
...!Attention! ...
~ Cerita ini di tunjukkan/dipublikasikan hanya untuk sekadar hiburan semata, tidak bermaksud menyinggung ataupun mencemarkan nama baik orang atau tokoh dalam alur cerita, cerita ini murni haluan author, jadi tolong bijak dalam membaca alur cerita, Selamat membaca readers ~
*
*
*
"Kinaraaa!!" Vano berteriak seraya menghampiri Kinara yang sudah terkapar tak sadarkan diri
Vano segera memangku kepala Kinara, ia segera membersihkan darah yang mengalir keluar dari hidung Kinara dengan sapu tangan yang berada di saku celananya, kemudian ia membopong Kinara menuju kamar di ikuti Alina
Vano pun meletakkan tubuh Kinara dengan lembut, "Alinaa!! Cepat kamu telponkan dokter" Perintah Vano pada Alina
"A-apa dokter? Aku rasa tidak perlu mas, nanti mbak Kinara juga bangun sendiri" Jawab Alina dengan gugup
"Alina!!! Jangan membantah, cepat telpon dokter" Vano berkata dengan tegas
Alina menggigit kuku jarinya, ia sangat panik saat ini, "Aduhh gimana ini, nanti pasti mbak Kinara ketahuan kalo lagi hamil" Batin Alina
__ADS_1
Vano kembali melirik Alina yang diam saja, "Alina!!! Apa yang kamu pikirkan.. cepat telpon dokter, aku tidak mau Kinara kenapa²" Ucap Vano
"Ta-tapi mas mbak Kinara ~" Alina hendak kembali berbicara namun Vano lebih dulu menyelat perkataannya
"Ah kelamaan kamu, sini hp kamu" Vano merampas hp dari tangan Alina dan kemudian menelpon seorang dokter
"Mass" Alina kesal dengan Vano yang menurutnya terlalu berlebihan
Setelah selesai menelpon dokter Vano kembali ke mendekat ke arah Kinara yang ternyata sudah bangun dari pingsannya, "Apa Mas terlalu kasar sama kamu sayang?" Lirih Vano
"Ckk" Alina memutar bola matanya malas melihat sikap Vano
Kinara hanya memalingkan wajah, ia sangat benci saat ini untuk sekedar melihat wajah Vano
"Dokter, akhirnya anda datanya juga, tolong segera periksa istri saya dok" Ucap Vano
"Baik Pak saya periksa dulu ya keadaan bu Kinara" Dokter pun mulai memeriksa keadaan Kinara, terakhir dokter memeriksa denyut nadi Kinara
Nampak Alina menunggu dengan sangat gelisah, "Astagaaa, Apa dokternya tau kalau mbak Kinara lagi hamil" Batin Alina seraya mengigit bibir bawahnya
Setelah memeriksa Kinara, dokter pun bertanya pada Kinara tentang keluhan² yang ia rasakan saat ini, "Bu Kinara, apa anda punya keluhan² lain?" Tanya sang dokter
__ADS_1
"Iya dok, belakangan ini saya sering mual, perut saya kram, nafsu makan saya juga berkurang" Lirih Kinara
"Jadi begini bu Kinara, anda tidak perlu khawatir dengan semua keluhan anda, karena saat ini anda sedang hamil. Usia kandungannya sudah mencapai 2 minggu" Ucap sang dokter seraya tersenyum hangat kepada Kinara
"Sa-saya hamil dok? Tapi waktu saya cek menggunakan tespeck hasilnya negatif" Kinara pun bangkit dari tidurnya dan duduk menghadap sang dokter
"Tespack bisa saja menunjukkan hasil negatif, padahal anda sedang mengandung. Hal tersebut disebabkan oleh hCG yang belum sepenuhnya muncul pada air kencing. Kondisi ini disebut hasil negatif palsu, tidak semua perempuan yang sudah hamil akan memiliki tingkat hCG yang sama dalam urine mereka bu Kinara" Jelas sang dokter
Deg..
Vano diam mematung di tempatnya, ia mengepalkan tangannya, wajahnya memerah mendengar kabar ini
Sedangkan Alina, ia memejamkan matanya seraya meremas ujung bajunya, "Kenapa jadi begini?" Batin Alina
"Ini saya berikan resep obat dan vitamin, anda bisa membelinya di apotek" Ucap sang dokter seraya memberikan kertas resp kepada Kinara
"Kalau begitu saya pergi pamit dulu ya. Permisi" Sang dokter pun pergi meninggalkan kediaman Vano
*
*
__ADS_1
*
****Hai guys, ini novel perdananya author, jadi tolong dimaklumi dan di maafkan apabila dalam alur cerita ada salah kata atau mungkin kurang tepat kata-katanya.🙏🙏🙏****