Belenggu Pernikahan

Belenggu Pernikahan
Kemarahan Kinara


__ADS_3

...!Attention!...


Cerita ini di tunjukkan/dipublikasikan hanya untuk sekadar hiburan semata, tidak bermaksud menyinggung ataupun mencemarkan nama baik orang atau tokoh dalam alur cerita, cerita ini murni haluan author, jadi tolong bijak dalam membaca alur cerita, Selamat membaca readers 🥰🥰🥰


*


*


*


Sesuai janjinya pada Kinara, usai meeting Vano segera pulang untuk melepas rindu dengan sang istri, sudah sangat lama sekali Vano merasa kesepian ketika Kinara mulai merubah sikapnya menjadi dingin padanya


Betapa rindunya Vano untuk bisa bermesraan kembali seperti dulu bersama Kinara, sungguh perubahan yang besar di dalam rumah tangganya membuat Vano merasa terpuruk


Setelah sampai di rumah, Vano langsung masuk ke kamar tidur Kinara, ia benar² sangat rindu pada Kinara, bahkan Vano melewati Alina begitu saja yang sudah menunggunya di ruang tamu

__ADS_1


"Sayang, apa kamu sudah mulai membaik?" Tanya Vano seraya mengelus lembut rambut Kinara


"Tubuhku sudah membaik tapi hatiku masih tetap sakit seperti saat pertama kali kamu menikahi gadis lain" Ketus Kinara


Deg..


Hati Vano seketika hancur mendengar ucapan Kinara, ia merasa bersalah tapi mau bagaimana, ini semua ia lakukan demi Daddynya, ia sangat takut ketika sang daddy mengatakan akan memisahkannya dari Kinara, sungguh hati Vano hanya milik Kinara seutuhnya


Vano pun segera mengganti topik pembicaraannya, "Sayang lihatlah mas bawakan kamu seblak yang di jual di dekat kantor mas, kamu sangat menyukai seblak ini kan? Jadi mas belikan khusus untuk istriku tercinta" Ucap Vano dengan senyuman hangat


"Eoh? Mas nggak tau sayang kalau ini nggak baik untuk kamu, maaf sayang.. mas akan lebih memperhatikan mu" Lirih Vano yang merasa bersalah pada Kinara


"Ck!! Setelah menikah perhatian mu semakin berkurang, bagaimana kamu bisa adil padaku nanti, tidak apa lagipula kita akan segera bercerai nanti" Sinis Kinara


"Kenapa kamu selalu meminta cerai sayang, tidak ada sedikitpun perhatian mas yang berkurang padamu, jika memang mas sering melakukan kesalahan.. mas minta maaf ya, karena belakangan ini mas terlalu memikirkan kamu"

__ADS_1


"Jika memang kamu memikirkan ku, tidak mungkin hal sekecil ini bisa kamu lupakan tuan Vano!!!!" Bentak Kinara pada Vano


"Sampai kapan aku harus bertahan menghadapi mu?! Sampai kapan kamu akan terus mengurungku disini?!, jika memang kamu tidak sanggup untuk bersikap adil, kamu pilih antara aku atau Alina?"


Pilihan macam apa itu? Disisi lain Vano ingin melepaskan Alina dan hidup bahagia bersama Kinara tapi disisi lain ada janjinya pada daddynya, sang ayah selalu saja menuntutnya untuk memberikan seorang keturunan, ia tidak ingin menjadi anak durhaka, tapi ia juga tidak ingin melukai hati Kinara, sungguh Vano yang malang


"Sayang.. bolehkah aku memilih keduanya? Aku tidak sanggup memilih" Lirih Vano


"Br*ngs*k, pertama kamu mengurungku disini dengan penuh penderitaan, kedua kamu mengurung gadis tidak bersalah seperti Alina hanya karena terikat kontrak bodoh yang kamu buat, kenapa aku harus bertemu pria egois seperti mu!!!!! Kukira kamu adalah pria sejati, tapi nyatanya kamu tidak lain hanya seorang penghianat!!!!!" Ucap Kinara dengan amarah yang sudah tidak tertahankan, ia meluapkan semua isi hatinya, ia tidak peduli dengan Vano, walapun kata² itu bisa saja menyakiti hati suaminya


*


*


*

__ADS_1


****Hai guys, ini novel perdananya author, jadi tolong dimaklumi dan di maafkan apabila dalam alur cerita ada salah kata atau mungkin kurang tepat kata-katanya.🙏🙏🙏****.


__ADS_2