Berata, Pendekar Tak Tertandingi

Berata, Pendekar Tak Tertandingi
Bab 79. Helena Menghilang


__ADS_3

Setelah Siren di tangkap Polisi, semua orang mendekati Monica mereka memeluk bergantian Gadis 17 tahun anak satu-satunya tuann Carl.


“Ok mari kita lanjutkan”, kata Cindy lalu mengambil posisi di paling tengah diantara mereka.


“Sebelum Aku Menyerahkan Surat ini kepada kalian, aku ingin bertanya kepada kalian semua, apakah kalian bersedia menerima surat ini, bos ku memberikan kepada kalian secara Cuma Cuma”, kata Cindy


“Kami Bersedia, kami bersedia “kata orang banyak


Lalu seorang yang paling tua diantara mereka berdiri, “Cindy, bos kamu baik, tapi bagaimana kami bisa menerima surat surat ini??, benar memang sebelumnya Seamus datang merebut surat kami dengan paksa, tapi kami juga sudah menerima uang dari Seamus, walau dengan jumlah yang sangat kecil. Kami justru takut, setelah Bos mu pergi, Seamus yang lain akan datang untuk merebut surat itu kembali, aku sudah tua, aku hanya ingin hidup damai, surat surat itulah yang membuat aku menderita selama ini”.


Semua terdiam terhenyak mendengar perkataan orang tua tadi, satu persatu mulai berpikir keras, hening, kenangan mereka kembali pada 3-5 tahun sebelumnya dimana Seamus memukuli dan merebut surat surat mereka bahkan ada beberapa dari mereka bahkan harus kehilangan nyawanya, termasuk juga Cindy yang kehilangan Jack Suaminya di tangan Seames.


Orang tua itu kembali mendekati Cindy,” aku tak menginginkan surat itu , ambillah saja untuk bosmu, aku sudah cukup senang dengan apa yang aku miliki sekarang”.


“Tuan Xavier, bagaimana bisa kita berpikir seperti ini, aku juga berpikir sama denganmu, aku telah kehilangan banyak hal, bahkan aku kehilangan Jack Suamiku di tangan Seamus.”


Banyak orang ragu dan mulai berdiri lalu berjalan ingin meninggalkan Bar. “Tunggu” kata Berata


Lalu Berata keluar dari ruangan tempat dia duduk mendekati Cindy. “Kawan – kawan, Tuan dan Nyonya, aku telah mendengar semua pembicaraan kalian, aku tau kalian trauma dengan semua kejadian yang di lakukan Seamus, tapi percayalah padamu Seamus tak akan berani lagi untuk mengganggu kalian”.


“Kami telah mendengar kehebatanmu, tapi saat kamu pergi, siapa yang akan membantu kami kalau kami menerima kembali surat kami”, kata orang banyak


“Baiklah, kalau kalian menolaknya, aku akan membeli semua surat kepemilikan property ini dari kalian semua, jadi kalian tidak punya hal yang di takuti lagi”, kata Berata Sedikit kesal


Lalu pintu Bar terbuka, masuk seorang laki-laki tinggi kekar, diikuti 2 orang berseragam tentara.


“Berata, kamu membuatku pusing saja, kamu membuatku menelpon banyak orang”, kata lelaki itu


“Ah Jenderal Rhino ternyata baru datang, anda kehilangan pesta yang menyenangkan”, kata Berata


Mendengar Berata mengatakan Jenderal Rhino, semua yang hadir terkejut, lalu mereka memperhatikan dengan Saksama


Tuan Xavier berdiri dan bersikap hormat,” Jenderal Rhino”, katanya dengan berdiri tegak


Rhino menoleh, “Ternyata Anda tuan Xavier”, kata Rhino lalu memeluk tuan Xavier


“Ternyata kalian saing kenal”, kata Berata


“Beliau adalah mentorku saat menjadi kadet” , kata Rhino


“rhino, aku ingin kamu mengurus pembelian seluruh Aset di Area ini, buatlah bagiku sebuah perusahaan yang menangani seluruh properti ini kecuali 1 aku ingin memberikan hak tuan Carl kepada Anaknya, kamu pastikanlah Monika menerima yang terbaik, mulai saat ini di adalah tanggung jawabmu, dan Aku ingin Cindy membantumu”, sambiil menunjuk kepada Cindy


Rhino menoleh kepada Cindy, mereka bertatapan lama, seperti sahabat lama yang tak pernah bertemu, diam dan saling memandang satu dengan yang lain. Rasa canggung ini kemudian di akhiri dengan jabatan tangan dari Rhino.


--------


Keesokan harinya saat Berata sedang di hotel, Jose menelpon . “Bos, Helena menghilang”, kata Jose

__ADS_1


“Apa kau bilang?, bagaimana Helena bisa menghilang?”, kata Berata


“Seperti yang anda perintahkan bos, aku mengikuti Helena ke rumahnya dan mengawasi dia, tapi saat ke kampus aku mengikuti dia sampai di Salon Le Beaute, ternyata dia bekerja paruh waktu disana. Setelah membersihkan salon selama 2 jam di pulang, tapi dalam perjalanan aku kegilangan dia, aku sudah memeriksa seluruh CCTV dalam perjalanan, ada yang aneh, sepertinya ada yang menghapus CCTC di saat kejadian dan aku tak tau dimana Helena, nomernya juga aku tidak bisa menghubunginya”, kata Jose


“Baiklah”, kata Berata Kesal


Anindya yang dari kamar kecil datang menghampiri, “Kenapa kak”


“Helena menghilang”, kata Berata singkat lalu menelpon Damar, “Carikan aku CCTV dimana Helena menghilang, aku tak perduli caranya”, perintahnya kepada Damar


“Sayang aku akan pergi dengan Jose ke tempat kejadian”, kata Berata kepada Anindya


“Baiklah kak, Dya ingin membantu, apa yang harus Dya lakukan?”


“Sayang, kamu pergilah ke LE Beaute, ambillah threatment, sekaligus mencari informasi disana, siapa tau ada hal yang mencurigakan”, kata berata


“Oh iya benar, aku bisa sekalian memanjakan diriku sejenak”, kata Anindya


-----


Di tempat kejadian yang ternyata adalah pusat kota, berata duduk memperhatikan di sekelilingnya berusaha untuk menemukan celah keamanan bagaimana cara menculik orang di keramaian.


“Apa yang kalian lakukan disini”, sebuag suara mengejutkan Berata


“Ternyata kapten Armand”, kata Berata


“Apa yang sedang kau rencanakan??, kamu sangat mencurigakan berada di tengah kota tempat 5 gadis menghilang’, kata kapten Armand


“Apa kau bilang??, enam?? kenapa aku tak menerima laporannya?”, kata kapten Armand


“Dia baru menghilang tadi malam” kata Berata Singkat


“Jelaskan padaku”, kata Kapten Armand


Berata kemudian duduk di kursi yang ada di pedestrian jalan. “Apakah kamu memperhatikan seorang gadis muda di Bar kemarin kapten?”


“Maksudmu pelayan Cindy?”


“Benar, namanya Helena, saat dia melayani aku, aku mencium bau yang familiar di tubuhnya saat dia berjalan sehingga aku menempatkan anak buahku untuk mengawasinya, ternyata dia bekerja paruh waktu di Le Beaute, dan setelah dari Le Beaute, dia pulang melewati jalanan ini dan menghilang”


“Kenapa kamu menyimpan informasi ini tanpa memberitau aku??”, kata Armand


“Aku pikir kamu tak mau”, kata Berata


Lalu Hp Berata bergetar, dia melihatnya, kiriman vidio dari Damar. Mereka melihatnya dengan seksama.


Ternyata ada seorang gadis menepuk pundak Helena dan tampak Helena kebingungan lalu menuju kesebuah sudut bangunan yang adalah sebuah gang kecil, lalu tampak di CCTV ada sebuah mobil lewat menghalangi CCTV dan dalam 1 detik Helena langsung menghilang

__ADS_1


“Sungguh Aneh”, kata Berata , lalu Berata, Jose dan Kapten Armand menuju Gang sempit tersebut. Sebuah Gang sempit yang merupakan bagian belakang dari bangunan yang berfungsi sebagai tempat bongkar muat barang, mereka mencari petunjuk di gang tersebut.


Jose memungut sebuah anting emas kecil di sebuah sudut tembok, “ini milik Helena”, kata Jose kepada Berata dan Kapten Armand.


“Tidak mungkin dalam 1 detik gadis ini bisa menghilang”kata Kapten Armand


“Kita pasti melewatkan satu petunjuk”, kata Berata


Tiba tiba dia melihat Patrick dan adiknya sedang mengais tempat sampah di gang tersebut, Patrick yang melihat Berata langsung mengajak adiknya untuk lari.


“mencurigakan, aku akan menangkap mereka”, kata Jose


Lalu jose berlari cepat mengejar patrick yang sudah menghilang dari pandangan. 5 menit kemudian Jose datang dengan tangan kosong.


“Mereka menghilang bos”, kata Jose


“Cepat sekali , pasti ada tempat rahasia atau persembunyian mereka di jalanan ini’, kata Berata


“Akan sulit menemukan mereka, ada banyak gang sempit di daerah ini”, kata kaoten Armand


“Aku tau dimana menemukan mereka”, kata Berata


“Kita Berpisah disini, Kamu ikut aku kekantor untuk memberikan laporan “, kata Kapten Arman kepada Berata


“Maaf kapten aku harus menemukan anak itu, aku tidak bisa ikut denganmu”, kata Berata lalu bergerak cepat meninggalkan Kapten Armand


“hhmmm cepat sekali gerakan orang ini, bahkan aku tak sempat berkata dia sudah menghilang saja”, gerutu kapten Armand


“Jose, kamu pergilah, awasi Le Beaute, istriku akan masuk kesana sebagai mata mata”, kata Berata kepada Jose.


Lalu Berata meninggalkan Jose, dan melompat pergi ke sebuah bangunan dengan ilmu meringankan tubuhnya dan menghilang.


Berata pergi ke tempat kumuh tempat patrick dan adiknya, tapi dia menemukan bahwa mereka sudah meninggalkan tempat itu.


Tiba tiba sebuah pisau terbang menembus dinding menuju ke kepala Berata, Berata menangkap pisau terbang itu dengan jepitan tangan kananya


Setelah menangkap pisau, satusan jarum berterbangan menuju berata, dinding kardus dan triplek rumah patrick tertembus jarumberacun yang diarahkan kepada Berata. Berata melompat keatas dan menghancurkan atap rumah patrick lalu melayang turun perlahan berdiri diatas reruntuhan bangunan rumah patrick.


“Tak di sangka orang yang mengalahkan Tinju Selatan dan tendangan utara msih sangat muda kak”, kata orang berbaju putih di sebelah kiri Berata berjarak kira kira 20 meter


Di sebelah kanan Berata berdiri laki laki berbaju hitam dengan pakaiann yang berkibar.


“Kamu memotong tangan tendangan utara dan tinju selatan, kamu harus bertanggung jawab”, kata lelaki berbaju hitam


“Apa hubungan kalian dengan hilangnya para gadis??, kata Berata


“Tujuan utamaku ksini sebenarnya bukan untuk mengurus gadis gadis itu tapi untuk membunuhmu, tapi berhubung kamu terlibat juga, apa salahnya kami membunuh 2 burung dengan 1 batu”, kata laki laki berbaju hitam

__ADS_1


“Siapa Kalian?? kenapa kalian menculik gadis gadis itu”


“kamu ingin tau siapa kami??, orang yang tau nama kami biasanya mati, tapi tak apalah, sebentar lagi toh kamu juga akan mati”, kata laki laki berbagi putih.


__ADS_2