
...!Attention!...
Cerita ini di tunjukkan/dipublikasikan hanya untuk sekadar hiburan semata, tidak bermaksud menyinggung ataupun mencemarkan nama baik orang atau tokoh dalam alur cerita, cerita ini murni haluan author, jadi tolong bijak dalam membaca alur cerita, Selamat membaca readers 🥰🥰🥰
*
*
*
"Malvin" Lirih Kinara
"Hai Kinara, bagaimana kabar mu? Kamu terlihat semakin cantik saja, maaf selama ini aku tidak pernah mengabarimu" Ucap Malvin dengan senyuman hangat
Senyuman itu adalah senyuman yang pernah Kinara miliki seutuhnya, namun apalah daya Kinara, Malvin menghianati hubungan yang di bangun atas dasar cinta, ia lebih memilih pergi keluar negeri dan meninggalkan Kinara begitu saja
~Andai Kinara tau apa penyebab Malvin pergi meninggalkannya~
"Kabar ku baik, bagaimana dengan Kabar mu? Apakah urusanmu di luar negeri sudah beres?" Tanya Kinara dengan nada lirih
"Aku pergi ke luar negeri dengan maksud untuk melupakan mu, tapi nyatanya aku malah semakin merindukanmu" Malvin kembali tersenyum menjawab pertanyaan Kinara. "Oiya, bagaimana dengan kehidupan mu dan Vano? Apakah kamu bahagia bersanding dengannya?" Tanya Malvin dengan lirih, ia takut menyakiti perasaan Kinara
"Hey, pertanyaan macam apa itu, aku sudah menikah bertahun-tahun, tentunya kehidupanku baik² saja dan dipenuhi dengan kebahagiaan" Ucap Kinara diselingi dengan candaan
__ADS_1
"Ternyata kamu masih pandai untuk menyembunyikan deritamu dari orang lain" Batin Malvin
"Emm, Kinara bolehkah aku mengajakmu jalan²? Aku sudah mulai lupa dengan pemandangan di taman ini" Pinta Malvin
"Eoh, tentu saja dan mungkin kita akan melewati tempat di saat kau menyatakan cinta padaku, yang sangat membosankan dan sangat tidak romantis" Ucap Kinara dengan nada yang dibuat-buat seperti sedang kesal
"Ehey, jika membosankan kenapa kamu menerima cintaku?" Tanya Vano dengan menyilangkan kedua tangannya
"Karena aku sangat mencintaimu dulu" Kinara pun terkekeh
Hanya candaan kecil, tapi membuat seorang Kinara dapat menggemakan tawanya dengan lepas, sungguh pertemuan ini membawa kebahagian kecil yang sangat berharga
Setelah puas seharian menghabiskan waktu dengan sang mantan kekasih, Kinara pun pamit untuk pulang
"Yah, padahal aku masih ingin jalan² denganmu" . "Emm Kinara, apa aku boleh meminta sesuatu darimu?" Ucap Malvin sedikit gugup
"Apa itu?" Tanya Kinara
Malvin menghela napas, "Ak-aku ingin memelukmu"
Kinara menghembuskan napasnya dan akhirnya ia pun menyetujui permintaan Malvin, "Baiklah"
Dengan sedikit kecanggungan mereka pun berpelukan dengan waktu yang cukup singkat
__ADS_1
Tanpa mereka sadari, di sisi lain ada yang sedang mengawasi mereka, "Bisa-bisanya mbak Kinara berpelukan dengan laki² lain, aku harus memfoto mereka, dan mengirimkannya pada Mas Vano" Ucap nya dengan menyeringai seraya memfoto adegan pelukan Kinara dan Malvin
.
.
Vano yang sedang pusing pun memijat pelipisnya, sungguh hari ini adalah hari yang sangat melelahkan baginya
Saat sedang memijat pelipisnya, tiba² Vano mendapatkan pesan dari Alina, ia pun membuka pesan tersebut, "Tumben Alina kirim pesan, pesan gambar lagi"
Vano pun segera membuka gambar tersebut, Vano terlonjak kaget saat melihat foto yang dikirim oleh Alina, darahnya seketika mendidih, wajah memerah, rahangnya mengeras, ia benar² marah saat ini
"Berani sekali kamu Kinara" Ucap Vano dengan emosi yang tertahan
Ia segera menyambar kunci mobil yang berada di mejanya, ia mengendarai mobil dengan kecepatan di atas rata², pikirannya saat ini sedang di kuasai oleh api cemburu, ia tidak dapat berpikir jernih
*
*
*
****Hai guys, ini novel perdananya author, jadi tolong dimaklumi dan di maafkan apabila dalam alur cerita ada salah kata atau mungkin kurang tepat kata-katanya.🙏🙏🙏****
__ADS_1