Belenggu Pernikahan

Belenggu Pernikahan
Pertengkaran Vano dan Kinara


__ADS_3

...!Attention!...


Cerita ini di tunjukkan/dipublikasikan hanya untuk sekadar hiburan semata, tidak bermaksud menyinggung ataupun mencemarkan nama baik orang atau tokoh dalam alur cerita, cerita ini murni haluan author, jadi tolong bijak dalam membaca alur cerita, Selamat membaca readers 🥰🥰🥰


*


*


*


Kinara segara bangkit dari tempat duduknya dan ia langsung menepis dengan kasar tangan Vano, ia begitu shock dengan ucapan sang suami, "A-apa maksudmu mas? Ka-kau mau menduakanku ku begituu, bukan kah sebelumnya kau bilang tidak akan menduakanku!!" Teriak Kinara dengan suara serak menahan tangisan


Vano yang melihat reaksi istrinya itupun segera bangkit dan langsung mendekap Kinara,"Sayang.. tenang lah, aku akan tetap mencintaimu, hatiku seutuhnya hanya untukmu sayang" Ucap Vano dengan suara lembut, berusaha menenangkan Kinara

__ADS_1


"Lalu kenapa kau meminta izin kepadaku jika hatimu hanya untuk kuu mass, apa kau sedang mempermainkan ku?" Ucap Kinara dengan memukul-mukul dada Vano


Vano menangkup wajah sang istri lalu berkata, "Sayang, daddy terus menuntutku untuk memberikan seorang cucu agar pewaris keluarga terus berlanjut, daddy menyuruhku untuk menceraikan mu tapi aku sangat tidak sanggup, dan aku harus menikah lagi sebagai syarat aku bisa terus bersamamu"


"Jika begitu ceraikan saja aku, lebih baik aku berpisah denganmu daripada harus satu atap dengan cintamu yang lain, apa kau tidak pernah memikirkan perasaan ku?" Lirih Kinara dengan mata yang sudah memerah menahan amarah


"Sampai kapanpun aku tidak akan pernah menceraikan mu! Jangan pernah berkata bahwa gadis itu adalah cintaku, sungguh aku menikah dengannya karena terpaksa aku lakukan semua ini agar tidak berpisah dari mu" Ucap Vano


"Lalu jika kau tidak mencintainya, mengapa kau memilih gadis itu? Pasti kau sudah merencanakan untuk menikah lagi kan sebelumnya?" Tanya Kinara yang malah menuduh Vano


"Bagaimana bisa kamu melakukan hal sesakit itu kepada ku, sudahlah aku malas mendengar bualan mu lagi" Setelah mengatakan itu, Kinara pergi meninggalkan Vano yang masih mematung di tempat


"Kinara sayang dengarkan mas dulu" Ucap Vano sedikit berteriak seraya mengejar Kinara

__ADS_1


Kinara pun pergi ke kamar dan mengunci pintu dari dalam


"Sayang cepat buka pintunya, mas mau bicara, jangan seperti ini dengarkan dulu penjelasan mas sayangg" Ucap Vano menggedor-gedor pintu kamar


Vano terus menggedor pintu kamar dan berusaha menjelaskan namun tidak kunjung mendapatkan respon, hanya suara isakan Kinara yang terdengar dari dalam pintu kamar 


"Aargghhh, aku harus bagaimana ini, tolong jangan buat hubunganku dan istri hancur tuhan" Ucap Vano lirih


Jam terus berputar membuat Vano masih terduduk lemas di depan pintu kamar Kinara, semalaman Vano hanya diam tidak beralih walupun hanya untuk mengambil minum, bahkan ia sampai tertidur di depan kamar Kinara, ia berharap sang istri membukakan pintu untuknya namun sampai ia tertidur pun, Kinara masih tetap dengan pendiriannya yaitu enggan membuka pintu kamarnya


*


*

__ADS_1


*


****Hai guys, ini novel perdananya author, jadi tolong dimaklumi dan di maafkan apabila dalam alur cerita ada salah kata atau mungkin kurang tepat kata-katanya.🙏🙏🙏****..


__ADS_2