Belenggu Pernikahan

Belenggu Pernikahan
Drama Sarapan


__ADS_3

...!Attention!...


Cerita ini di tunjukkan/dipublikasikan hanya untuk sekadar hiburan semata, tidak bermaksud menyinggung ataupun mencemarkan nama baik orang atau tokoh dalam alur cerita, cerita ini murni haluan author, jadi tolong bijak dalam membaca alur cerita, Selamat membaca readers 🥰🥰🥰


*


*


*


Kinara keluar kamar mandi dengan masih mengenakan handuk yang melilit di badannya, "Sudah pergi? Baguslah" Gumam Kinara kemudian ia menuju lemari untuk mencari baju yang akan ia kenakan untuk bertemu dengan Malvin


******


Di sisi lain, Vano dan Alina sudah turun kebawah untuk sarapan, mereka memesan makan lewat aplikasi ojek online


Ding, Dong


"Itu makanannya sudah datang, aku ambil dulu ya mas" Ucap Alina kemudian melenggang pergi untuk mengambil makanan yang ia pesan


Setelah mengambil pesanannya, Alina menyiapkan makanannya di meja, "Ayo makan mas" Alina hendak mengambilkan nasi untuk Vano, namun Vano menahan tangan Alina


"Aku akan menunggu Kinara" Ucap Vano seraya memperhatikan tangga


"Mas makan dulu saja, mbak Kinara masih lama" Alina kembali kesal karena lagi² Vano memperhatikan Kinara


"Tidak, Kalau kamu mau makan dulu, makan saja, aku tetap akan menunggu Kinara ku" Tegas Vano


Alina mengepalkan tangannya, "Cihh, Kinara ku? Sebentar lagi dia bukan milikmu lagi" Batin Alina menyeringai


"Terserah kamu lah mass, Kalau kamu nggak makan aku juga nggak mau makan" Alina melipat kedua tangannya dengan memanyunkan bibirnya

__ADS_1


"Aku akan panggil Kinara" Saat Vano hendak berdiri, tiba² saja Kinara sudah turun kebawah, dengan riasan yang cukup tebal, dan penampilan yang sangat rapi


Kinara menuju ke meja makan, "Kalian belum makan?" Tanya Kinara dengan nada dingin


"Kinara? Mau kemana kamu? Kenapa berdandan seperti itu?" Tanya Vano seraya mengerutkan kedua alisnya


Kinara meneguk air minumnya lalu berkata, "Apa urusannya denganmu?"


"Kinara!!! Aku ini suami mu" Tegas Vano


"Aku tidak peduli, aku sudah tidak menganggapmu sebagai suamiku lagi. Kalau kau berniat untuk menceraikanku, aku akan dengan senang hati mengurusnya" Ucap Kinara


Vano memijat pelipisnya, "Aku tidak akan pernah menceraikanmu"


"Kau memang laki² yang egois tuan Vano" Kinara pun mulai memakan, makanan yang telah di siapkan


"Pokonya kamu tidak boleh keluar dengan riasan seperti ini" Ucap Vano seraya menatap tajam Kinara yang tengah asik makan


Vano yang panik segera menyusul Kinara, "Kinara? Lebih baik sekarang kita periksa saja" Ucap Vano yang tampak khawatir dengan Kinara


"Tidak perlu, hari ini aku ada janji dengan seseorang" Ucap Kinara


Mereka pun kembali ke ruang makan, "Memangnya siapa yang akan kamu temui? Kenapa kamu lebih mementingkan dia daripada kesehatanmu?" Vano bertanya kepada Kinara seraya bersedekap dada


"Apa? Mbak Kinara akan pergi menemui seseorang? Tapi siapa? Aku harus kasih tau Ghea secepatnya" Alina diam² mengeluarkan ponsel dari saku bajunya, ia mengirimkan pesan pada Ghea kalau Kinara akan pergi menemui seseorang


("Hari ini mbak Kinara akan pergi menemui seseorang")


("Apa kau tau siapa yang akan di temui Kinara?") Tanya Ghea


("Tidak")

__ADS_1


("Yasudahlah, ini informasi yang bagus, beberapa orang surahanku akan membuntuti kemana perginya Kinara")


Alina tidak membalas pesan terakhir Ghea, karena Vano memanggilnya


"Alina, kamu temani Kinara pergi" Ucap Vano


"Apa? Tidak mau" Alina spontan mengatakan tidak, karena ia tau kalau ia ikut, sudah pasti ia akan disalahkan oleh Vano kalau terjadi apa² pada Kinara


"Kenapa tidak mau?" Vano mengangkat salah satu alisnya


"Bu-bukan tidak mau, tapi aku masih tidak enak badan mas" Lirih Alina


Kinara menghela napas, "Sudahlah, aku akan pergi sekarang saja"


"Kinara, tunggu" Vano mencekal tangan Kinara, namun Kinara menepisnya


"Kau urus saja istrimu yang katanya sedang 'Hamil' itu" Kinara menekan bagian kata hamil


Alina yang merasa tersindir seketika terbatuk karena tersedak makanan. Alina memelototi Kinara


Vano hanya bisa pasrah dengan sikap Kinara, "Aku harap kamu tidak akan bertemu dengan Malvin lagi" Ucap Vano dengan tegas


Kinara hanya menoleh kebelakang sekilas, lalu melanjutkan jalannya  


*


*


*


****Hai guys, ini novel perdananya author, jadi tolong dimaklumi dan di maafkan apabila dalam alur cerita ada salah kata atau mungkin kurang tepat kata-katanya.🙏🙏🙏****

__ADS_1


__ADS_2