BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE

BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE
32


__ADS_3

Setelah melihat ibunya tertidur, Rina keluar menemui Rian. "Tuan sudah larut malam dan ibu saya sudah tidak apa-apa, sebaiknya tuan pulang istirahat" ucap Rina.


"Sini hp mu" pinta Rian.


"Buat apa tuan" tanya Rina.


"Buat foto" canda Rian.


"Kalau buat foto kenapa harus pakai hp saya, hp tuan kan lebih bagus dari punya saya" jawab Rina polos.


"Sudahlah mana hp mu" tanya Rian.


Rina mengambil hp di dalam saku celananya dan memberikannya Rian.


"Aku sudah memasukkan no hpku ke dalam hpmu, kalau ada apa-apa segera hubungi aku" pinta Rian.


Rina mengiyakan. Sebenarnya Rian bisa saja ikut menunggu, tapi peraturan rumah sakit yang menunggu pasien hanya boleh 1 orang saja, kalau lebih takut mengganggu pasien beristirahat. Rian pergi meninggalkan rumah sakit.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Aditya dan Bunga masih diperjalanan, tiba ada pesan masuk dari Rian. "Bro ibunya Rina, masuk rumah sakit. Beliau jatuh pingsan saat aku dan Rina tiba di rumah Rina. Sekarang keadaannya sudah membaik, cuma butuh istirahat. Kata dokter beliau hanya kecapekan saja. Sampaikan kepada Bunga, Rina besok tidak bekerja biar dia menjaga ibunya dulu".


Setelah membaca pesan tersebut, Aditya menyampaikan kepada Bunga. Bunga meminta Aditya untuk mengantarnya ke rumah sakit, namun Aditya menolaknya. "Besok saja kita ke sana, ibunya juga sudah membaik, biarkan beristirahat dulu" jelas Aditya.


Bunga pun mengiyakan, karena dia juga merasa sangat lelah. Aditya juga sudah setengah perjalanan menuju rumahnya. Tak lama kemudian Bunga tertidur. "Lagi-lagi tertidur" gumam Aditya sambil tersenyum. "Dia cantik kalau tertidur begitu" tambahnya.


Beberapa menit kemudian Aditya sampai di rumah Bunga, Aditya turun dari mobil. Dilihatnya Sonia membuka pintu karena mendengar mobil datang. "Malam Bu" sapa Aditya. "Malam" jawab Sonia. "Lagi-lagi tertidur dijalan ya" tanya Sonia. "Iya Bu, kayaknya dia kecapekan hari" jawab Aditya sambil menggendong Bunga dan diikuti Sonia. Aditya langsung menuju kamar Bunga, dia membaringkan Bunga di atas ranjangnya. Kemudian Aditya keluar, dia menuju ruang tamu. "Ibu saya pergi dulu" pamit Aditya. "Baik lah, hati-hati dijalan" ucap Sonia. Aditya pergi dari rumah Bunga.


.


.


.


.


.


.


Sebuah mobil masuk ke dalam pekarangan rumah Bunga. Sonia yang saat itu sedang berada di dapur mendengar suara mobil masuk ke pekarangan rumah terus menghentikan kegiatannya, dan melihat siapa yang datang sepagi ini, Dia aja belum selesai membuat sarapan. Setelah mengetahui siapa yang datang Sonia tersenyum " Pagi sekali kamu nak" tanya Sonia. "Ya Bu, kemaren sudah janji mau mengantar Bunga menjenguk ibunya Rina" jawab Aditya. "Yang kamu antar aja belum bangun" celetuk Sonia. "Ibunya Rina sakit apa, dirawat dimana dan bagaimana keadaannya" tanya Sonia lagi. "Semalam yang ngantar ke rumah sakit sahabat saya Bu, katanya kecapekan saja. Butuh istirahat" jawab Aditya. "Aduh anak itu ya, sudah tau ada gini masih saja enakan tidur" gerutu Sonia masuk ke rumah dan langsung menuju ke kamar Bunga untuk membangunkan putrinya yang masih terlelap tidur, tak lupa dia mempersilahkan Aditya masuk untuk menunggu di ruang tamu.


"Bunga ayo bangun sudah pagi" seru Sonia. Hari ini kamu banyak pekerjaan, ayo cepat bangun" tambah Sonia.


"Ah ibu, hari ini kan Minggu biarkan aku bangun siang. Lelah sekali aku" jawab Bunga.


"Apa kamu mau tutup toko hari ini" tanya Sonia.

__ADS_1


"Tidak, kan ada Rina. Astaga aku lupa Rina hari ini menemani ibunya di rumah sakit" celetuk Bunga, yang langsung beranjak dari tempat tidur dan menuju kamar mandi.


"Cepat mandinya sopir mu sudah menunggu" teriak Sonia, supaya Bunga mendengar dari dalam kamar mandi.


Bunga tidak menjawab karena masih bingung dengan ucapan ibunya "sopir" gumam Bunga. Selesai mandi Bunga menuju dapur untuk mencari ibunya, dia mendengar suara tawa ibunya dengan seorang laki-laki. Bunga terkejut melihat Aditya yang sudah dirumahnya sepagi ini.


"Kamu menginap lagi" tanya Bunga, sambil duduk disebelah ibunya.


"Tidak, aku tidur di hotel tadi malam" jawab Aditya sambil mengunyah sarapannya.


"Nak Aditya kenapa tidak menginap disini saja" ucap Sonia.


"Tidak Bu, merepotkan nanti. Lagian saya menginap di hotel milih ayah saya" jawab Aditya.


Mereka bertiga sarapan bersama, selesai sarapan Bunga dan Aditya berangkat ke toko. Karena hari ini Bunga yang harus membuat kue-kue untuk di jual.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Terima kasih sudah membaca novel saya, semoga suka... minta tolong like, komen dan vote. 🤗🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2