
Aditya pergi meninggalkan rumah Bunga, dia segera menemui montir yang memperbaiki mobilnya. 1 jam lamanya Aditya menunggu montir memperbaiki mobilnya. Ada pesan masuk "Apa kamu sudah selesai memperbaiki mobilmu, kalau sudah apa aku bisa ikut denganmu ke kota" tanya Bunga dalam pesannya. Aditya melihat pesan dari Bunga dan terpancar senyum tipis senang. Aditya membalas pesan Bunga "mobilku bentar lagi selesai diperbaiki, habis itu aku jemput kamu" jawab Aditya dalam pesan. Tanpa sadar Bunga tersenyum melihat jawaban pesan dari Aditya, kemudian dia bersiap-siap.
Tin tin suara klakson berbunyi, Bunga segera keluar dan pamit kepada ibunya. Bunga keluar rumah dan segera masuk ke mobil yang sudah menunggunya.
"Kalau tidak berisik bisa gak sih" tanya Bunga kepada Aditya.
"Siapa suruh belum siap, tadi aku sudah kirim pesan untuk bersiap-siap dan menunggu ku diluar rumah biar bisa berangkat segera" omel Aditya.
"Aku udah siap, aku menunggumu di dalam karena diluar panas" jelas Bunga sambil sedih.
Aditya melihat Bunga sedih, langsung membujuknya. "Aku tidak marah, cuma tiba-tiba ada urusan yang mendesak" ucap Aditya.
Aditya melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, namun dengan hati-hati. Lima belas menit Aditya dan Bunga sampai di kota, Aditya bertanya Bunga mau diantar kemana. Bunga menjawab dia hari ini mau ke toko dulu baru berbelanja bahan-bahan kue yang sudah mulai habis.
"Baiklah kamu ikut aku pulang ke rumah dulu, baru aku antar kamu ke toko. Toko sama kantor ku sejalan, kalau aku antar kamu dulu, bolak balik nantinya" jelas Aditya.
"Apa aku kau turunkan di depan saja, biar aku naik taksi saja ke toko" ucap Bunga.
__ADS_1
"Kamu terburu-buru" tanya Aditya sedikit kesal.
"Tidak" jawab Bunga dengan polosnya.
"Kalau begitu biar aku yang mengantarmu dan jangan banyak menolak" ucap Aditya dengan suara keras.
"Baiklah baiklah" jawab Bunga, menerima.
Aditya tiba di rumahnya, dia mengajak Bunga masuk, tapi Bunga menolaknya. Bunga mau menunggu Aditya di dalam mobil saja. Aditya tidak mempermasalahkannya, karena dia terburu-buru. Aditya meninggalkan Bunga didalam mobil dan pergi masuk ke rumah untuk mandi dan berganti pakaian.
"Kemana saja kamu, semalam tidak pulang?" tanya Hermawan yang melihat anaknya baru pulang.
Aditya masuk ke kamar nya, mandi dan berganti baju. Setelah selesai Aditya segera berangkat.
Bunga yang menunggu Aditya di dalam mobil merasa bosan. "Kenapa aku mau mengikuti kemauannya" gumam Bunga.
Tak lama Aditya sudah keluar dari rumahnya, Bunga yang saat melihat Aditya begitu terpesona, karena Aditya hari ini sangat tampan. Pakaian yang dia kenakan sangat cocok dengan Aditya.
__ADS_1
Aditya masuk ke dalam mobil dan melihat Bunga memperhatikannya ada perasaan usil di otaknya.
"Aku tampan ya?" tanya Aditya sambil menyunggingkan senyuman manisnya.
Bunga dibuat terkejut dengan pertanyaan Aditya tiba-tiba. "Tidak" jawab Bunga sambil memalingkan wajahnya melihat ke arah lainnya.
Aditya tersenyum puas.
Aditya melajukan mobilnya untuk berangkat bekerja dan mengantar Bunga ke toko. Sesampai Bunga turun, Aditya segera meninggalkan Bunga menuju ke kantor.
Bunga masuk ke dalam toko, Rina sudah datang dan sedang bersiap-siap. Kue yang akan dijual sebagian sudah tertata cantik di etalase. Hari ini Bunga berencana membuat resep baru, tapi karena bahan-bahan sudah mulai habis Bunga mengurungkan niatnya. "Nanti saja aku membuatnya, setelah pulang berbelanja" gumam nya. Bunga membantu Rina, sambil menunggu toko bahan-bahan kue buka. Sebenarnya di pasar ada yang berjualan, tapi sayangnya tidak lengkap.
.
.
.
__ADS_1
.
Terima kasih.. jangan lupa like, komen dan vote. Semoga suka dengan novelku. 🤗🤗🤗🤗