BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE

BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE
45


__ADS_3

Rian masuk ke dalam toko milik Bunga setelah memarkirkan mobilnya. Rina yang melihat Rian datang terkejut " Kenapa tuan Rian datang juga" gumamnya.


Sebelum melihat Rina, Rian sudah di panggil Aditya. Rian kemudian menuju ke meja Aditya tanpa melihat Rina. Dalam hati Rina tiba-tiba merasa kecewa, berharap kalau tuan Rian datang untuk menemuinya.


Bunga keluar membawa teko penuh dengan teh hangat, dia terkejut melihat Rian sudah mengobrol dengan Aditya.


"Halo tuan Rian apa kabar, bagaimana keadaan ibu anda?" tanya Bunga sambil menuangkan teh untuk Aditya dan dilanjutkan untuk Rian.


"Baik nona Bunga, kamu sendiri bagaimana kabarnya?" Rian menjawab sambil bertanya.


"Baik tuan" jawab Bunga. "Apa kalian janjian datang kemari" tanya Bunga lagi.


"Kami sudah seharian bersama, dia kemari mau bertemu gebetannya" canda Aditya yang tidak dimengerti Bunga.


Gebetan. Siapa?gumam Bunga.


Aditya yang melihat Bunga kebingungan langsung menunjuk wanita yang sedang berdiri didepan etalase yang sedari tadi melihat ke sini. Rina terkejut memalingkan wajahnya melihat ke sembarang arah setelah Aditya, Bunga dan Rian melihatnya bersamaan.


"Rina" ucap Bunga dengan nada sedikit berteriak karena terkejut.


"Iya, sahabat ku ini sedang mendekati karyawan mu" jelas Aditya melirik Rian sambil meminum teh.


"Apa benar Tuan Rian menyukai Rina" tanya Bunga penasaran.


"Eh jangan panggil aku tuan tuan terus, aku bukan tuan mu. Kau saja memanggil Aditya tanpa embel-embel tuan, kenapa sama aku kau selalu panggil aku tuan. Bos sama karyawan sama saja" gerutu Rian kesal.


"Maksud tuan" jawab Bunga yang bingung mendengar gerutu Rian.


"Jangan panggil aku tuan, panggil namaku saja. Aku sama Aditya masih seumuran" jelas Rian lagi.

__ADS_1


Bunga pun akhirnya mengerti dan mengiyakan. Aditya yang melihat Rian mengerutu kesal tertawa puas.


"Kenapa anda menyukai Rina, jangan mempermainkannya. Kalau sampai anda mempermainkannya aku tidak akan tinggal diam" nasehat Bunga.


Tawa Rian pun pecah "hahaha, ternyata kalian jodohnya, nasehat pun bisa sama" ucap Rian sambil tertawa kembali.


Aditya ikut tersenyum senang dengan ucapan Rian, yang mengatakan bahwa dirinya berjodoh dengan Bunga, tapi pada kenyataannya Rian hanya asal bicara saja.


Bunga memanggil Rina untuk mendekat, "Tutup saja tokonya, pelanggan sudah pergi semuanya. Kue juga sudah tinggal beberapa saja, kau bawa kemari kita mengobrol bersama" perintah Bunga, dan Rina pun mengiyakan.


Rian mendengar ucapan Bunga begitu senang, karena Bunga mendukungnya, walaupun tadi Bunga sempat menasehatinya panjang lebar takut kalau dirinya hanya mempermainkan Rina.


"Kemari lah Rina kita mengobrol bersama" pinta Bunga melihat Rina yang sudah menyelesaikan perintahnya.


Rina mendekati Bunga, dia kelihatan gugup sekali ada perasaan takut dan malu dalam hatinya.


"Tapi... ucap Rina yang terputus karena disela Aditya.


"Tapi... ucap Rina terputus oleh ucapan Rian "Kenapa kau tidak mau duduk bersama ku".


"Ayo duduklah, tidak apa-apa Rina" pinta Bunga lagi.


Rina akhirnya duduk disebelah Rian, dia kelihatan malu.


"Kau tidak latihan hari ini" tanya Aditya tiba-tiba kepada Bunga.


"Aku capek sekali hari ini, kamu antar aku pulang saja" pinta Bunga.


"Baiklah terserah kamu" jawab Bunga.

__ADS_1


"Tuan Aditya boleh saya menumpang anda malam ini?" tanya Rina kepada Aditya.


"Hai kau menumpang padaku, terus apa gunanya dia kemari" ucap Aditya sambil memukul bahu sahabatnya.


Rian sedikit kesal karena Rina malah memilih menumpang Aditya daripada diantar dirinya.


"Lihatlah Rina wajah teman ku sudah cemberut seperti itu" goda Aditya, sambil ketawa.


"Maaf tuan, saya tidak tahu" jawab Rina yang begitu malu dihadapan Bunga dan Aditya.


"Hahahaha..... "tawa Bunga dan Aditya bersamaan.


Setelah mereka mengobrol banyak dan Rina juga sudah bisa mencairkan kecanggungan nya, mereka memutuskan untuk pulang. Bunga masuk ke dalam mobil Aditya, setelah mengunci pintu toko miliknya. Rina juga masuk ke dalam mobil Rian, setelah berpamitan kepada Aditya dan Bunga.


.


.


.


.


.


.


.


Terima kasih, jangan lupa like, komen dan vote. 🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2