Berata, Pendekar Tak Tertandingi

Berata, Pendekar Tak Tertandingi
Bab 47. Phoenix Api


__ADS_3

Tubuh Berata yang bersinar keemasan berjalan kearah Shen Nuan,”Giliranmu untuk mati”, kata Berata


“Jangan senang dulu Anak muda kamu belum tau siapa Shen Nuan”, Tubuh shen nuan kemudian bersinar merah, kemudian membesar dan menjadi Kalajengking Berkepala manusia, kakinya 8, ekornya berbentuk Trisula, di tangan kanan dan kirinya memegang Pedang.


Pertarungan dahyat dimulai, langit pun menjadi gelap, petir menyambar dari awan. Serangan Shen Nuan sangat hebat, dan Berata kewalahan menghadapi serangan Shen Nuan.


“Akulah Beast Master sesungguhnya, tak ada satu hewan pun bisa menolak perintahku, datanglah kalian semua”, kata Shen Nuan. Kemudian Terdengar hiruk pikuk yang sangat ramai dan suara suara yang aneh, Berata melihat segala binatang yang berbisa berada di sekeliling tempat itu, termasuk para Serigala yang tadi membela Berata, Semua mendengarkan perintah Shen Nuan. Kemudian para hewan itu menyerang Berata, Berata hanya bisa bertahan menggunakan Perisai Serulingnya karena dia tidak mau membunuh hewan – hewan yang menyerangnya.


“Sepertinya batu permata di atas kepala Shen Nuan itulah yang membuat dia bisa memerintah hewan - hewan ini”, kata Berata


Karena Berata hanya bertahan jadilah dia bulan bulanan para hewan tersebut, “Aku tak bisa membiarkan ini terlalu lama Aku harus segera merebut Permata itu dan memerintahkan hewan ini pergi”


Berata melompat tinggi bermaksud untuk menyerang Shen Nuan, tapi Lebah lebah beracun menyerang dan membuat Berata tak bisa menyerang Shen Nuan.


“Shen Nuan, kamu licik, hewan hewan tak berdosa ini kau korbankan untuk kesenanganmu”, kata Berata.


“Itu belum apa apa Berata, Aku punya kejutan yang lebih hebat lagi untukmu”, kata Shen Nuan


Berata kemudian menggunakan Ilmu Sapta buana untuk menghilang, tiba tiba dia berada di belakang Shen Nuan dengan cepat merebut , Mahkota di kepala Shen Nuan, lalu menghilang lagi. Shen Nuan Kebingungan mencari Dimana Berata.


Sementara itu Berata muncul di tempat yang agak jauh dari rumah Shen Nuan. DIa Melepas Permata yang ada di mahkota Shen Nuan. Kemudian dia mengucapkan Mantra dan Permata Shen Nuan Nuan itu Berubah menjadi sinar dan sinarnya masuk ke tubuh Berata. Seketika itu juga, dia seperti mendengan suara suara minta tolong dan menjerit, ternyata itu adalah suara dan teriakan hewan hewan yang ada di Rumah Shen Nuan.


Berata kemudian memerintahkan semua hewan - hewan itu untuk pergi dan mereka bebas pergi kemana saja. Binatang itu langsung pergi dari rumah Shen Nuan kecuali 8 Serigala yang menatap marah Shen Nuan


Berata muncul lagi di rumah Shen Nuan, “Kalian mundur lah, kalian bukan tandingan Shen Nuan, pergilah menjauh”, Kata Berata, Lalu 8 serigala itu segera meninggalkan Area rumah Shen Nuan


“Kamu kira kamu sudah menang Berata, masih jauh, masih ada yang aku persiapkan khusus buat kamu Berata, Keluarlah”, Lalu Sepasukan Tentara yang seperti memiliki Armor dari besi dan di sekeliling tubuhnya terdapat medan energy.


“Mereka adalah senjata terbaru dari kami, ini adalan Tentara TX-1 generasi pertama yang akan melawan mu, mereka sudah di program untuk bertarung sesuai dengan gayamu Berata”. Kata Shen Nuan


Ternyata mereka adalah robot tentara berwujud manusia, mereka mengeluarkan pedang yang semuanya mengeluarkan Cahaya merah. 25 tentara itu segera menyerang Berata, mereka menyerang sesuai dengan 4 jurus pedang patung tanah.


Berata melawan 25 orang yang setara dengan kemampuan dirinya, Berata dipaksa untuk berjuang sendiri sampai batas akhir kemampuannya, mereka semua gesit, bergerak seperti Berata, mereka tau Berata akan bergerak kemana, dan Berata kewalahan sehingga beberapa pukulan mengenai dirinya, tapi untungnya Berata memiliki Baju Zirah Dewa Surya sehingga tak ada senjata yang mampu melukainya.

__ADS_1


“Teknologi mereka sangat canggih, aku harus bisa menembus medan energy mereka dan membunuh mereka”, kata Berata


Lalu Berata mengeluarkan Pedang Kalinyamat di tangan Kanan bercahaya keemasan dan pedang dari ekor Kalajengking Merah di tangan kirinya. Berata Bertarung lagi untuk mencari kelemahan robot tersebut. Robot itu memang benar bisa bertarung seperti Berata, semua gerakan Berata bisa diikuti dengan Baik.


Berata kemudian melihat di bagian belakang Punggung Robot tesebut sesuatu yang berwarna biru yang mirip dengan batu sumber tenaga Meriam laser, “Pastilah itu sumber tenaga robot ini, aku harus bisa menerobos medan energinya dan mengeluarkan sumber tenaganya.”


Berata bergerak sangat cepat seperti menghilang kemudian muncul di belakang salah satu robot dan menusuknya dengan dengan pedang Kalinyamat tapi tidak berhasil, Berata terpental saat mencoba menusuknya, “Tidak bisa, sepertinya medan energinya berlawanan, mungkin pedang kalajengking ini bisa karena energinya hampir mirip.”


Lalu Berata menghilang lagi dan muncul di belakang salah satu robot dan menebas bagian itu dan berhasil, batu itu berhasil di keluarkan dan robot langsung jatuh tak bergerak. Tak membuang waktu, Berata kemudian langsung bergerak dengan sangat cepat dan 25 robot tersebut jatuh semua.


Shen nuan sangat marah , lalu dia melemparkan ratusan jarum beracun kearah Berata, tapi Berata yang mengenakan Zirah Dewa Surya berjalan santai menuju Shen Nuan, Shen Nuan tak gentar, lalu bertarung lagi dengan hebat, tapi Berata tak mampu untuk menembus pertahanan Shen Nuan. Berata lalu melompat mundur kebelakang . DIa Memandang Shen Nuan dan mengeluarkan Punta Dewa.


“Kamu kira Benda itu dapat membunuhku. Hahahaha” Shen Nuan Tertawa kemudian dia mengeluarkan Tenaga dalam yang besar, dan memukul ke Berata, “Pukulan Kalajengking Utara”, Teriak Shen Nuan


Energi Merah meluncur ke Berata berwujud seperti Ekor kalajengking, Berata juga melemparkan Punta Dewa ke arah tenaga dalam itu dan ledakan besar terjadi. Punta Dewa kembali ke tangan Berata, ternyata tak mampu untuk melukai Shen Nuan.


Shen Nuan tertawa, “Keluarkan semua kemampuanmu Berata”


Berata kemudian menghaturkan Sembah, dan muncul Busur Gandiwa di tangannya, kemudian Panah Pasoepati bersinar keemasan, Shen Nuan melihat itu , menghimpun tenaganya dan memukul, “Pukulan Kalajengking Utara”, kata Shen Nuan, Aura dan gambar kalajengking 10 x lebih besar dari yang tadi langsung menuju Berata, Berata membidik dan menarik busur Gandiwa dan melepaskan panah Pasoepati , panah bertabrakan dengan Tanaga dalam Shen Nuan, tenaga dalam Shen Nuan langsung meledak dan menghilang. Panah PAsopati kemudian menghantam jantung Shen Nuan


Aku baru berhadapan dengan Anak buah Mangkit, tapi sudah kewalahan seperti ini, Jangankan berhadapan dengan Medusa, apakah Medusa itu terlalu kuat, ah aku harus bisa merebut Guci Udara terlebih dahulu. Kemudian Berata memasukkan para robot dan batu Energinya ke dalam Cincin.


Baru Berata akan pergi, dia mendengar sebuah suara, “Tuan apakah engkau akan meninggalkan kami disini”, begitu juga ribuan suara yang lainnya. Berata melihat Serigala dan ribuan serangga beracun berbicara kepadanya.


“Hutan Gunung ini sangat luas, pergilah kemana kalian sukai tapi jangan sampai menyakiti manusia” Kata Berata, lalu ribuan hewan itu pun pergi


“Kami memutuskan untuk ikut Tuanku” kata Serigala Putih


“Aku tidak punya tempat untuk kalian, lihatlah tempat ini luas, kalian bisa pergi kemana saja”, kata Berata


“Kami sudah memutuskan, dan kami akan pergi bersama Tuanku, Selama ini Hidup kami sangat menderita, Shen Nuan sudah merubah kami menjadi mahluk yang jahat, kemana lagi kami harus pergi kalau tidak ikut tuanku”, kata Serigala Putih


“Tapi jalanku terjal dan berbahaya, hidup kalian bisa terancam jika bersamaku”

__ADS_1


“Kami akan mengabdi untuk tuanku, kami akan ikut dan pergi kemanapun Tuanku pergi” Sambil duduk menyembah Berata”


“Baiklah, kalian boleh ikut denganku, kalian bisa masuk kedalam cincinku”.


“Tuan, kami mohon satu permintaan lagi” kata Serigala putih


“ Apa itu, Katakanlah”


“Masih ada teman kami yang terkurung di dalam, kiranya tuan mau membebaskan dia”


“Baiklah, mari kita pergi”


Serigala putih berjalan di depan Berata, masuk kedalam rumah Shen Nuan. Berata melihat Sebuah kandang yang besar di halaman belakang. “Burung Phoenix Api”, kata Berata


“Iya dia adalah burung Phoenix Api terakhir yang ada di bumi ini, dia sudah di kurung oleh Shen Nuan Selama 15 tahun”, kata Serigala Putih.


“Aku akan membebaskan mu, mundur lah”, Berata melompat kebelakang, mengeluarkan Punta Dewa karena menurut Berata Bahan Kurungan ini adalah bersi kuning yang sangat Tebal. Berata mengatupkan tangannya diatas kepala, lalu melompat dan memotong, besi kuning tersebut, tanah bergetar dan besi kuning tersebut terpotong, Burung Phoenix apu terbebas dari Kurungannya setelah 15 tahun, kemudian mereka semua keluar, Burung phoenix Api terbang ke udara berputar putar lalu menukik tajam dan mengeluarkan suara yang memekakkan telinga lalu bola api keluar dari mulutnya dan membakar habis rumah Shen Nuan.


Phoenix api, kamu bebas pergi kemana saja”; kata Berata


“Aku sudah tidak punya keluarga lagi, kemana aku harus pergi?”


“Kamu sudah terkurung selama 15 tahun, pergilah ke seluruh dunia mungkin masih ada burung Phoenix yang lain”


“Aku tidak akan Pergi, AKu akan ikut denganmu, Aku tahu kamu akan mencari cincin Api dari Shen Nuan, Cincin api lah yang akan bisa membuatku memiliki Telur dan bisa memiliki keturunan, oleh sebab itu aku akan membantu kamu mengalahkan mangkit dan mencari cincin Api, hanya aku yang bisa merasakan keberadaan cincin Api”, lata burung Phoenix Api


“Tapi aku memerlukan Cincin Api untuk menyembuhkan istriku”


“Aku hanya meminjamnya selama sehari dan akan ku kembalikan kepadamu, kamu boleh memiliki cincin Api tersebut”


“baiklah, saat ini aku akan menemukan Mangkit terlebih dahulu dan merebut Guci Udara”


“Aku akan mengantarmu, naiklah ke punggungku” Kata Phoenix Api lalu badan Phoenix api berubah membesar, dan Berata Melompat keatas leher Phoenix Api. Walaupun bulu phoenix mengeluarkan api tapi Berata tidak terbakar. Kemudian para serigala masuk kedalam cincin Berata.

__ADS_1


Burung Phoenix melesat ke udara, dari lereng terlihat seperti Bola Api yang sedang menuju puncak gunung. Namakaena Momoa dan pasukannya melihat pemandangan yang aneh hanya terdiam karena mereka baru pertama kalinya melihat seperti itu.


__ADS_2