BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE

BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE
69


__ADS_3

Setelah beristirahat Bunga tiba-tiba berjongkok seperti seorang lelaki yang sedang melamar kekasihnya.


"Apa?" tanya Aditya setelah melihat tingkah kekasihnya.


"Ayo berdansa" ajak Bunga.


Aditya tersenyum mendengar ajakan Bunga, tanpa ragu Aditya menerimanya. Bunga menyalakan musik klasik dan mereka mulai berdansa. Aditya dan Bunga berdansa dengan penuh kemesraan. Sesekali Aditya melayangkan ciuman ke bibir Bunga dan Bunga pun ikut larut menikmatinya. Mereka terhanyut dalam asmara namun masih dalam batas wajar. Karena Aditya tidak mau menodai Bunga sebelum mereka sah dalam ikatan pernikahan.


"Will you marry me" bisik Aditya ke telinga Bunga.


"Really" tanya Bunga.


Aditya melepaskan pelukan Bunga dan berjongkok untuk mengulang kata-katanya "Bunga Will you marry me".


"Yes" jawab Bunga.


Aditya mendengar lamarannya diterima segera bangun memeluk Bunga kembali. "Terima kasih" bisik Aditya dan mereka berciuman.


Malam ini Bunga sangatlah bahagia, walaupun perasaannya kepada Aditya belum seratus persen tapi dia memberanikan diri untuk menerima lamaran Aditya.


Tiba-tiba Bunga melepaskan ciuman Aditya. "Ada apa?" tanya Aditya.


"Tapi bagaimana dengan orang tua kita" ucap Bunga.


"Besok aku akan melamar mu secara resmi didepan ibu, soal ayah dia pasti setuju" ucap Aditya meyakinkan Bunga.


"Hem baiklah" jawab Bunga.


"Ayo aku antar pulang, sudah malam. Ganti bajumu sana" pinta Aditya.

__ADS_1


Bunga pun pergi untuk mengganti pakaiannya. Tak lama dia sudah berganti pakaian yang dia kenakan sebelum latihan menari. Setelah itu mereka pergi meninggalkan sanggar.


Di dalam perjalanan.


"Sayang kamu jangan menari dengan pakaian tadi selain didepan ku" ucap Aditya.


"Kenapa?" tanya Bunga penasaran.


"Ya aku tidak mau kalau tubuhmu dilihat langsung oleh siapapun" jelas Aditya.


"Berarti kamu melarang ku menari ditempat umum" tanya Bunga menggebu.


"Bukan melarang mu menari ditempat umum, cerna dulu dong ucapan ku sayang. Aku melarang mu memakai pakaian tadi ditempat umum. Pakaian saat kamu berlatih" jelas Aditya.


"Ooo" ucap Bunga. "Tunggu apa kamu cemburu" tanya Bunga lagi.


Bunga tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Aditya. "Sayang aku begitu cuma pas latihan aja" ucap Bunga sambil berhenti tertawa.


Aditya mengacak acak rambut Bunga sangking gemasnya. "Akhir bulan ini kamu bisa luangkan waktu?" tanya Aditya.


"Ada apa?" tanya Bunga balik.


"Kita pergi liburan yuk" ajak Aditya.


"Sebentar, kemana?" tanya Bunga lagi.


"Ke pantai, papa ada hotel dekat pantai. Lama sekali aku tidak ke sana. Sekalian mau aku cek" jelas Aditya.


"Oke, aku bisa ajak Rina?" tambah Bunga, setelah melihat kalender dihape nya.

__ADS_1


"Oke, nanti aku ajak Rian juga" jawab Aditya.


Mereka pun akhirnya sepakat untuk pergi liburan diakhir bulan ini. Setelah mengobrol panjang lebar mereka sampai di rumah Bunga. Kali ini Aditya langsung pamit pulang, karena besok dia mau mengurus soal lamarannya kepada Bunga.


"Sampaikan salam ku sama ibu" ucap Aditya.


"Ya nanti aku sampaikan, kamu pulang hati-hati ya" ucap Bunga balik


"Ya, kamu juga segera masuk dan istirahat" ucap Aditya, setelah itu cup ciuman di kening diberikan Aditya. "Malam sayang ku" ucap Aditya lirih.


Bunga mengangguk dan masuk kedalam rumah, Aditya pun meninggalkan rumah Bunga.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2