BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE

BUNGA GADIS PENARI PENJUAL KUE
72


__ADS_3

Esok harinya.


"Pagi sayang" suara Aditya dibalik telepon.


"Pagi juga sayang" suara Bunga masih mengantuk.


"Belum bangun ya, suaramu terdengar mengantuk" tanya Aditya.


"Iya, rasanya capek sekali setelah acara tadi malam" jawab Bunga sambil menguap.


"Ya udah lanjutkan tidurmu, aku berangkat kerja dulu" ucap Aditya.


"Iya sayang, hati-hati ya" ucap Bunga mengakhiri panggilan.


Bunga kemudian melanjutkan tidurnya, dia masih merasa mengantuk sekali. Tadi malam adalah hari yang sangat melelahkan buatnya.


Disisi lain Aditya pergi bekerja seperti biasanya. Walaupun dia juga merasa capek sekali setelah acara pertunangannya dengan Bunga tadi malam, namun dia harus mengadakan rapat untuk proyek berikutnya.


"Pagi tuan" sapa Arya sekretarisnya.


"Pagi" balasan Aditya.


"Apa berkas-berkasnya sudah siap" lanjut Aditya.


"Sudah tuan" jawab Arya.


Aditya pergi ke ruang rapat dan diikuti oleh Arya.


Dua jam rapat berjalan dan akhirnya selesai, setelah Aditya membagi tugas untuk karyawannya. Aditya meninggalkan ruang rapat menuju ruangannya yang diikuti Arya dari belakang.

__ADS_1


"Jadwal ku apa lagi hari ini" tanya Aditya setelah masuk keruang nya.


"Hari ini tuan ada acara dengan Tuan Andre di salah satu restauran hotel milik ayah anda" jelas Arya.


"Baiklah, atur saja" ucap Aditya.


POV Bunga


"Bunga ayo bangun, sampai kapan kau mau tidur" teriak Sonia.


"Iya ibu Bunga bangun" ucap Bunga.


Masih dengan malasnya Bunga bangun dari tidurnya, dia duduk dipinggir kasur sambil mengecek hpnya.


"Masih jam 9, kenapa ibu berisik sekali sih bangunin" omel Bunga.


Bunga mau melanjutkan tidurnya, namun tiba-tiba ada panggilan masuk. Dilihatnya panggilan itu ternyata Aditya.


"Ini mau bangun, tapi masih malas" ucap Bunga. "Ada apa kamu menelepon" tanya Bunga.


"Nanti malam temani aku mau?" tanya Aditya.


"Kemana" ucap Bunga.


"Nanti malam aku ada pertemuan dengan klien di restauran papa, apa kamu mau?" tanya Aditya.


"Baiklah, aku mau" jawab Bunga.


"Terima kasih sayang" ucap Aditya. "Sampai ketemu nanti malam" tambah Aditya mengakhiri panggilannya.

__ADS_1


Bunga yang berniat melanjutkan tidurnya akhirnya mengurungkan niatnya dan pergi ke kamar mandi, dia berencana mau membeli gaun. Sebelum itu dia menghubungi Rina untuk menemaninya, Bunga menyuruh Rina menutup toko sementara.


Dua jam kemudian Bunga sampai disalah satu mall tempat dia janjian sama Rina.


"Hai mbak" sapa Rina setelah melihat Bunga.


"Hai" balas Bunga.


"Sudah lama mbak?" tanya Rina.


"Belum kok" jawab Bunga. "Ayo jalan" tambah Bunga.


Mereka berdua masuk ke dalam mall, satu persatu mereka menjelajahi toko-toko pakaian. Selang beberapa menit Bunga sudah menemukan gaun yang cocok untuk menemani Aditya ke acara makan malam. Gaun yang di pilih Bunga tidaklah terlalu terbuka, namun masih terlihat cantik dipakai Bunga. Bunga memilih pakaian itu menyesuaikan acara yang akan dia hadiri.


Selesai berbelanja Bunga mengajak Rina untuk makan siang dulu sebelum kembali ke toko.


Sejam kemudian Bunga sudah mengantar Rina ke toko dan dia melanjutkan perjalanan untuk pulang ke rumah Aditya. Sebelumnya Aditya sudah meminta Bunga untuk merias wajahnya di rumah nya saja. Supaya menghemat waktu, karena jarak rumah Bunga dengan kota lumayan jauh.


Bunga sudah sampai di rumah Aditya, para pelayan menyambutnya dengan ramah. Karena mereka sudah mengetahui siapa Bunga.


Bunga meminta ijin untuk masuk ke dalam kamar Aditya. Pelayan pun mengantarnya dengan senang hati.


"Nona saya permisi dulu, kalau ada apa-apa panggil saya atau yang lainnya nona" ucap pelayan sebelum pergi meninggalkan Bunga.


"Iya Bibi, terima kasih" jawab Bunga.


Pelayan pun meninggalkan Bunga didalam kamar Aditya sendirian.


Bunga membaringkan badan dan tak lupa memasangkan alarm, supaya kalau dia tertidur ada yg membangunkannya.

__ADS_1


Sebelum tertidur Bunga meminta pembaca untuk like, supaya penulis semangat melanjutkannya.. terima kasih.


__ADS_2