiao Jiu menggertakan giginya, "Ayah?, jangan-jangan, Raja Shao Wang?."
Tepat sekali, orang yang ada didepan mereka adalah Raja Shao Wang. Orang yang memimpin Kerajaan Dewa Api. Tepatnya Kerajaan atas
Raja Shao Wang berkata dengan lantangnya, "Shao Bai, apa yang kau lakukan disini. Kenapa kau bersama mereka?!."
Shao Bai sama sekali tidak bisa berkata apa-apa. Keringatnya sudah dipenuhi oleh keringat dingin
"Ayah, aku mohon lepaskan mereka. Aku berjanji mulai hari ini aku akan menuruti perintah ayah dan menjadi anak yang baik!!."
Raja Shao Wang tidak menghiraukan ucapan Shao Bai. Dengan kekuatan spiritualnya, dia menarik Shao Bai lalu membiarkan para prajurit yang ada di belakangnya membawanya pulang ke Kerajaan atas
Raja Shao Wang menyipitkan matanya memandangi An Ling. Dia berkata dalam hati, "Anak ini misterius. Aku harus berhati-hati!!."
Tatapan An Ling sangat tajam ketika melihat perlakuan Raja Shao Wang kepada Shao Bai. Dia tidak terima jika temannya, Shao Bai diperlakukan seperti itu
"Apa kau Raja Shao Wang?." Tanya An Ling dengan lantang
Raja Shao Wang mengkerutkan keningnya, "Sampai detik ini, baru pertama kali aku mendengar seseorang berbicara dengan sangat lantang seperti itu didepanku. Tapi aku menyukai sifat angkuhmu itu. Kuharap, kau tidak mengecewakan!!."
An Ling paham dengan ucapan Raja Shao Wang. Dia menerima tantangannya dengan senang hati, "Kalau begitu, kita lihat seberapa kuat Raja yang menguasai Benua ini!!."
Mereka berdua tak memikirkan apapun lagi dan memulai pertarungan dengan beradu pukulan. Seketika, semua yang ada di dekat mereka, terpental sangat jauh termasuk Xiao Jiu dan dua juniornya
Raja Shao Wang tersenyum puas, "Ternyata kau lumayan juga. Sudah lama sekali aku tidak bertarung secara serius. Kali ini aku akan serius menghadapimu!!."
An Ling tersenyum dingin, "Kalau begitu, aku juga akan serius!!."
Mereka berdua beradu pukulan satu sama lain. Tekanan yang mereka hasilkan bahkan berhasil menghancurkan beberapa bangunan
Xiao Jiu menyuruh kedua juniornya untuk pergi dari tempat yang akan hancur ini secepatnya. Xiao Jiu teringat jika segel yang membuat mereka terjebak ada di sekitar sini
__ADS_1
Dia lalu menyuruh kedua juniornya untuk membuka segel dan pergi dari tempat yang mengurung mereka selama bertahun-tahun