BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE

BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE
5


__ADS_3

Selang 20 menit Aditya sudah berkumpul dengan Rian, mereka bercakap-cakap sambil makan. Sesekali mereka tertawa bersama.


"Gimana kalo kita liburan Aditya" tanya Rian sambil mengunyah makanannya." Sudah lama kita tidak liburan" imbuh Rian.


"Akhir bulan ini aku tidak sibuk, bagaimana kalo akhir bulan ini saja" jawab Aditya.


"Oke lah, siap. Kita pergi ke pantai gimana, nanti aku ajak teman yang lainnya" ucap Rain.


"Atur saja, nanti tinggal kabari aku" jawab Aditya.


Di sela-sela makan, tiba-tiba ada yang menghampiri mereka.


"Halo Aditya, apa kabar" sapa seorang wanita, sambil memegang lengan Aditya.


"Citra, kenapa dia di sini", gumam Aditya. Sial imbuhnya. "Lepaskan tanganmu dari lengan ku" sambil melepaskan tangan Citra dari lengannya.


"Aditya jangan begitu, sebentar lagi kita kan mau menikah" rayu Citra. Ayah kita kan sudah membicarakannya, tambah Citra sambil tersenyum senang.

__ADS_1


"Jangan bermimpi, aku tidak mau menikah dengan mu" jawab Aditya kesal, sambil berdiri dan berlalu meninggalkan Citra.


"Aditya tunggu" teriak Rian sambil berlari mengikuti Aditya meninggalkan Citra sendiri.


"Tunggu dan lihat aja Aditya, aku akan menikah dengan mu" teriak Citra kesal.


Citra adalah Putri dari teman bisnis ayah Aditya. Untuk kelanjutan kerjasamanya dengan ayah Aditya, ayah Citra menjodohkan Citra dan Aditya, supaya perusahaannya tidak jatuh bangkrut. Sebenarnya Ayah Aditya, juga tidak masalah kalo Aditya tidak menikah dengan putri rekan bisnisnya itu, karena tidak ada pengaruh apa-apa untuk perusahaannya, cuma demi rasa tidak enak saja menolaknya.


Sore hari.


Bunga sudah bersiap-siap untuk pergi berlatih. Bunga pamit dengan Rina, dan pergi meninggalkan toko, karena dirasa Rina sudah bisa mengatasi sendiri para pengunjung toko.


"Hai gadis penari, kau mau kemana" tanya seorang lelaki tiba-tiba dari balik kaca mobil.


Bunga berbalik badan, "ya Tuhan kenapa harus bertemu dia lagi, gumam Bunga kesal. Bunga hanya diam dan terus melanjutkan jalannya, tanpa menggubris sosok laki-laki yang menyapanya tadi.


"Hai, kau tuli ya" teriak Aditya sambil menekan klakson mobilnya.

__ADS_1


Ternyata yang menyapa Bunga adalah Aditya.


Bunga kelihatan kesal dan menghentikan langkah kakinya. "Aku tidak tuli, dan tidak ada urusan dengan mu, satu lagi nama ku Bunga, bukan gadis penari" jawab Bunga kesal, terus melanjutkan jalannya.


Tak lama kemudian Bunga sudah sampai di Sanggar. Aditya masih mengikuti Bunga, dan membuat Bunga semakin kesal. "Dia sudah menghina ku, tapi masih saja mengganggu ku, apa sih mau nya" gerutu Bunga.


Dalam hati Aditya " kenapa aku tertarik dengan wanita ini, apa hebat nya sih. Dia hanya penari pentas aja". Tidak aku tidak boleh tertarik dengan nya" penolakan hati Aditya tiba-tiba. "Lebih baik aku pergi sebelum perasaan ku terbawa olehnya" gumam Aditya. Sambil meninggalkan Bunga.


Melihat Aditya sudah pergi Bunga masuk ke Sanggar, dan segera bersiap-siap untuk latihan menari. Bunga latihan dengan begitu indah dan anggunnya. Tanpa disadari ada sepasang mata yang memperhatikan Bunga menari, tak lain dan tak bukan adalah Aditya.


Aditya memutuskan kembali untuk mengganggu Bunga, tapi melihat Bunga latihan menari, Aditya mengurungkan niatnya untuk mengganggu Bunga. Dia sangat menikmati atau terpesona melihat Bunga latihan, apalagi melihat keringat di wajah Bunga, menambah terpesona nya Aditya.


"Kenapa wanita ini begitu cantik ketika sedang menari tanpa make up" ucap Aditya sambil tersenyum puas.


Bunga sudah selesai menari dan membersihkan diri, waktu sudah menunjukan pukul 8 malam. Bunga berencana untuk kembali ke toko untuk membatu Rina untuk tutup toko. Bunga pergi meninggalkan sanggar, dan segera berjalan menuju toko.


Dari kejauhan Aditya, melihat kepergian Bunga dari sanggar. Aditya mengikuti Bunga tanpa sepengetahuan Bunga, setelah Bunga, sampai di toko Aditya pergi, karena ada panggilan dari Rian yang mengajaknya minum.

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca.. komen dan like ya. Bantu saya untuk lebih baik lagi.


Sekali lagi terima kasih. 🤗🤗


__ADS_2