Belenggu Pernikahan

Belenggu Pernikahan
Vano Membuat Keributan


__ADS_3

...!Attention!...


~ Cerita ini di tunjukkan/dipublikasikan hanya untuk sekadar hiburan semata, tidak bermaksud menyinggung ataupun mencemarkan nama baik orang atau tokoh dalam alur cerita, cerita ini murni haluan author, jadi tolong bijak dalam membaca alur cerita, Selamat membaca readers ~


*


*


*


Di sepanjang perjalanan ke rumah Kinara, Vano menyetir dengan hati yang gusar, bagaimana bisa wanita yang ia cintai justru mengajukan gugatan cerai ke pengadilan


"Berani sekali Kinara menggugatku, dia pikir dia siapa?" Gumam Vano


"Aku tidak akan melepaskanmu semudah itu Kinara"


Setelah beberapa menit Vano menyetir, akhirnya ia telah sampai di rumah Kinara


Berbeda dengan sebelumnya, pada kunjungan kali ini Vano langsung menyerobot masuk rumah tanpa memperdulikan security yang terus memanggil namanya


"Kinara!!! Keluar kamu Kinara!!" Vano berteriak cukup keras di depan rumah Kinara


"Kinara, kalau kamu tidak mau keluar, maka aku yang akan menerobos masuk!!" Ancam Vano


Gio yang sedang menyelesaikan pekerjaannya pun menjadi sangat kesal saat mendengar suara Vano

__ADS_1


Ia pun menutup laptopnya secara kasar


Kinara yang mendengar suara Vano pun ikut turun kebawah


"Mas, bagaimana ini? Vano sepertinya sangat marah" Kinara sedikit ketakutan mendengar suara lantang Vano dari luar


"Kau tunggu di sini saja, biar aku yang keluar" Geram Gio seraya mengepalkan kedua tangannya


"Hemm" Kinara mengangguk menanggapi ucapan Gio


Gio pun keluar dengan membawa amarah


"Dimana Kinara?! Aku ingin bicara dengannya!!" Teriak Vano


Aksi mereka berdua pun menjadi tontonan oleh warga sekitar yang penasaran dengan suara keributan dari luar rumah mereka


"Aku ingin menemui istri ku!! Bukan kau!!" Balas Vano


"Istrimu adalah adikku, aku lebih berhak atasnya!!"


"Kenapa begitu mas? Seorang istri yang sudah menikah sepenuhnya hak suami, dan mas tidak perlu ikut campur antara aku dan Kinara, bahkan saat sekali pun ada masalah, tidak dianjurkan untuk pihak ketiga turut campur masalah antar suami dan istri, karena.. Itu justru semakin memperumit masalah bukan menyelesaikan masalah, contoh nya seperti ini, mas melarangku berkomunikasi dengan Kinara, bukan kah ini termasuk memperumit masalah?" Vano berkata dengan bijak, dengan maksud menarik atensi para warga agar berpihak padanya


Dan benar saja, orang² yang menyaksikan peraduan mulut antara Vano dan Gio pun mulai berbicara buruk tentang Gio


Kinara yang mendengarkan semuanya pun menjadi kasihan pada kakaknya, dengan tangannya yang terkepal, ia pun akhirnya keluar rumah untuk meyelesaikan masalahnya dengan Vano

__ADS_1


"Kenapa kakakku tidak boleh ikut campur? Kakak sejatinya pasti selalu melindungi sang adik, dan tidak mungkin kakakku melakukan ini tanpa ada alasan yang jelas" Ucapan Kinara berhasil menyentak perhatian semua orang yang berada disana


"Apa mau ku perjelas kesalahan apa yang sudah kau perbuat sehingga aku memutuskan untuk bercerai denganmu?" Kinara balik mengancam Vano


"Aku tahu kau adalah orang yang menjunjung tinggi harga diri mu tuan Vano" Lirih Kinara namun penuh dengan ketegasan


Wajah Vano menjadi pucat pasi mendengar ucapan Kinara, ia pun diam mematung


Kalau sampai Kinara berbicara mengenai alasan sebenarnya, sudah dipastikan harga diri Vano akan ternodai, apalagi ada beberapa orang yang memvideo pergelutan mulut mereka, padahal selama ini Vano selalu menyembunyikan kebenaran tentang pernikahan keduanya dari seluruh publik dan media


"Baiklah tuan Vano, jika tidak ada yang dibicarakan lagi, silahkan pergi dari rumah ini" Akhirnya Kinara pun mengusir Vano dari rumahnya


Tanpa berkata sepatah kata pun, Vano langsung pergi meninggalkan rumah Kinara dengan amarah, ia masuk kedalam mobilnya dengan membanting pintu mobilnya, di dalam mobil pun ia terus menggerutu dengan sikap Kinara yang semakin berani kepadanya


"Sial, sial, sial... kurang ajar sekali Kinara, pasti setelah ini akan banyak para awak media yang mempertanyakan alasan aku dan Kinara bercerai" Geram Vano


"Aarghhh, awas kamu Kinara, aku pasti akan membuat hidup mu menderita setelah ini" Ucap Vano, kemudian ia pun menjalankan mobilnya menuju ke rumahnya kembali dengan membawa amarah yang masih terpendam


*


*


*


Hai guys, ini novel perdananya author, jadi tolong dimaklumi dan di maafkan apabila dalam alur cerita ada salah kata atau mungkin kurang tepat kata-katanya.🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2