Beautiful Romance 2

Beautiful Romance 2
BAB 50 Beautiful Romance 2


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


Aditya menurunkan Kyra di kasur disusul dirinya berbaring di samping Kyra. Ia memeluk Kyra sambil meletakkan kepalanya didada istrinya itu.


“Ini seperti mimpi.” Ujarnya sambil memejamkan matanya dan tersenyum.


“Mimpi...” Balas Kyra dengan wajahnya yang terlihat bingung.


Aditya mengangkat kepalanya melihat kearah istrinya.


“Ia...ternyata kamu benar – benar ada disini sekarang.”


Kyra langsung mencubit kedua pipi suaminya dengan kencang.


“Aaaa....” jeritan Aditya memegang pipinya.


“Sakit kan....berarti ini bukan mimpi.”


“Aku kan bilang seperti mimpi sayang. Kamu langsung mencubitku begitu.”


“Supaya kamu tidak bilang seperti itu lagi.”


Aditya mengubah posisinya diatas istrinya kedua tangannya bertumpu di sisi kanan kiri tubuh Kyra.


“Apa nih sekarang?” Tanya Kyra melihat posisi suaminya itu.


“Layanilah suamimu yang kasihan ini.” Pintanya sambil tersenyum menggoda di depan Kyra.


“Kasihan kenapa?”


“Ya kasihan lah sayang. Aku menjaga diriku dari para wanita di luar sana selama delapan tahun ini. Itu semua karena kamu.”


Kyra kemudian melingkarkan kedua tangannya di leher suaminya sambil tersenyum.


“Suamiku sayang.....aku tidak percaya kalau kamu benar – benar tidak pernah bersama dengan seorang wanita selama delapan tahun aku tidak ada.”


“Huh....kamu tidak percaya dengan kesetiaanku.”


“Bukan begitu. Mungkin hatimu setia tapi nafsu pria itu tidak bisa dikendalikan dengan mudah.”


“Huh....kamu benar – benar meremehkan suamimu yah. Aku ini sudah pernah merasakan mereka semua. Setelah menikah denganmu aku tidak pernah berhubungan dengan wanita lain selain dirimu bahkan ketika kamu tidak ada.”


“Cih...” sambil memalingkan wajahnya. “Jadi kamu tidak suci lagi saat menikah denganku.”


Aditya langsung tertawa keras mendengar istrinya bilang seperti itu.


Kyra kembali melihat suaminya. “Kenapa kamu tertawa. Kamu mengejekku karena aku wanita terburuk di atas ranjang.”


Aditya semakin tertawa mendengar ucapan istrinya dengan wajah kesal yang di tunjukkan Kyra padanya.


Karena kesal ditertawakan Aditya. Ia kemudian mendorong tubuh suaminya yang masih berada di atasnya.


“Dasar laki – laki genit.” Ucapnya sambil bangun dari tempat tidurnya.


Aditya meraih tubuh istrinya dan langsung memeluknya dari belakang ketika ia melihat istrinya itu ingin pergi dari sana.


“Sayang....jangan marah. Aku hanya mencintai kamu.” Ucapnya


Ia lalu mencium dan menghirup aroma harum rambut istrinya.


“Aku tahu.”


“Terus kenapa kamu kesal begitu?” Tanya Aditya yang masih memeluk istrinya dari belakang.


“Kamu menertawaiku karena aku tidak seperti wanita – wanitamu itu.”


Aditya kembali terkekeh.

__ADS_1


“Huh...” Kesalnya.


“Aku tertawa bukan karena wanita – wanita itu sayang tapi aku tertawa mendengar ucapanmu tadi. Ternyata kamu permasalahkan masalah kesucianku yah.”


“Aku tidak marah. Hanya merasa dirugikan saja. Ternyata aku menikahi pria yang tidak suci lagi.”


Aditya kembali terkekeh mendengar ucapan istrinya itu.


“Aditya....” Panggilnya.


Aditya menghentikan tawanya itu dan kembali bicara pada istrinya.


“Jadi istriku maunya apa nih sebagai ganti rugi karena merasa dirugikan.”


“Memang apa yang ingin kamu berikan padaku?”


“Mobil keluaran terbaru hasil desain pria terkeren di kota ini.”


“Aku tidak mau mobilmu.”


“Pulau.”


“Tidak mau.”


“Eem...” Berpikir.


“Kalau gitu....aku berikan semua harta yang aku miliki menjadi milikmu.”


“Tidak mau.”


“Terus apa yang kamu inginkan sayang?” Tanya Aditya yang melihat wajah cemberut Kyra.


“Berikan hidupmu padaku.”


“Itu sih gampang. Aku akan menuruti semua yang istriku katakan.”


“Eem....semuanya. Tapi pertama kamu penuhi dulu keinginan suami hari ini.”


“Apa?”


Aditya langsung menarik tubuh Kyra sampai posisi berbaring di bawahnya. Ia menghujani ciuman di bibir istrinya itu. “Emmuach....emmuach....emmuach.”


Ia kemudian melihat wajah Kyra yang ada didepannya.


“Kenapa kamu menatapku begitu. Apa ada masalah dengan wajahku?” Tanya Kyra sambil memegang pipinya.


“Haaaa....” Menghembuskan nafasnya. “Aku benar – benar sudah menjadi gila karena istriku ini.”


“Memang apa lagi yang sudah kulakukan?”


“Semua wanita diluar sana terlihat badut dimataku.”


“Cih....dasar gombal.”


“Kamu tidak percaya. Suamimu ini bahkan alergi melihat wanita – wanita sexi.”


“Aditya...kamu membuatku merinding mendengar perkataanmu itu.”


“Aku akan mengatakan hal – hal seperti ini setiap hari meskipun kamu tidak suka.”


Kyra lalu melingkarkan kedua tangannya di leher suaminya.


“Aku bukan gadis romantis dan gadis lembut seperti wanita di luar sana yang selalu mengatakan hal – hal manis. Aku hanya bisa mengatakan kalau aku sangat mencintaimu, selamanya.” Ia kemudian tersenyum di depan Aditya.


Aditya langsung mencium bibir Kyra setelah Kyra mengatakan itu padanya. Kyra membalas ciuman suaminya itu dengan posisi kedua tangannya di leher suaminya. Mereka saling berciuman sangat mesra dan penuh gairah disana.


Aditya kemudian melepaskan ciumannya lalu mengangkat tubuhnya untuk membuka bajunya. Ia juga membuka tali pinggangnya dan membuka resleting celananya. Selesai melakukan itu......ia kembali mencium istrinya dengan penuh gairah sambil memainkan tangannya di paha Kyra lalu memasukkan secara perlahan tangannya ke dalam baju Kyra sampai ke dadanya.

__ADS_1


Ia melepaskan ciuman di bibir istrinya itu kemudian memindahkan bibirnya mencium telinganya lalu turun ke lehernya.


“Aditya...pelan – pelan sedikit.” Ucapnya yang merasa kesakitan di bagian dadanya.


Aditya langsung mengangkat kepalanya melihat istrinya dengan nafasnya yang terengah – engah karena tak bisa menahan hasrat prianya itu.


“Maaf sayang. Itu karena aku tidak bisa menahannya”


Ia kembali melanjutkan aksinya dengan mencium dada istrinya yang ia pegang dengan keras tadi. Lalu mencium setiap jengkal tubuh istrinya. Kali ini ia berusaha untuk melakukannya dengan pelan – pelan untuk membuat Kyra tidak merasakan sakit dan hanya merasakan kelembutannya saja.


Aditya lalu membuka semua pakaian istrinya sendiri dan kembali melanjutkan aksinya menikmati tubuh wanita yang sangat di cintainya itu.


Ia menarik kedua paha Kyra menempel di pahanya dan melakukannya disana.


“Egh...egh....egh...” suara Aditya yang mengeluarkan nafsu dan hasratnya yang tertahan selama beberapa tahun ini.


Akhirnya mereka kembali menyatukan tubuh mereka dalam hubungan intim suami istri yang selama delapan tahun ini tidak pernah mereka lakukan akibat dari kesalahpahaman diantara mereka.


Kyra hanya bisa menahan rintihannya dengan menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Aditya yang melihat itu langsung menarik dan memegang kedua tangan istrinya. Ia menekan kedua tangan Kyra dengan lembut disisi kanan kiri kepala istrinya itu.


Aditya kembali mencium bibir istrinya sambil melanjutkan aksinya tadi. Ia lalu melepaskan ciumannya dan berbicara pada Kyra.


“Teriaklah kalau kamu ingin teriak. Kenapa menahannya?” dengan suara lembut.


Kyra hanya bisa diam sambil menggigit bibirnya.


Setelah mengatakan itu pada istrinya. Ia kembali melanjutkan aksinya itu sampai ia melakukannya berkali – kali hingga membuat Kyra tak bisa menahan suaranya lagi yang ingin sekali berteriak.


Setelah puas menikmati tubuh wanitanya itu. Ia lalu mencium kening istrinya dan melemparkan tubuhnya di samping Kyra.


“Dit.....kamu benar – benar keterlaluan. Badanku sampai tidak bisa bergerak sekarang. Dulu kamu tidak seperti ini.” Ucapnya dengan suara yang terdengar lelah.


Aditya langsung memeluk istrinya yang dalam keadaan terlentang itu.


“Itu akibat karena kamu meninggalkan aku selama delapan tahun. Kalau kamu meninggalkan aku lagi. Aku akan membuatmu tidak bisa berjalan.”


“Aditya....” Dengan suara pelannya


“Ia...ia. Jangan marah – marah terus. Tidurlah sayang. Kamu pasti kelelahan kan. Besok kamu harus melakukannya lagi.”


“Aditya...” Kesalnya.


“Ia...ia. Aku salah. Istriku yang selalu benar. Tidurlah. Kalau kamu marah – marah terus. Aku akan melakukannya lagi. Kamu tahu kan aku ini belum puas. Aku hanya berhenti karena melihatmu sudah kelelahan.”


“Kamu...”


“Eemm...Diamlah.” sambil menunjukkan matanya yang melotot di depan Kyra. “Aku tidak main – main loh sayang. Aku ini masih ingin melakukannya.”


Kyra langsung diam mendengar ucapan suaminya.


“Pejamkan matamu.” Tegasnya.


Kyra langsung memejamkan matanya tanpa membantah sedangkan Aditya hanya tersenyum melihat istrinya yang menurut di depannya.


Ia kemudian memejamkan matanya sambil memeluk istrinya dengan erat.


Bersambung.


.


.


.


.


.**Jangan lupa Bayar aku😊dengan cara tekan LIKE di bawah, tulis KOMENT kalian. Berikan juga VOTE nya kalau suka dengan ceritanya.

__ADS_1


Terima kasih,🤗😘**


__ADS_2