
1,5 jam kemudian Bahan bangunan tiba di lokasi pembangunan, para pekerja bersorak sorai.
Para sopir pun bercerita kejadian di Galian C tersebut dan memuji – muji kehebatan 5 orang yang mengalahkan 70 orang
Setelah muatan di bongkar truk pun meninggalkan area dan pekerja mulai bekerja untuk melanjutkan pembangunan.
1 jam kemudian terjadi kehebohan karena para penduduk desa berlarian menuju ke tempat pembangunan, barata sendiri sedang duduk di teras rumah dengan Para Gagak
Pak kepala desa yang pertama sampai di hadapan Berata.
"Berata , bapak sudah bilang kepada kamu untuk tidak mencari masalah dengan Kebo Selem dan anak buahnya, tapi kamu malah mematahkan kakinya Djinggo”
“kamu tau, Bosnya si Djinggo, Gobank datang dengan 100 anak buahnya, dia sudah menghancurkan pasar desa, semua penduduk lari ketakutan . mereka kesini untuk memohon padamu supaya kamu mengikuti saja kemauan Kebo Selem”
“Pak Kepala desa tenang saja, mereka akan membayar ganti rugi yang berlipat ganda untuk para penduduk desa”
“kamu , kamu memang keras kepala Berata, kamu akan membuat kita semua mati disini. Kamu bukannya membantu tapi akan membawa kami ke liang kubur”
Lalu penduduk lainnya mulai marah, “kamu pergi saja dari sini, janjimu akaan membuat kami sejahtera tapi nyatanya kamu membuat kami menderita”
“kami tidak tahu apakah kebo selem akan mengampuni kami walau kami mengusir mu dari sini”
Lalu berata mengambil telpon dan menelpon Pak Bupati, “Pak Bupati, Apa saya tarik saja dana sumbangan 200 milyar itu, buktinya bapak tidak bisa melindungi penduduk bapak”
Pak Bupati yang menerima telpon Berata langsung mengeluarkan keringat dingin “apa yang terjadi berata??”
“pertama, galian C menagih tiap 1 truk uang keamanan 1 juta, kedua anak buah Kebo Selem menghancurkan pasar Desa Alas Angker , aparat keamanan Cuman diam saja”
“Baik Barata, saya akan segera mengurus masalah ini” Pak Bupati berkeringat dingin, tak mau sumbangan PT INS ditarik
Selesai Berata menelpon, salah seorang penduduk datang berlari. “lari.. lari... Sembunyi, Gobank dan anak buahnya datang kesini”
Para penduduk langsung lari berhamburan mencari tempat sembunyi.
Kepala Desa melihat Berata “kamu lihat, kamu telah menyengsarakan penduduk desa ini, saya mohon Pergi dari sini, aku akan mencoba mengurusnya”
“Pak Kades, masalah ini saya yang menyebabkan, maka saya yang akan menyelesaikannya, Bapak percaya dengan saya”
Tampak kemudian Deru 5 truk dan sebuah mobil Feroza dengan ban besar masuk dan berhenti di areal pembangunan
Dari mobil Feroza keluar seorang paruh baya dengan tinggi hampir 2 meter dan badannya mirip dengan Pak de Goro. Dan 5 orang yang ada di dalam truk semuanya turun, kira – kira ada sekitar 100 orang lebih.
Disisi lain, para tukang bangunan yang sedang bekerja langsung turun dengan alat seadanya waspada dan berjaga jumlah mereka hampir 40 orang. Mereka tidak takut, karena mereka tadi sudah mendengan kehebatan 5 orang yang bersama dengan berata.
__ADS_1
“Siapa yang mematahkan kaki anak buahku??” suaranya keras menggelegar bagai guntur
Semua orang yang mendengarkan juga ketakutan. Dan Gagak Ungu bangkit berjalan mendekati Gobank, “Aku yang mematahkan kaki mereka” lalu ke empat saudaranya yang lain juga ikut berdiri di belakang gagak Ungu
“hoho... tidak salah aku kemari, aku bisa bertemu dengan gadis yang sangat cantik, setelah ini kamu bisa menjadi istriku yang ke 19 nona cantik”
Gagak ungu yang cepat panas melompat kearah Gobank, meninjunya tapi dengan mudah Gobank menghindarinya, Gagak ungu menyerang lagi, menyapu kaki Gobang dengan tendangan tapi Gobank tidak tergoyahkan.
Ken Sulasih melompat keudara dan memukul tapi Gobang kemudian bergerak seperti menampar, ada udara yang padat kemudian menuju Gagak Ungu, gagak Ungu tidak sempat mengelak tapi sebelum udara tersebut mengenai gagak Ungu Berata telah menahan melompat dan menarik badan gagak ungu dan menyelamatkan Gagak Ungu
“hahaha... hebat, hebat, kamu gadis kecil, kamu hebat sekali, kalo kamu jadi istriku pasti kita akan bisa bergulat sampai pagi” mengejek
Lalu Gobank menunjuk Berata, “Kamu punya kemampuan tapi tidak akan bisa mengalahkan aku, sebaiknya kamu pergi dan serahkan gadis itu kepadaku”
"kamu boleh mencobanya" kata Berata
“Anak anak, hancurkan semua bangunan yang ada disini, aku akan bermain sebentar dengan gadis ini” kata Gobank
Langsung 100 orang anak buah Gobank berlari menuju bangunan yang sedang dikerjakan.
“Gagak hadang mereka, Gobank biar aku yang menghadapi” kata berata. Lalu 5 gagak bersaudara segera melompat berlari kearah orang yang menyerang.
“Hei.. hei gadis manis, kamu mau kemana, ayo disini saja bermain denganku” Gobang mau melompat mengejar Gagak Ungu tapi mengurungkan niatnya karena merasakan sebuah tenaga besar menuju kearahnya, dia berbalik dan menangkis, ternyata berata melempar sebuah batu sebesar buah kelapa kepadanya
“Aku terkesan, baru kali ini ada anak muda yang bisa membuat aku mundur dengan pukulannya, sepertinya kamu punya kemampuan yang hebat, kalo begitu mari kita bermain”
Gobank menerjang, pukulan dan tendangan diarahkan ke Berata, dan Berata hanya menangkisnya tanpa mundur sedikitpun
"Anak ini hebat, terpaksa aku harus mengeluarkan jurus andalan ku"
Gobank Melompat, “Jurus Ular “ katanya, tangannya berfungsi sepeti kepala ular menyerang Berata, berata dengan gesit menahan dan menangkis pukulan jurus Ular Gobank”
“Ini yang kamu namakan jurus ular??” kata Berata “ ular lemah, aku akan tunjukkan padamu jurus ular yang sebenarnya”
Berata menyatukan kedua tangannya diatas kepala kemudian tubuhnya meliuk liuk seperti ular Besar dan, membuka dan menutup menyerang Gobang dengan kecepatan yang 2 x serangan Gobang, akhirnya satu serangan mendarat di dada Gobank, seluruh badanya gemetar menahan kesakitan
“Aku belum mengeluarkan banyak tenaga, kalo aku keluarkan, maka kamu akan mati”Kata Berata
“Aku Belum Kalah, dia merapal mantra , “jurus Kodok”, tubuh Gobank yang besar berjongkok, setiap menarik nafas tubuhnya terlihat membesar. Lalu melompat menuju Berata dengan menggunakan kepalanya sebagai ujung senjata
Berata menahan serangan dengan menyilangkan tangan di depan dadanya, setiap Gobank menabrak , Berata mundur hampir 50 cm
“hebat juga jurus orang ini” pikir Berata
__ADS_1
Lalu Gobang mengambil ancang ancang untuk menyerang lagi, dia melompat dengan sangat cepat ke arah Berata, kemudian Berata dengan santai diam di tempat
“Matilah kamu sekarang” Kata Gobank
Berata lalu mengambil kuda – kuda, “pukulan Jubah Besi”, Berata memukul kepala Gobank, terdengar ledakan yang keras dan debu yang beterbangan disekitar tempat bertarungnya Berata dan Gobank.
Tampak Gobank yang sudah jatuh tergeletak tak sadarkan diri dan Berata masih berdiri dengan santai. Semua mata memandang tak percaya.
Disisi lainnya para gagak juga sudah selesai mengalahkan anak buah Gobank
"Kumpulkan mereka jadi satu, hei kamu angkat bosmu ini " kata Berata
Lalu 4 orang berusaha mengangkat badan Gobank yang besar tapi tak bisa akhirnya menyeretnya
Setelah selesai pertarungan , baru penduduk berani keluar. Lalu Berata bertanya lagi
“Apakah masih ingin mengusir aku dari tempat ini”
“Tidak .. tidak Berata, kami tidak akan berani mengusir mu”
“Bagaimana dengan anda pak Kades??”
“Maaf berata mataku telah terbuka, kamu jangan pergi tapi kamu harus tetap disini, ajarkan para pemuda kami untuk membela diri kami sehingga kami bisa mempertahankan desa kam”
“Baiklah, tapi bukan aku yang akan mengajarkan kepada kalian tapi teman – temanku” sambil menunjuk para gagak
Lalu suara sirine terdengar, datang beberapa Truk Dalmas dengan personilnya, kemudian datang juga Pak Bupati dan Kepala Polisi
“Berata, bagaimana ini terjadi” Kata Pak Bupati
“Tenang saja pak, beberapa tikus kecil ini tidak akan pernah mengganggu saya”
"Kamu hebat Berata, bisa mengalahkan Gobank"
Kepala Polisi kemudian mendatangi Berata, Mohon maaf pak Berata, kami belum sempat mengucapkan terimakasih atas bantuan anda sehingga kami mendapatkan sumbangan operasional yang besar, Anda malah mendapatkan masalah disini”
“tidak Apa - apa pak Kepala, jika Anda dan jajaran anda bekerja dengan baik , saya bia mengusulkan jumlah sumbangan 2-3 kali lipat tahun depan.”
“Siap, terimakasih atas bantuan anda”
Kemudian aparat menangkap semua anggota Gobank, Gobank sendiri dikirim kerumah sakit karena luka berat.
Lalu berata memerintahkan semua tukang yang sedang bekerja untuk berhenti sementara kemudian memperbaiki kerusakan pasar Desa yang dihancurkan oleh Gobank dan kawan - kawannya terlebih dahulu.
__ADS_1