
Kring kring suara telepon.
Bunga terbangun setelah mendengar suara teleponnya. Waktu sudah setengah siang, Bunga mengucek matanya supaya, rasa kantuknya hilang. Bunga mengambil telepon dan melihat siapa yang menelepon dia pagi ini. Dilihatnya nama Tante Tania, Bunga terus mengangkat telepon nya. "Halo Nyonya" Bunga menyapa Tania. "Halo nak, bagaimana kabarmu?" tanya Tania. "Baik Nyonya" jawab Bunga. "Hari ini ke toko tidak, aku mau mampir. Aku kangen mengobrol denganmu" tanya Tania. "Hari ini Bunga ke toko sore Nyonya, bagaimana?" jawab Bunga. "Jangan panggil aku nyonya, panggil saja Tante supaya lebih akrab. Baiklah nanti sore aku mampir ke toko mu" jawab Tania. Bunga mengakhiri panggilannya dengan Tania karena ibunya sudah memanggilnya untuk sarapan.
Bunga hari ini, mau ke dokter untuk melepas gips dari kakinya. Bunga juga akan latihan berjalan, kaki Bunga mengalami banyak sekali perkembangan. Bunga mendengarkan semua saran dari dokter, karena ingin sekali cepat sembuh.
Bunga sudah bersiap-siap dan sarapan dengan ibunya, hari ini Sonia ikut mengantar anaknya karena sudah beberapa kali tidak mengantar buka periksa. Sonia dan Bunga selesai sarapan, mereka pergi dengan taksi. Sampai di rumah sakit Bunga tidak antri lama, gips Bunga dibuka, dikira sudah siap Bunga berlatih berjalan tanpa tongkat. Pertama Bunga merasakan sakit, tapi dokter menyarankan supaya Bunga bisa menahannya. Bunga terus saja berlatih, dikira sudah cukup latihan hari ini, dokter menyudahinya. "Dok, apakah saya sudah bisa berjalan tanpa tongkat" tanya Bunga. "Jika kamu sudah siap silahkan" jawab dokter.
Bunga dengan mantap memutuskan berjalan dengan kakinya sendiri tanpa ragu-ragu. Sonia yang melihat anaknya bersemangat ikut menyemangatinya juga. Bunga dan Sonia pergi ke toko kue, sampai di toko ternyata Bunga sudah di tunggu seseorang.
"Tante Tania, sudah lama menunggu Bunga" tanya Bunga sambil mendekati Tania dan memeluknya.
"Baru saja sampai nak" jawab Tania sambil melepas pelukan Tania.
Sonia yang masuk belakangan karena membayar taksi di buat terkejut dengan sosok wanita yang bersama anaknya. "Tania, apa kabar kau?" tanya Sonia.
__ADS_1
Tania melihat arah suara yang tidak asing baginya "Sonia, apakah itu kamu?" tanya Tania balik.
"Iya, ini aku Sonia" jawab Sonia sambil mendekati Tania dan memeluknya. Tania pun membalas pelukan Sonia.
Sonia dan Tania adalah sahabat dekat waktu sekolah, setelah lulus Tania melanjutkan sekolahnya keluar negeri dan Sonia tidak dapat melanjutkan kuliah karena ekonomi keluarganya. Setelah itu mereka sudah lepas kontak sampai sekarang.
Sonia bertukar cerita masa lalunya setelah lulus sekolah dan Tania pun sebaliknya. Bunga yang mendengar cerita ibu dan Tania hanya diam mendengarkan. Bunga merasa bosan, dia berdiri menemui Rina untuk membantunya. Telepon Bunga berbunyi, Bunga mengambil dan mengangkatnya.
"Halo ada apa" tanya Bunga sedikit dibuat kesal menerima telepon itu, karena yang menelepon adalah Aditya.
"Di toko, kenapa?" tanya balik Bunga.
"Sudah makan malam?" tanya Aditya.
"Belum" jawab Bunga.
__ADS_1
"Tunggu di sana, aku akan pergi ke sana" pinta Aditya, dan langsung memutuskan teleponnya.
Bunga yang akan menjelaskan bahwa di toko bukan hanya ada dirinya saja, tapi Aditya sudah menutup telepon nya saja. Bunga merasa kesal, dan menelepon balik Aditya takut Aditya hanya membawa sedikit makanan. Tapi usaha Bunga sia-sia, Aditya tidak mengangkat teleponnya. Bunga merasa gelisah, Aditya tidak menelepon nya kembali. "Kemana sih orang ini" gumam Bunga. Akhirnya Bunga pasrah tidak menelepon Aditya lagi, Bunga melanjutkan membantu Rina melayani pelanggan.
Selang beberapa menit Aditya sudah sampai toko. Aditya masuk ke dalam toko dan melihat Bunga sedang melayani pelanggan. Aditya menunggu Bunga, sambil melihat keliling toko, dilihatnya dua wanita sedang asyik bercakap. Aditya mengenal dua wanita itu, dan mendekatinya. "Ibu, kalian saling kenal" tanya Aditya mengagetkan kedua wanita itu. "Nak Aditya" jawab Sonia dan Tania serentak. Aditya langsung memeluk kedua wanita itu dan minta penjelasan karena penasarannya. Sonia dan Tania menjelaskan kepada Aditya panjang lebar.
Bunga setelah selesai melayani pelanggan pergi menemui Aditya, Tante Tania dan ibunya yang sedang asyik mengobrol. Di sela obrolannya Tania bertanya kepada Aditya " kamu tidak bersama Rian hari ini"
"Tidak Bu, Rian sibuk katanya" jawab Aditya.
"Anak itu, ibu selalu menegurnya tapi selalu saja tidak didengarnya" keluh Tania.
"Ya, nanti Aditya bantu bicara sama Rian ibu" jawab Aditya menenangkan Tania.
Aditya melihat Bunga mendekat, dia pun berdiri dan menghampiri Bunga. Aditya memberikan bungkusan makanan kepada Bunga.
__ADS_1
Di lanjut episode selanjutnya ya... maaf kalo potongnya tidak pas. Terima kasih jangan lupa like, komen dan vote... semoga suka 🤗🤗🤗