
Siang harinya...
Bunga sedang bersiap-siap didalam kamarnya, dia memakai kebaya yang tadi dikirim oleh Aditya. Bunga tidak memanggil tukang rias karena acaranya cuma di KUA saja, jadi dia tidak mau berlebihan. Satu jam lebih Bunga berdandan dan bersiap-siap, dia dibantu ibunya saat merias wajah.
"Kamu cantik sekali Nak" puji Sonia melihat anaknya yang sudah selesai merias wajah dan memakai kebayanya.
"Siapa dulu ibunya" puji balik Bunga.
Bunga kemudian memeluk ibunya dan mengucapkan terima kasih banyak atas perjuangannya selama ini menjadi ibu dan teman untuk Bunga. Sonia meneteskan air mata, Bunga yang melihatnya pun ikut menangis. Bunga semakin erat memeluk ibunya.
"Sudah-sudah jangan menangis, luntur nanti make up kamu. Jelek lo" ledek Sonia.
Bunga yang menagis akhirnya berhenti dan tersenyum mendengar ledekan ibunya. Sonia mencubit pipi Bunga "Cepat sekali kamu akan meninggalkan ibu" ucapnya.
"Bunga tidak meninggalkan ibu, kalau perlu nanti Bunga bilang Aditya untuk beli rumah disekitaran rumah" ucap Bunga.
Hahahaha tawa Bunga dan ibunya lepas. "Jangan mentang-mentang suami kamu kaya, kamu seenaknya" nasehat Sonia kepada Bunga.
Bunga dan ibunya tertawa kembali.
.
.
__ADS_1
Suara mobil masuk ke dalam pekarangan rumah Bunga, Sonia yang mendengar kemudian keluar untuk melihatnya. Dia melihat mobil Aditya masuk diikuti mobil Rian. Aditya keluar dari mobil diikuti Papanya dan Arya, Rian dan Rina dibelakangnya. Aditya juga tidak mengundang siapa pun, karena ini keputusan dia dengan Bunga untuk menikah diKUA dan makan-makan bersama. Sebenarnya Aditya bisa saja mengadakan pesta besar-besar dalam waktu semalam, karena permintaan dari Bunga tidak mau ada pesta, Aditya mengikutinya saja. Selesai ijab qobul mereka akan makan-makan bersama dengan keluarga dan teman dekat disalah satu hotel milik papanya.
Aditya melihat calon ibu mertuanya keluar segera mendekat dan mencium punggung tangannya, diikuti Arya, Rian dan Rina, cuma tuan Hermawan saja yang memeluk Sonia. Bunga keluar dari rumah setelah ibunya memanggil, Bunga terlihat sangat cantik saat itu, mata Aditya tak bosan - bosan memandangnya.
Aditya mendekati Bunga "Tunggu nanti malam aku akan memakanmu" bisiknya.
"Apaan sih kamu, kamu mikir aku kue tinggal makan-makan aja" balas Bunga berbisik.
"Mbak Bunga cantik sekali" ucap Rina mendekat. "Saya terkejut ketika membaca pesan mbak Bunga tadi pagi, selamat ya mbak, semoga jadi keluarga yang bahagia dunia dan akhirat" tambahnya.
"Aamiin" ucap Aditya dan Bunga berbarengan.
"Selamat ya tuan Aditya" ucap Rina kepada Aditya.
"Terima kasih Bro" ucap Aditya membalas pelukan Rian.
"Maaf Tuan, semua sudah siap. Kita ditunggu penghulu sekarang diKUA" ucap Arya.
"Oke, kita berangkat sekarang" ucap Aditya.
Aditya menggandeng Bunga masih dengan tatapan takjubnya "kamu benar-benar cantik sayang" ucapnya lirih.
"Iya makasih, aku memang cantik" jawab Bunga dengan tawa yang menggoda.
__ADS_1
Setelah semuanya masuk ke dalam mobil, mobilpun melaju meninggalkan kediaman Bunga dan menuju keKUA yang masih satu daerah dengan tempat tinggal Bunga. Sampai diKUA Aditya dan yang lain disambut oleh petugas dan dipersilahkan masuk. Semuanya sudah diatur oleh Arya sepulang dari kota G, sebenarnya Arya sangatlah lelah, namun demi kesetiannya dengan Aditya dia rela melakukannya. Toh habis gini Aditya menyuruhnya untuk mengambil cuti selama dua hari penuh.
Aditya dan Bunga masuk diiringi Sonia, Hermawan, Rian, Rina dan Arya. Pengantin pun duduk depan penghulu, yang menjadi wali dari Bunga adalah Hermawan, karena Sonia tidak memiliki saudara dan ayah Bunga sudah lama meninggal. Hermawan juga bukan ayah kandung dari Aditya, jadi tidak ada masalah kalau Hermawan menjadi wali Bunga.
SAH
Ucap semua saksi serentak setelah Aditya melafalkan ijab qobul didepan penghulu dengan lantang dan benar, serta sekali tarikan nafas.
Penghulu kemudian membacakan doa untuk pengantin, ijab qobul berjalan dengan lancar. Selesai menandatangi surat nikah dan sebagainya mereka semuanya pergi ke hotel milik papanya Aditya yang juga tidak jauh dari rumah Bunga.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.
__ADS_1