BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE

BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE
19


__ADS_3

"Kenapa telepon ku tidak kau angkat" tanya Bunga kesal, sambil menerima bungkusan dari Aditya.


"Emang kau menelepon ku?" tanya Aditya sambil mengambil telepon genggamnya di sakunya. Aditya melihat telepon nya ada 5 panggilan masuk. "Aku tidak tahu" jawab Aditya. "Memang ada apa?" tanya Aditya.


"Aku mau bilang kalo di toko bukan hanya ada aku saja, takutnya kau membeli makanan cuma untuk berdua. Tapi aku lihat kau beli banyak makanan" jawabnya.


"Aku lebih suka lebih dari pada kurang" jawab Aditya.


Bunga pergi masuk untuk menyiapkan makanan, Aditya kembali ke meja tempat Sonia dan Tania mengobrol.


Bunga sudah selesai menyiapkan makanan, dan membawanya ke meja. Aditya membeli masakan sea food. Sonia membantu anaknya menata makanan di meja, di ikuti Aditya. Tania melihat Aditya begitu berbeda dari biasanya, "Apakah Aditya suka sama Bunga" gumamnya. "Nanti aku tanyakan saja" gumamnya lagi.


Sonia, Tania, Bunga dan Aditya makan bersama, tak lupa Bunga menyisakan satu piring untuk Rina. Rina tidak ikut makan bersama karena harus melayani pengunjung toko, karena masih banyak pengunjung yang datang malam itu.


Disela-sela makan Aditya bertanya soal kaki Bunga. Aditya berencana sekali-kali mau mengantar Bunga ke dokter untuk kontrol. Bunga menolak, tapi Sonia meminta Bunga untuk tidak menolaknya. Sonia merasa senang anaknya ada yang menjaganya.

__ADS_1


Makan pun selesai, Tania pamit pulang dulu karena sopir sudah datang menjemputnya, awalnya Aditya menawarkan diri untuk mengantarnya, tapi Tania menolaknya. Tania lebih suka kalo Aditya mengantar Bunga dan Sonia. Aditya pun mengiyakan.


Bunga menutup toko kue nya di bantu Sonia, Rina disuruh Bunga untuk makan dulu. Selesai Bunga berkemas dan Rina selesai makan, mereka pulang. Bunga meminta Aditya mengantar Rina terlebih dahulu, baru mengantar dia dan ibunya. Sampai di rumah Rina, Rina turun dan mengucapkan terima kasih kepada Aditya. Rina meminta mereka untuk mampir, tapi Aditya, Bunga dan Sonia menolaknya, karena hari sudah malam dan mereka mau cepat pulang untuk beristirahat, Rina pun di suruh Bunga untuk cepat beristirahat. Aditya melajukan mobilnya ke arah pinggiran kota dimana letak rumah Bunga. Rumah Bunga cukup jauh dari kota, perjalanan kalo dari kota membutuhkan waktu 20menit sampai 30menit dan itu sebaliknya dari rumah Bunga ke kota.


Akhirnya mereka sampai di rumah Bunga, Bunga dan Sonia turun. Sonia menawarkan Aditya untuk mampir, tapi Aditya menolaknya karena dia sudah merasa lelah, pekerjaannya hari ini cukup menyita waktu dan pikirannya. Aditya berpamitan kepada Sonia dan Bunga. Mobil Aditya pergi meninggalkan pekarangan rumah Bunga. Bunga melihat mobil Aditya sudah menghilang di ujung jalan, Bunga pun masuk ke rumah. Tiba-tiba telepon nya berbunyi, panggilan dari Aditya. Bunga mengangkat telepon tersebut dan menanyakan kenapa Aditya menelepon nya.


"Halo ada apa?" tanya Bunga.


"Apa kau tau bengkel daerah sini?" tanya Aditya.


"Kamu ya, tinggal bilang tahu apa tidak saja apa susahnya, pakai penjelasan panjang lebar. Mobil ku mogok tiba-tiba di ujung jalan tadi" gerutu Aditya kesal.


"Tidak tahu" Bunga menjawab dan langsung mematikan teleponnya. Bunga kesal karena Aditya mengomel.


"Halo halo" teriak Aditya. "Dimatikan telepon ku" gerutu Aditya. Aditya menelepon Rian dan Arya, berharap salah satu dari mereka bisa menolongnya. Tapi ternyata nihil, Arya masih diluar kota untuk urusan pekerjaan, dan Rian tidak mengangkat telepon Aditya.

__ADS_1


.


.


.


.


Bunga masuk ke dalam kamar dengan wajah marahnya. "Apa salahku sih, dia tanya aku sudah menjawab, eh aku malah di semprotnya" gerutu Bunga. Sonia mendengar anaknya menggerutu dia pun bertanya "Ada apa nak, kok kamu marah-marah sendiri".


"Itu si Aditya, mobilnya mogok terus tanya aku tahu bengkel tidak, aku jawab ya mana aku tahu punya mobil aja tidak" jawab Bunga.


"Ya kamu juga gitu, orang sudah panik malah kamu jawab dengan panjang lebar" ucap Sonia sambil tersenyum melihat expresi anaknya.


"Ih ibu kenapa jadi membela dia sih" ucap Bunga tambah kesal dan meninggalkan ibunya masuk ke kamar.

__ADS_1


Semoga suka... jangan lupa like, komen dan vote. Terima kasih 🤗🤗🤗


__ADS_2