
“Berata, jangan pergi dulu, aku ingin memberikan kabar untukmu”, kata Armand
“Kalau penting aku mau mendengarnya, kalau tidak aku malas”, kata Berata
“Kamu benar, aku menyelidiki tempat – tempat yang di kunjungi korban penculikan ternyata mereka pelanggan salon yang sama, salon kecantikan tesebut di kelola oleh sebuah perusahaan kosmetik terkenal “Le Beaute”, mereka adalah brand kecantikan nomer 1 di Perancis”,kata Armand
“Kapten Armand, bisakah anda membantu mengawasi klinik kecantikan tersebut, aku curiga hal ini berhubungan dengan hilangnya 5 gadis tersebut, tapi aku masih belum mengerti hubungannya dengan semua ini”, kata Berata
“Sepertinya kamu memiliki kekuasaan yang besar, pagi ini komisaris polisi menelpon ku meminta aku untuk bekerja sama dengan kamu, siapa kamu sebenarnya??” kata Armand
“Hanya turis, kata Berata”, sambil tersenyum dan pergi menaiki motor bersama Anindya
Berata dan Anindya pergi ke Bar Cindy, bar belum dibuka karena perbaikan akibat perkelahian kemarin malam. Tampak beberapa pekerja, dan cindy yang sedang mengarahkan mereka, sedangkan Rico dan Michael duduk di pojok menikmati sarapan mereka.
“Sepertinya hidup kalian enak disini”, sindir Berata
“Bos besar datang, mari bos, makanan buatan Cindy enak sekali”, kata Rico
“Aku curiga cindy telah menaruh racun cinta padamu rico”, kata Berata
Rico yang disebut memerah mukanya, “bos bisa saja”
“Michael iku aku, Rico kamu berjaga di tempat ini, Anindya akan membantu mu disini, aku dan Michael mau menyelidiki cara bagaimana gadis – gadis tersebut menghilang”, kata Berata
“Siap bos”, kata Rico
“Sayang, persiapkan dirimu, nanti siang kita akan pergi ke Le beaute untuk mencari informasi”, kata Berata
‘Baiklah kak, aku akan menunggu disini”, kata Anindya
Lalu Berata dan Michael pergi ke pusat kota dengan berjalan kaki. Sampai di pusat kota, mereka duduk di sebuah restauran cepat saji yang ada di sana. Mereka duduk sambil menikmati kopi.
Suasana pagi sangatlah ramai, mengingat weekend.
“Menurutmu bagaimana mereka bisa menghilang michael??” kata Berata
“Aku belum mengerti, seharusnya tempat seramai ini mustahil orang bisa menghilang begitu saja, pasti ada tempat tersembunyi di tempat ini?, kata michael
“Pasti ada sesuatu yang tidak kita lihat”, kata Berata
Saat mereka menikmati kopi di balik kaca Berata melihat seorang anak kecil yang memandangi mereka dengan wajah yang memelas, berata menunjukkan sepotong roti kepada anak itu, menanyakan dengan bahasa isyarat apakah anak itu mau, anak itu mau dengan muka yang gembira, lalu mendekati kegai makanan tempat Berata dan Michael.
Tapi pelayan menahan nya, tak memberikan anak kecil tersebut masuk, lalu berata menghampiri pelayan tersebut.
“Kenapa anda menghalangi anak tersebut??”
“Maaf tuan, mereka gelandangan yang biasa meminta makanan pada pengunjung, kalau anda memberikan satu, maka 100 dari mereka akan datang lagi untuk meminta makan pada Anda.’, kata pelayan
“itu tanggung jawabku, aku yang mengundang dia untuk makan”, sambil melepas pegangan tangan penjaga pada pintu
“Masuklah, aku akan membelikan kamu makanan”, kata Berata
Tapi anak tersebut menggeleng,” mohon di bungkus satu saja untukku tuan, lebih baik aku membawanya untuk makan bersama ke 3 adikku di rumah”, katanya dengan memelas
“Bolehkah aku melihat kamu dan adik-adikmu” kata Berata
‘Rumah kami kumuh tuan, anda pasti tidak nyaman disana”, kata anak kecil
“Aku akan memesan makana untuk adik adikmu, tapi kamu harus mengantarku ke rumahmu”
__ADS_1
“Jangan tuan, saat anda membawa makanan ke daerah kami, maka makanan itu tak akan pernah sampai pada aku dan adik-adikku, karena mereka pasti akan merebutnya dari kami”
“tenanglah, tak akan ada yang bia merebut makanan yang aku berikan untuk kamu”, kata berata, lalu Berata memesan 10 bh roti burger di kedai dan meminta Michael untuk berbelanja sedikit kebutuhan pokok di supermarket.
Akhirnya Berata membawa sebuah kantong makanan, dan michael membawa 2 plastik besar kue dan makanan kecil.
Mereka bertiga menyusuri gang gang kecil diantara bangunan bertingkat untuk sampai pada sebuah area yang kumuh tempat pembuangan di pinggiran sungai. Tampak beberapa anak kecil bermain di kondisi sampah berserakan.
“sisi lain dari sebuah kota besar”, kata Michael
“ya, dimanapun , selalu ada kaum miskin yang hidup diantara menjulangnya gedung tinggi di kota”, kata Berata.
Memasuki sebuah gang, terdapat sekelompok pemuda yang sedang menegak minuman keras, mereka menghentikan Berata dan Michael
“Hai, aku mencium bau makan yang enak, di dalam paper bag kalian pasti ada makanan enak, tinggalkan kalau kalian ingin lewat”, kata pria janggkung yang berdiri membawa minuman keras
Anak kecil itu ketakutan, “tuan inilah yang aku katakan, Anda tidak percaya, mereka adalah anak buas Seamus, mereka kejam, kami tak ada yang berani melawan”.
“tenanglah adik kecil, tak ada yang bisa mengalahkan bosku”, kata Michael pada anak kecil tersebut
Berata lalu menyerahkan paper bag makanan pada anak kecil tersebut, dan berdiri menantang.
Hahahah, patrick kamu memang penipu yang hebat, kamu selalu bisa membawakan mangsa yang empuk pada kami”, sambil menunjuk anak kecil di samping Michael.
Mendengar itu anak kecil tadi dengan cepat menjauh dan berlari bersembunyi, “Terimakasih makanannya”, lalu menghilang
“Sekarang kalian milikku, kalau kalian mau hidup serahkan semua barang bawaan kalian”.
“ambillh kalau kalian bisa “, kata Berata
Lalu laki laki yang duduk disana langsung mengambil pipa besi dan menuju Berata.
“Ya sudahlah, cepat selesaikan, orang orang ini membuatku mengantuk”, kata Berata
Michael tersenyum , ‘Terimakasih bos”, lalu melompat kearah anak buah seamus, hanya dalam 1 menit, 10 orang anak buah seamus terkapar semua.
“Bos, aku bahkan belum mengeluarkan keringat sedikitpu”, kata Michael dengan kecewa
“Sudahlah, mari kita anak kecil itu, tujuanku belum tercapai”, kata Berata
Lalu dengan bantuan anak anak yang sedang bermain, Berata menemukan rumah patrick, berata membuka mendorong pintu kayu, Patrik dan beberpa anak disana terkejut.
“Kalian.. kalian bisa lolos dari anak buah seamus”, kata pAtrick
“Itu hal yang mudah”, kata Michael
Seorang gadis yang lebih kecil, maju merentangkan tangannya di depan Berata, “kalau kalian berani menyakiti kakakku, aku akan memukul kalian “, katanya
Lalu Patrick menarik gadis kecil tersebut, “aku yang bersalah, hukum aku, tapi jangan ambil makanan ini”, kata Patrick menunjukkan sisa burger yang sudah mereka makan
“Hahahaha, kalian salah sangka, aku tak akan mengambil makanan kalian, justru aku membawakan kalian makan lagi”, kata Berata , lalu Michael meletakkan 2 buah kantong besar makanan.
Melihat makanan, mereka berebut untuk membagi makanan yang diberikan michael.
Patrick tampak diam dan menyelidik kepada Berata,”maaf tuan bagi kami, tidak ada makan siang gratis, apa yang harus kami lakukan setelah kami menerima semua makan ini”, kata Patrick
“Kamu anak yang pinta Patrick”, kata Berata
“Aku ingin bertanya padamu Patrick, aku harap kamu membantuku”, kata Berata
__ADS_1
“Apa yang ingin anda tanyakan Tuan?, kata Patrick
“Apakah kamu setiap hari ada di pusat kota patrick?”
“Iya”, jawab Patrick
“Apakah kamu melihat gadis ini?” Berata mengeluarkan poto 5 orang gadis yang hilang”
Patrick mengambil poto tersebut dan terdiam, sepertinya banyak hal yang dipikirkannya, “ Tidak”jawab patrick
“Aku tau kamu mengenal gadis ini, bagaimana mereka menghilang” kata Berata
Lalu semua adik adik patrick mengembalikan barang yang mereka ambil dari pemberian michael, setelah semuanya terkumpul, Patrick mengembalikan barang itu kepada Berata, “Ambil pemberian anda, kami tak membutuhkannya”, lalu mereka pergi meninggalkan rumah tersebut
Berata dan Mikhael tercengang, anak sekecil itu bisa berbuat hal yang demikian, lalu berata dan michael pergi dari tempat itu dan meninggalkan barang mereka disana untuk ptrick dan adinya.
“Michael, hal ini semakin tidak sederhana”, kata Berata.
“Benar bos, sepertinya anak itu tau, tapi dia tidk berani mengatakannya, dia lebih memilih bungkam”, kata Mikhael
“Michael, selidiki patrick, aku akan kembali ke Bari Cindy”, kata Berata
Sementara itu Di Bar Cindy, 100 motor besar menggeber gasnya keras keras di depan Bar membuat oranng – orang ketakutan, mereka langsung munutup tokonya.
Seorang laki lagi tinggi besar turun dari motor diikuti dengan lainnya, langsung menuju Bar cindy. Pintru bar di tendang hingga lepas engselnya, sungguh sangat kuat orang tersebut. Para pekerja yang ada di Bar langsung ketakutan dan berlari kedapur
“Seamus jr”, kata Cindy sambil ketakutan
“Tenang, jangan takut”, kata Anindya
“Cindy... katakan dimana orang yang membuat pamanku cacat”, seamus ** berteriak keras
“ah.. penggangu kecil”, kata Rico lalu maju di depan Seamus **
“Apakah kamu Berata yang membuat pamanku lumpuh??” kata seamus **
“Berata adalah bosku, kamu tak pantas berurusan dengannya”, kata Rico
“oh, jadi Berata bos mu, baiklah, aku aman membuat dia datang kemari, lumpuhkan dia”, kata seamus ** kepada anak buahnya
5 orang orang berpakain geng motor mengeluarkan senjata pemukul dan rantai, kemudian menyerang Rico, riko dengan tangkas menghindari setiap serangan dengan tangkas, dan satu persatu di pukul jatuh tak bangun lagi.
“Raven lumpuhkan dia”, kata Seamus **
Oraang yang di panggir raven memiliki tatto di seluruh tubuhnya, melompat dari barisan belakang berdiri di depan Rico, sepertinya dia memiliki ilmu taekwondo yang cukup hebat. Di melakukan demonstrasi tendangan yang cantik. Kemudian mereka bertarung sengit, saling bertukar pukulan dan tendangan , hingga 10 menit belum terlihat siapa pemenangnya, tiba tiba melompat 2 orang laki laki yang mirip dengan raven, ikut menyerang Rico, rico pun terdesak dan terkena pukulan di dada, rico tergengkang di lantai.
“Kalian kembar 3 ??” kata rico
Tanpa memberi kesempata 3 kembar bersaudara menyerang dengan ganas, Rico mengeliarkan Krav maga nya untuk melawan mereka tapi 3 bersaudara ini sangat kuat, pertahanannya sulit di tembus, danmereka bertarun dalam satu gerakan terpadu, menyerang dan dan bertahan bergantian, dan rico akhirnya hanya bisa bertahan dari serangan mereka sambil mengamati kelemahan mereka.
Dan akhirnya dia melihat titik lemah serangan mereka, “ ternyata titik lemah mereka adalah saat peralihan menyerang dan bertahan mereka”, gumam riko dalam hati
Kemudian Riko melompat dan menyerang dengan tendangan mengarah ke orang yang bertugas bertahan,, akhirnya dengan satu serangan tendangan balik, ke tiga orang tersebut tumbang terkena tendangan Riko.
“Kalian cukup hebat juga ternyata”, kata Riko
Belum sempat mengambil nafas setelah menjatuhkan raven Bersaudara, dia merasakan sebuah tenaga besar meluncur kearahnya, ternyata seamus junior melepaskan tendangan ke arah dadanya, buru buru riko menutup dadanya dengan menyilangkan di depan dada, tendangan seamus ** tepat mengenai pertahanan riko, riko terlempar hampir 5 meter sampai jatuh terduduk, seamus ** tidak memberikan waktu riko untuk bernafas, dia melompat tinggi dan akan menginjak Rico.
Tiba tiba sebuah bayangan berkelebat, menarik rick dari tempatnya jatuh, sehingga injakan seamus hanya mengenai lantai dan tak ayal lantai tersebut hancur.
__ADS_1