
Hai Readers, assalamualaikum semuanya...apa kabar? Semoga sehat selalu ya...β€οΈβ€οΈπ author mau promo novel terbaru author nih...semoga kalian suka ya...
Blurb :
Xander Sanderix seorang dokter genius dan tampan, harus mengalami patah hati saat ia mengetahui bahwa kekasihnya berselingkuh di hari anniversary mereka yang ketiga. Malam itu Xander yang berada di dalam pengaruh alkohol tak sengaja melakukan one night stand dengan keponakannya sendiri yaitu Zeevana Sanderix dan membuat gadis itu hamil.
Apakah yang akan terjadi setelah ini? Akankah Xander bertanggungjawab pada Zeevana atau malah mengabaikannya sedangkan ia sendiri masih mencintai sang mantan? Lalu apakah yang akan terjadi jika kakak Xander, yaitu Javier Sanderix mengetahui semua ini?
...*Cuplikan!...
Di belahan kota Paris lainnya, seorang gadis bertubuh mungil, rambut coklat, bermata biru dan berparas bak Dewi Yunani, baru saja pulang dari kampusnya. Dia adalah Zeevana Sanderix, dia sekolah desain di kota Paris.
"Haaah...lelahnya..." Zeevana merebahkan tubuhnya ke atas ranjang empuk miliknya. Kemudian ia rebahan sebelum pergi mandi, bosan rebahan. Ia membuka ponselnya, ternyata ada beberapa pesan dan panggilan masuk disana. Dari mommy dan Daddynya.
Mommy : Nak, unclemu ada disana. Katanya dia mau menemui kekasihnya.
"Uncle ada disini? Ah... baiklah aku akan coba untuk menelponnya." gadis itu menekan tombol panggilan untuk unclenya, Xander. Dia menulis nama kontak Xander dengan nama Uncle menyebalkan. Itu karena Xander selalu saja mengganggunya dan mereka akan selalu berdebat bila bertemu.
__ADS_1
Tak lama kemudian, Xander mengangkat teleponnya. "Uncle...ini aku Zee. Uncle ada dimana?"
"Oh...apa ini adalah kucing kecilku yang galak? Ada apa, sayang?"
"Uncle, kenapa suaramu terdengar aneh? Kau--tidak mungkin mabuk kan?" tanya Zeevana merasa suara pamannya yang aneh dan terkesan meracau itu. Apalagi ada suara dentuman musik terdengar disana.
"Uncle kau dimana?!"
Zeevana yang khawatir dengan keadaan pamannya itu, segera pergi meninggalkan apartemennya. Setelah ia mendapatkan jawaban dari salah satu pemilik bar bahwa Xander ada disana.
****
Para wanita malam itu pun langsung pergi dengan perasaan kesal sebab Zeevana datang merebut calon pelanggan mereka.
"Hai kucing kecilku! Kau datang." sambut Xander dengan mata teleng.
"Uncle walaupun aku tidak percaya kau tidak akan pernah melakukan ini, tapi kau mabuk, ayo kita pulang ke apartemenku." ajak Zeevana pada pamannya. Gadis itu kasihan melihat Xander kepanasan dan tidak sadarkan diri. Tapi dia tidak sadar betapa bahayanya pria yang tidak sadarkan diri itu.
__ADS_1
Zeevana meminta bantuan seorang pria dari club' malam itu untuk membawa Xander naik ke taksi. Setelah melalui perjalanan selama 5 menit, Zeevana dan Xander sampai di apartemen Zeevana. Dengan susah payah, gadis itu merebahkan tubuh besar pamannya di atas sofa.
"Paman, kau tunggu disini. Aku akan buatkan sup untuk--"
Belum sempat Zeevana menyelesaikan ucapannya, tangan pria itu lebih dulu menarik tubuhnya dan membenamkan bibir keduanya agar menyatu. Zeevana kaget dengan apa yang dilakukan oleh pamannya ini.
"Tessa...kau sangat manis." ucap Xander setelah ciuman itu terlepas. Xander menatap nanar pada Zeevana yang kini sudah duduk di atas pangkuannya.Ia menahan tubuh Zeevana dengan kedua tangannya.
"Uncle...aku bukan Tessa, uncle kau kena--"
Kembali, Xander memagut bibir Zeevana dengan kasar di dalam ketidakwasarannya. Zeevana berusaha berontak, namun tenaga Zeevana kalah kuat.
"Uncle---JANGAN!!" teriak Zeevana, namun pria itu tak mengindahkannya. Ia sudah tak waras, hingga akhirnya dia menyetubuhi keponakannya dengan paksa.
...****...
Gimana seru gak? Ayo ikut ramaikan novel terbaru author πππβΊοΈβΊοΈ
__ADS_1