
...!Attention!...
Cerita ini di tunjukkan/dipublikasikan hanya untuk sekadar hiburan semata, tidak bermaksud menyinggung ataupun mencemarkan nama baik orang atau tokoh dalam alur cerita, cerita ini murni haluan author, jadi tolong bijak dalam membaca alur cerita, Selamat membaca readers 🥰🥰🥰
*
*
*
Saat ini Vano sedang berada di pesawat untuk melakukan perjalanan menuju Ke Semarang, ia hanya diam sambil melamun, ia merasa sangat bersalah kepada sang istri tercinta, bagaimana caranya ia menjelaskan kepada Kinara tentang keputusannya untuk menikah lagi
Setelah sampai di Semarang ia langsung menuju ke kantor salah satu rekan bisnisnya
*
*
*
(Di Kantor)
Saat ini Vano tengah melakukan meeting untuk membahas beberapa masalah dengan kliennya
Pembicaraan yang cukup serius waktu tidak terasa berjalan begitu cepat
"Aku bisa meminjamkan dana untuk perusahaanmu namun ada satu syarat yang wajib kau penuhi" Ucap Vano
"Ap-apa perlu mengunakan syarat? Bukankah kau pernah bilang bahwa aku sudah seperti keluarga bagimu?" Tanya tuan Sebastian, rekan bisnis Vano
__ADS_1
"Aku memang menghormatimu karena kau berteman baik dengan daddy ku, tapi bisnis tetaplah bisnis, aku akan mengajukan syarat sebagai jaminan untuk hutangmu" Ucap Vano
Tuan Sebastian pun menghela napas, "Huh baiklah, yang terpenting perusahaanku kembali berjalan dengan normal, lalu syarat apa yang harus ku penuhi?"
"Kudengar kau memiliki seorang putri yang belum menikah bukan?" Tanya Vano
"Iy-iya benar" Jawab tuan Sebastian sedikit gugup
"Maka syarat yang ku ajukan adalah nikah kan putrimu dengan ku" Ucap Vano
"Apa?!!", "I-itu tidak mungkin, bukan kah kau sudah mempunyai seorang istri, lantas mengapa kau mau menikahi putriku?"
"Apa aku harus mengumbar privasi rumah tanggaku? Jika memang kau tidak mau maka perjanjian kita dibatalkan saja"
"Bukan begitu tuan, anda mudah tersinggung tuan Vano, tenang lah aku pasti akan membujuk putriku"
Vano menghela napas, semua sudah berjalan dengan baik, kini tanggal bagaimana caranya memberitahukan semua ini kepada istri tercintanya
*
*
*
Hari ini adalah hari kepulangan Vano, Kinara begitu semangat menyambut kepulangan Vano dengan mempercantik dirinya, tentu saja agar Vano merasa senang
"Assalamualaikum... sayang aku pulang" Teriak Vano, "Ehh kamu sudah disini ternyata" Ucap Vano membentangkan kedua tangannya
Kinara pun memeluk Vano, " Aku begitu sangat merindukan mu, hingga aku menunggu disini agar bisa langsung memelukmu"
__ADS_1
"Aku senang ketika kamu manja seperti ini kepada ku, bahkan kamu mempercantik dirimu untuk menyambutku, kamu memang istri terbaik"
"Ini memang kewajibanku mas untuk selalu membuatmu bahagia, duduklah dan ceritakan kepadaku bagaimana perjalanan mu ke Semarang, apa semuanya berjalan dengan lancar?"
Vano seketika menatap sendu wajah teduh sang istri, namun ia segera menjawab rasa penasaran sang istri dengan senyuman yang hangat
"Semuanya baik² saja tidak ada yang perlu di khawatirkan, dan aku juga punya satu cerita menarik apa kamu mau dengar?" Ucap Vano
"Tentu saja, cepet ceritakan" Ucap Kinara dengan antusias
Vano menghela napas berat seraya berkata dalam hati, "Kuatkan hatimu"
"Salah satu rekan bisnis ku yang aku temui di Semarang, memiliki seorang putri yang usianya beda 3 tahun darimu, dia cantik, pintar, dan juga baik hati" Ucap Vano dengan tersenyum getir, "Dia baru saja menyelesaikan studinya di salah satu universitas Semarang, dia sangat~"
"Tunggu!! Kenapa kamu ceritakan tentang gadis itu padaku?" Tanya Kinara dengan mengerutkan dahinya
Vano terdiam, ia menggenggam kedua tangan istri tercintanya lalu menatap mata indah sang istri dengan tatapan sendu, Vano menghela napas berat hingga akhirnya ia berkata
"Kinara izin kan aku berpoligami dengan menikahinya"
Deggg
*
*
*
****Hai guys, ini novel perdananya author, jadi tolong dimaklumi dan di maafkan apabila dalam alur cerita ada salah kata atau mungkin kurang tepat kata-katanya.🙏🙏🙏****..
__ADS_1