Belenggu Pernikahan

Belenggu Pernikahan
Tragedi Susu Jahe


__ADS_3

...!Attention!...


~ Cerita ini di tunjukkan/dipublikasikan hanya untuk sekadar hiburan semata, tidak bermaksud menyinggung ataupun mencemarkan nama baik orang atau tokoh dalam alur cerita, cerita ini murni haluan author, jadi tolong bijak dalam membaca alur cerita, Selamat membaca readers ~


*


*


*


Setelah menempuh perjalanan beberapa menit, Vano dan Alina pun sudah sampai di rumah mereka, saat hendak memasuki rumah, ternyata di ruang tamu, orang tua Vano sudah menunggu mereka di sofa


"Mom, Dad" Vano dan Alina menghampiri kedua orang tuanya dan duduk di depan mereka


"Bagaimana kabar mu?" Tanya ayah Vano


"Aku baik² saja dad, Daddy dan Mommy apa kabar?" Tanya Vano balik


"Kita baik² saja nak" Jawab ibu Vano


"Bagaimana dengan istri mu? Apa dia sudah hamil?" Tanya ayah Vano to the point


Vano pun tersenyum dengan sinis, "Sudah dad, kandungannya sudah hampir 1 bulan" Jawab Vano dengan sedikit angkuh


"Bagus Vano, jaga istrimu baik², jangan sampai kandungannya kenapa²" Tegas ayah Vano


Sedangkan ibu Vano hanya mendengarkan percakapan mereka berdua sambil bermain hp, ia sama sekali tidak tertarik dengan pembahasan yang di bahas oleh suaminya dan anaknya, karena pada dasarnya nyonya Indira sudah membenci Alina sedari awal


Kini giliran Alina yang akan mendekatkan diri dengan ibu mertuanya, "Em, Mom mau minum apa? Biar Alina buatkan" Tanya Alina dengan nada yang ramah dan diiringi senyuman hangat


"Tidak perlu, aku tidak haus. Lagipula minuman yang kamu buat pasti tidak seenak buatan Kinara" Jawab nyonya Indira dengan nada nyinyir


Alina menghela napas sebentar, lalu kembali berbicara dengan ibu mertuanya, "Alina akan berusaha Mom, pasti minuman buatan Alina tidak kalah enak dengan buatan mbak Kinara, atau bisa saja buatan Alina lebih enak" Ucap Alina


Nyonya Indira menatap Alina dengan tatapan meremehkan, "Yasudah, buatkan aku susu jahe saja" Jawab nyonya Indira dengan jutek


"Baik Mom aku buatkan sekarang, kalau Daddy mau apa?" Kini Alina berganti kepada sang ayah mertua


"Air putih saja"

__ADS_1


"Baik" Alina pun segera pergi memuju ke dapur


Sesampainya di dapur, Alina menjadi bingung karena ia tidak tau bagaimana cara membuat susu jahe yang diminta oleh ibu mertuanya


"Bagaimana ini? Aishhh!! Merepotkan sekali sih ibu itu" Gerutu Alina


"Apa aku tanyakan saja ya pada mbak Kinara. Lebih baik aku merendahkan harga diri ku sedikit dari pada harus dicaci maki oleh nenek sihir itu" Akhirnya Alina memutuskan untuk mengirimkan sebuah pesan kepada Kinara


********


Saat ini Kinara tengah pergi berbelanja kebutuhan saat hamil dengan kakaknya, ia sangat menikmati momen² kehamilannya, walaupun tanpa adanya seorang suami


Di saat Alina sedang memilih susu untuk ibu hamil, tiba² saja ponsel nya berbunyi yang menandakan ada pesan masuk


Kinara pun segera membuka hpnya, dan Kinara pun menjadi terkejut dengan pengirim pesan tersebut


"Alina? Untuk apa dia mengirmiku pesan?" Gumam Kinara, ia segera membuka isi pesannya


"Apa saja resep untuk membuat susu jahe?" Begitu lah pesan singkat yang dikirim oleh Alina


Kinara pun mengernyitkan dahinya, ia terheran dengan pesan tersebut


"Aku tau kau sudah membaca pesanku, cepat jawab pesannya, aku tidak punya banyak waktu 😒😒"


Setelah membaca pesan terakhir Alina, Kinara akhirnya mengerti bahwa Alina meminta resep tersebut karena ibu mertuanya sedang berkunjung


Kinara pun diam² menyeringai dan tersenyum licik


Setelah itu ia segera menjawab pesan Alina dengan memberikan resep untuk membuat susu jahe kesukaan ibu mertuanya (Mungkin, wkwk)


"Kenak kamu Alina, hahaha" Kinara tertawa puas setelah menjawab pesan dari Alina


"Huh, aku tidak sabar menunggu kekacauan yang akan di perbuat oleh Alina" Kinara kembali tertawa kecil, ia bahkan sampai tidak sadar bahwa ia menjadi tontonan orang di sekelilingnya


*******


Akhirnya Alina pun membuatkan sendiri susu jahe yang diminta oleh ibu mertuanya, ia ingin membuktikan kepada ibu mertuanya bahwa ia lebih mampu daripada Kinara


Setelah selesai menyiapkan minum untuk mertua dan suaminya, Alina membawanya ke ruang tamu

__ADS_1


"Silahkan diminum Mom, Dad. Oiya Mas, ini kopi buat kamu" Alina memberikan cangkir minuman masing²


"Apa kau membuat sendiri?" Tanya nyonya Indira dengan menatap cangkir di tangannya yang berisikan susu jahe


"Iyaa Mom, aku yang membuatnya sendiri, kalau Mommy tidak percaya, lihat saja ke depan, dari tadi bik Siti sedang menyapu halaman, jadi tidak mungkin bik Siti membantu ku" Jawab Alina dengan bangga


"Hmm" Nyonya Indira tidak lagi menjawab ucapan Alina, ia segera menyesap susu jahe di tangannya


Dannn....


Byurrr


Nyonya Indira menyemburkan susu jahe yang sudah masuk ke mulutnya


"Apa ini Alina!!! Apa yang kau masukkan ke dalam minuman ini!!" Nyonya Indira membentak Alina dengan sangat keras


Ia lalu membanting cangkir berisikan susu jahe tersebut lalu berkata, "Kurang ajar kamu Alina. Sudahlah Dad, ayo kita pulang saja" Nyonya Indira segera melengos pergi dari hadapan Vano dan Alina yang disusul oleh sang suami dari belakang


Alina benar² kaget dengan kejadian barusan, perasaan dia sudah mengikuti semua resep dari Kinara, tapi mengapa ibu mertuanya beraksi seperti itu


"Apa mbak Kinara mengerjaiku? Sialan!!" Umpat Alina dalam hati


"Alina, apa yang kamu lakukan? Kenapa Mommyku bisa sampai semarah itu? Hah?! Kamu keterlaluan Alina, sudahlah aku malas berbiacara denganmu" Vano pun juga melengos pergi meninggalkan Alina sendirian,  yang masih shock diruang tamu


Ia mengambil hp nya dan akan mencaci Kinara lewat pesan, namun sayangnya Kinara sudah memblokir nomer Alina


"Aargghhh, sialan kamu Kinara!!"


***


"Resepnya sangat mudah, kamu tinggal potong- potong jahenya, kemudian campur susu dan potongan jahe tadi dan rebus bersama, setelah itu jika ingin di tiriskan buang dulu jahenye, dan oiya jangan lupa untuk tambahkan cengkeh dan sereh yang banyak, karena itu akan menjadi sangat nikmat" Kinara sengaja menambahkan cengkeh dan sereh ke dalam resep yang di minta oleh Alina, agar rasanya menjadi aneh dan tidak nyambung, terlebih lagi mantan ibu mertuanya tidak terlalu menyukai aroma dari cengkeh dan sereh


*


*


*


Hai guys, ini novel perdananya author, jadi tolong dimaklumi dan di maafkan apabila dalam alur cerita ada salah kata atau mungkin kurang tepat kata-katanya.🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2