BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE

BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE
25


__ADS_3

Bunga terbangun tengah malam, dilihat ibunya tidur memeluknya. "Aku lapar, tapi sebaiknya aku tidur lagi, kasihan kalau harus membangunkan ibu" gumamnya. Bunga mencoba melanjutkan tidurnya, namun pikirannya terganggu dengan kejadian tadi sore di sanggar, dia mengingat kembali apa yang Aditya dan dia lakukan lagi. "Astaga kenapa aku bisa berciuman dengan Aditya, dan kami hampir saja melakukan perbuatan yang senonoh" pikir Bunga. "Tapi kenapa Aditya tiba-tiba mencium ku" gumam Bunga lagi. Sampai lama Bunga tidak bisa tidur, dan perutnya jadi sangat lapar, karena dia belum makan malam. Karena sudah tidak bisa di tahan lagi, Bunga perlahan-lahan memindah tangan ibunya supaya tidak membuat ibunya terbangun. Bunga turun perlahan - lahan dari kasurnya, dia menuju dapur untuk mencari sesuatu yang bisa di makan. Bunga menemukan sepiring sayur dan lauk sisa masakan semalam ibunya, dirasa tidak bau dan masih enak Bunga menyantapnya dengan lahap.


Selesai makan, Bunga kembali ke kamarnya. "Kamu dari mana" tanya Sonia tiba-tiba mengagetkan Bunga yang memasuki kamar.


"Ah ibu mengagetkan ku saja, Bunga lapar Bu jadi Bunga pergi ke dapur cari sesuatu yang bisa Bunga makan" jawab Bunga sambil berbaring di sebelah ibunya.


"Kamu ya pulang-pulang sudah tidur, untung nak Aditya yang mengantarmu kalau orang lain gimana, kamu seharian kemana aja kok bisa pulang pergi bareng sama nak Aditya" tanya Sonia beruntun, yang membuat Bunga bingung menjawabnya.


"Ah ibu, Bunga kan tadi pagi sudah pamit kalau mau belanja dan membuat kue baru" jawab Bunga.


"Tapi mana kue nya" tanya Sonia


Sambil tersenyum, Bunga menjawab " tadi di toko rame, Bunga pergi belanja siang. Selesai belanja Bunga mengajak Aditya makan siang pas dia datang, terus Bunga kangen sanggar jadi minta tolong antar Aditya sekalian. Tapi bahannya sudah Bunga bawa pulang Bu, besok Bunga buat di rumah saja".


"Nak apa kamu ada rasa sama Aditya" tanya Sonia yang mengagetkan.

__ADS_1


"Ah ibu, baru aja kenalan mana ada Bunga suka" jawab Bunga dengan tersenyum yang tidak biasa.


"Baiklah jika kamu tidak suka sama Aditya, lebih baik kamu menjaga jarak dari awal. Tapi jika kamu menyukainya perjuangkan jangan menyerah begitu saja" nasehat Sonia yang membuat Bunga terdiam. "Ya sudah kita tidur lagi" pinta Sonia kemudian untuk berubah suasana.


Bunga dan ibu kembali tidur berdua, namun Bunga masih terbayang-bayang nasehat ibunya tadi. Tak lama Bunga juga tertidur.


.


.


.


.


Bunga pun sarapan, setelah selesai dia cuci piring dan gelas bekas tempat roti dan susu. Bunga lanjut membuka buku catatan resep kue miliknya dan meletakkannya di atas meja. Bahan-bahan disiapkan dengan teliti, Bunga mulai mencampur bahan-bahan satu persatu sampai dirasa adonan sudah siap di oven. Bunga mencetak adonan satu persatu dan mulai memasukkan satu persatu cetakan ke dalam oven, yang sudah dipanaskan sebelumnya.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Terima kasih, sudah mendukung yang like, komen dan vote.. 🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2