
Aditya mengantar Bunga ke toko, setelah itu dia pergi ke kantor. "Kalau pulang tunggu aku, nanti aku jemput dan jangan lupa kamu kabari ibumu, beliau butuh penjelasan mu menginap di rumah ku semalam" jelas Aditya.
Setelah melihat Aditya pergi, Bunga kemudian masuk ke dalam toko miliknya sambil mencari hp di dalam tasnya, dia segera menghubungi ibunya, supaya tidak khawatir. Di dalam toko sudah tercium bau kue yang sedang di panggang, dilihatnya Rina dengan sibuk membuat Adonan, segera Bunga memakai celemek yang di gantung di belakang pintu dapur untuk melindungi pakaiannya dari tepung dan sebagainya.
Sebelumnya Rina sudah menghubungi ibunya untuk menjelaskan semuanya, dirasa ibunya sudah puas dengan penjelasannya Bunga mengakhiri teleponnya untuk membantu Rina.
"Ibu sudah datang" tanya Rina.
"Iya Rin, gimana keadaan ibumu" tanya Bunga balik.
"Alhamdulillah Bu, beliau sudah membaik" jawab Rina.
"Alhamdulillah kalau begitu" jawab Bunga. "Jaga ibumu baik-baik, kalau ada apa-apa kabari aku segera" tambah Bunga.
"Iya Bu, terima kasih" jawab Rina.
Bunga dan Rina kembali melanjutkan membuat kue. Dua jam kemudian, kue-kue sudah siap untuk dijual. Seperti biasa mereka menata kue ke dalam etalase, dirasa sudah rapi dan cantik mereka mengganti papan close menjadi open.
"Bu apa ibu sama tuan Aditya pacaran" tanya Rina tiba-tiba.
"Belum" jawab Bunga cuek.
"Belum, berarti ada rencana menuju ke arah sana dong Bu" tanya Rina kembali, karena sangat penasaran melihat hubungan Bunga dan Aditya.
"Tidak tahu Rin, lihat saja nanti" jawab Bunga.
Disela-sela mereka bercakap, datang seorang pelanggan. Rina dengan sigap menyambut pelanggan tersebut.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Aditya POV
Aditya sampai di kantornya, dia sudah di sambut Arya.
"Pagi pak" sapa Arya.
"Pagi, siapkan yang perlu saya cek. Hari ini saya mau pulang lebih cepat" perintah Aditya.
"Baik tuan" jawab Arya.
Arya masuk dengan membawa beberapa file yang harus di cek kembali Aditya dan ditanda tangani. Dengan seksama Aditya mengecek file-file tersebut sambil ditanda tangani setelah dirasa dia sudah menyetujuinya.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Tak rasa hari sudah siang, Aditya melihat jam di tangannya. "Sudah saatnya aku pergi" gumamnya. Dan untungnya pekerjaannya sudah selesai dia kerjakan, dia memanggil Arya. Aditya mengajak Arya makan siang bersama Rian, sekalian **membicarakan soal pekerjaan.
Arya melajukan mobil menuju restauran tempat bos dan sahabat** bosnya janjian. Aditya duduk di bagian belakang mobil yang dikendarai Arya, Aditya mengirim pesan kepada Bunga "Jangan lupa makan siang" pesan singkat Aditya.
"Iya ini, masih menunggu Rina pulang membeli makanan" balasan Bunga.
"Baiklah, jangan kemana-mana sebelum aku jemput kamu nanti" balas Aditya.
"Iya bawel" Bunga membalas pesan Aditya.
Aditya tersenyum membaca jawaban pesan dari Bunga. Ada rasa puas dalam hatinya, karena Bunga sudah mulai membuka hati untuknya. Aditya masuk ke dalam restauran, setelah sampai dan Arya mengikuti Aditya dari belakang, setelah memarkirkan mobil.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen dan vote. Terima kasih 🤗🤗🤗🤗🤗