Belenggu Pernikahan

Belenggu Pernikahan
Tujuan Vano Menjenguk Kinara


__ADS_3

...!Attention! ...


~ Cerita ini di tunjukkan/dipublikasikan hanya untuk sekadar hiburan semata, tidak bermaksud menyinggung ataupun mencemarkan nama baik orang atau tokoh dalam alur cerita, cerita ini murni haluan author, jadi tolong bijak dalam membaca alur cerita, Selamat membaca readers ~


*


*


*


"Kinara!!!" Suara lantang yang berasal dari arah pintu kamar tempat Kinara dirawat, berhasil mengalihkan perhatian Malvin dan Kinara


Deg...


"Vano?" Ucap Malvin dan Kinara secara bersamaan


Vano pun mendekat ke arah Malvin dan Kinara dengan tangan yang terkepal


"Sedang apa kau disini hah?" Vano membentak Malvin seraya mencengkram kerah baju


Dengan kasar, Malvin menepis tangan Vano, "Apa urusan mu?" Sinis Malvin


"Aku suaminya Vin!!" Vano berteriak cukup keras


"Cihh, suami? Setelah semua yang kau lakukan kepada Kinara, kau masih menyebut dirimu seorang suami?" Malvin berkata dengan nada sinis


"Memangnya apa yang kulakukan? Asal kau tau, semua yang aku lakukan pasti ada penyebab nya" Vano berkata tegas kepada Malvin


"Lalu? Apa penyebab kau menyakiti Kinara? Hah?!" Malvin membentak Vano

__ADS_1


"Aku tidak pernah menyakiti Kinara, aku hanya menghukumnya jika dia salah!! Aku ini suaminya!!! Aku lebih tau dan lebih berhak atas Kinara" Vano menekan kalimat terakhirnya


Dengan menutup telinganya, Kinara berteriak kepada dua orang di depannya, "Sudah cukup!!! Jangan bertengkar disini" Kinara berteriak frustasi


Pandangan Vano pun beralih kepada Kinara, dengan langkah cepat, Vano segera mendekat ke arah Kinara, "Kinara, apa kau baik² saja?" Tanya Vano


Kinara pun melayangkan tatapan tajam kepada Vano, "Tidak perlu basa-basi Vano, katakan saja apa maksud mu datang kemari, aku tidak yakin jika kau kemari karena mengkhawatirkan keadaan ku!!" 


Gleg


Vano menelan ludah nya kasar, memang benar Vano datang menjenguk Kinara memiliki maksud dan tujuan yang lain, tapi ia tidak menyangka bahwa ia akan bertemu juga dengan Malvin


"Bisakah kita bicara empat mata Kinara?" Tanya Vano seraya melirik sinis ke arah Malvin


"Tidak bisa, katakan saja apa mau mu!" Kinara berkata tegas, seolah tidak peduli dengan permintaan Vano


"Aku mohon Kinara" Vano menangkup kedua tangan Kinara


"Tidak apa, aku akan keluar, kalau kau butuh bantuan, panggil saja aku" Kinara pun mengangguk menanggapi ucapan Malvin, dan Malvin pun pergi meninggalkan Vano dan Kinara


"Katakan apa mau mu?" Kinara berkata dengan nada dingin


"Kinara, tidak bisakah kita memperbaiki hubungan kita?" Vano menatap Kinara dengan tatapan memelas


"Tidak mau!"


Vano menghela napas kasar, "Baiklah kalau kau tidak mau kembali dengan ku, tapi aku mohon buatlah klarifikasi tentang berita perceraian kita, aku tidak mau nama baikku menjadi rusak" Vano kembali memohon kepada Kinara


Sedangkan Kinara hanya bisa tersenyum sinis, "Sungguh tidak tau malu" Sindir Kinara pada Vano

__ADS_1


"Tidak tau malu? Aku hanya meminta kepadamu untuk mengembalikan nama baikku Kinara, apa kau tau ini bisa  berdampak buruk bagi perusahaan ku? Apa kau tega melihat para karyawan di kantor ku menjadi kesulitan dalam beraktivitas karena banyaknya para wartawan yang selalu berjejer di depan gedung?" Vano memberondong Kinara dengan berbagai pernyataan


"Tidak peduli, itu urusan mu" Jawab Kinara dengan jutek


"Kau egois Kinara. Kau sudah sangat keterlaluan!!" Vano membentak Kinara


"Lalu bagaimana denganmu Vano?!! Kalau aku egois, lalu kau apa? Hah?" Kinara balik membentak Vano


"Apa? Aku apa? Aku menikah lagi karena memiliki alasan, dan kau sudah tau bukan alasannya" Vano berusaha membela dirinya dengan memojokkan Kinara


Kinara pun memalingkan wajah nya dari Vano, "Pergilah" Lirih Kinara


"Aku tidak akan beranjak pergi sebelum kau menyetujui permintaan ku" Ucap Vano seraya bersedekap dada


"Pergi Vano, aku mohon pergi!!" Kinara berteriak frustasi menghadapi Vano


"Tidak akan" Jawab Vano


Saat Vano dan Kinara sedang berdebat, tiba² saja pintu kamar Kinara dibuka dengan sangat keras


Brakk


"Pergi kau dari sini pria bajing*n" Teriak seseorang dari arah pintu kamar Kinara


*


*


*

__ADS_1


Hai guys, ini novel perdananya author, jadi tolong dimaklumi dan di maafkan apabila dalam alur cerita ada salah kata atau mungkin kurang tepat kata-katanya.🙏🙏🙏


__ADS_2