
...!Attention!...
Cerita ini di tunjukkan/dipublikasikan hanya untuk sekadar hiburan semata, tidak bermaksud menyinggung ataupun mencemarkan nama baik orang atau tokoh dalam alur cerita, cerita ini murni haluan author, jadi tolong bijak dalam membaca alur cerita, Selamat membaca readers 🥰🥰🥰
*
*
*
"Betapa beruntungnya aku memilikimu, walapun cintamu berkurang, tapi aku tetap senang karena aku masih menjadi satu²nya pria yang kamu cintai" Lirih Vano dengan senyuman yang manis menatap Kinara
Kinara memejamkan matanya, "Aku sungguh membenci diriku sendiri, kenapa aku bisa tetap mencintaimu padahal hatiku tersiksa karenamu, percayalah Van suatu saat nanti aku akan pergi meninggalkanmu bersama laki² lain"
"Pergilah sejauh yang kamu mau, aku akan tetap membuatmu pulang walapun nyawa harus kutaruhkan, aku benar² sudah gila karena terlalu mencintaimu"
"Kamu benar² pria egois Van, kumohon untuk kali ini tinggalkan aku sendiri" Pinta Kinara dengan suara lirih
__ADS_1
"Sayang, aku terluka, bisakah kamu mengobati aku? Hanya sebentar saja, aku merindukan sentuhan tanganmu, tolong" Pinta Vano dengan mata memohon
Kinara memalingkan wajahnya ke arah lain, "Aku tidak bisa, Alina lebih mengkhawatirkanmu, pergilah jangan membuatnya semakin menderita karena dirimu"
Hati Vano sangat hancur mendengar menolakan Kinara, ia menunduk untuk menutupi rasa sakitnya, "Hikss, sampai kapan kamu akan menjauh sayang, aku suamimu Kinara jangan perlakukan aku seperti orang asing, aku tau hatimu terluka tapi kumohon, hikss, luluhkan sebentar hatimu untukku, walau hanya sebatas mengobatiku" Ucap Vano dengan terisak, ia sangat sedih dengan sikap Kinara
"Jangan berharap aku akan luluh ketika mendengar suara isakanmu, pergilah dan obati lukamu, disini yang terluka bukan hanya aku ataupun kamu tapi Alina juga terluka, jadi pergilah dan temui dia" Ucap Kinara dengan suara tegas
"Tapi aku ingin bersamamu sayang, aku sangat merindukan kamu, hikss"
Vano mulai melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan yang selama ini selalu memberikannya kehangatan, namun sudah sangat lama kehangatan itu hilang
~Aku sangat benci dengan diriku sendiri, disisi lain pria ini sungguh sudah sangat menyakiti hatiku, tapi disisi lain hati kecilku selalu mendorongku untuk memberikannya cinta sebagaimana seorang istri mencintai suaminya dengan tulus~ Kinara
Kinara mulai mengisi ruangan dengan suara isakannya yang sangat menyesakkan, betapa malangnya nasib wanita ini, ia berkorban dari segalanya hanya untuk suaminya yang sudah mengkhianatinya, hanya satu harapan yang ia pegang, bahwa ia ingin sekali seseorang berada disampingnya, yang dapat membalas cintanya yang tulus
Tiba² bunyi satu notif pesan yang membuat isakan Kinara mulai sedikit mereda, ia membuka pesan tersebut dengan mata yang sedikit memerah karena menangis
__ADS_1
.
.
ISI PESAN:
"Hai, sudah sangat lama sekali terakhir kali aku menyapamu, bagaimana kabarmu? Kuharap kehidupanmu dipenuhi oleh kebahagiaan setelah kamu menikah, bisakah aku membuat janji untuk bertemu denganmu besok? Aku baru saja pulang ke Jakarta setelah bertahun-tahun menatap di luar negeri, balas pesanku saat kamu tidak sibuk, aku harap kita bisa bertemu"
Kinara sangat terkejut setelah mendapatkan pesan dari orang ini, ia kembali teringat masa lalunya dengan orang ini, dimana saat itu adalah saat² yang bahagia tanpa adanya duka sedikitpun
*
*
*
****Hai guys, ini novel perdananya author, jadi tolong dimaklumi dan di maafkan apabila dalam alur cerita ada salah kata atau mungkin kurang tepat kata-katanya.🙏🙏🙏****.
__ADS_1