BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE

BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE
59


__ADS_3

"Boleh aku berbicara dengan ibumu Bunga" tanya Hermawan setelah melihat Bunga dan ibumu nya keluar dari dapur.


"Om mau berbicara apa?" tanya Bunga penasaran. "Kenapa harus berdua" tanya Bunga lagi.


Aditya beranjak dari duduknya dan mengajak Bunga pergi ke kamarnya. "Hai, kenapa kau mengajakku pergi, aku ingin tetap disini" ujar Bunga sambil berontak menolak ajakan Aditya.


"Sudahlah Nak, masuk ke dalam bersama Aditya. Ibu tidak apa-apa" pinta Sonia.


"Tapi Bu" ucap Bunga lagi.


"Kamu mau jalan apa aku gendong" ucap Aditya yang sudah mulai tidak sabar.


Bunga akhirnya mengikuti apa mau Aditya, dia tidak mau kelihatan konyol kalau sampai Aditya nekad menggendongnya didepan ibunya dan ayah Aditya.


Sonia melihat Bunga sudah masuk ke dalam kamarnya bersama Aditya.


"Kenapa kau kemari" tanya Sonia memulai pembicaraan.


"Kenapa kau tega melakukannya"? tanya balik Hermawan.


"Apa"? jawab Sonia pura-pura tidak tahu maksud pertanyaan Hermawan.

__ADS_1


"Sudahlah, aku sudah mendengar semua ceritamu, jadi kamu tidak usah berbohong lagi kepadaku" ucap Hermawan.


Sonia hanya diam.


"Kenapa kau hanya diam saja" tanya Hermawan dengan penuh penekanan.


"Aku tidak ingin mengecewakan sahabatku, dia ingin disaat-saat terakhirnya bersama dengan lelaki yang dia cintai" jelas Sonia.


"Apa kau pernah mencari informasi tentang kami setelah itu? apa kau tahu temanmu telah berbohong kepadamu? apa kau tahu temanmu telah mengkhianati ku? apa kau tahu seberapa kecewanya aku saat itu, betapa hancurnya aku saat itu?" ucap Hermawan dengan penekanan.


Hermawan sudah tidak bisa menahan lagi emosinya setelah mendengar cerita Sonia tadi, dia menyesal kenapa wanita yang dia cintai begitu bodohnya.


"maksudmu" tanya Sonia terbata-bata. Dia sama sekali tidak mengerti apa yang diucapkan Hermawan.


Sonia menangis sejadi-jadinya, dia menyesal dengan keputusannya dimasa lalu. Kenapa dia begitu bodohnya, kenapa dia malah pergi tanpa ada kabar.


Hermawan mendekati Sonia, dia memeluk Sonia. Hermawan merasa lega semua yang dia ingin ungkapkan selama bertahun-tahun ini sudah dia sampaikan. Sonia memang penari terkenal, namun dia menutupi indentitasnya sehingga Hermawan tidak mengetahui keberadaannya. Begitu juga Sonia, walaupun Hermawan orang terkenal di kota A tapi Sonia menganggap kehidupan Hermawan sudah bahagia, dia tidak mau mengganggu ataupun merusak kebahagian sahabat dan orang yang pernah dia cinta.


Dia mengenal ayahnya Bunga dari Alex, sebelumnya Sonia menikah dengan suaminya tidak berdasarkan cinta, namun lama kelamaan dia mulai menyukai suaminya. Sonia memantapkan diri untuk mengubur masa lalunya bersama Hermawan dan memulai dari awal dengan suaminya.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca novel karyaku, tolong dukungannya ya jangan lupa like, komen dan vote. Semoga suka dengan alur ceritanya. 🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2